Jakarta — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan tengah menggodok nama mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, sebagai bakal calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur. Penjajakan itu dilakukan dalam rangka menyusun daftar bakal calon yang akan diusung partai berlambang bola dunia tersebut pada kontestasi tingkat provinsi mendatang.
Langkah penjajakan terhadap figur kiai kharismatik asal Malang itu disampaikan melalui pernyataan resmi di Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian pembahasan internal menjelang penetapan rekomendasi bakal calon kepala daerah. PKB menempatkan figur berbasis basis massa Nahdliyin sebagai pertimbangan utama dalam menyusun peta pencalonan di Jawa Timur, provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia.
Penjajakan Figur Berbasis Basis Massa Nahdliyin
Dalam sejumlah rapat internal, struktur partai tingkat wilayah maupun pusat membahas sejumlah nama yang dinilai memiliki akar elektoral kuat di kalangan warga Nahdlatul Ulama. Marzuki Mustamar disebut menempati posisi teratas dalam pembahasan tersebut, menyusul rekam jejaknya sebagai pemimpin PWNU Jawa Timur serta kedekatannya dengan jaringan pesantren di kawasan tapal kuda maupun Mataraman.
“Nama beliau masuk dalam radar penjajakan yang tengah dibahas partai,” demikian pernyataan yang disampaikan kepada pers, tanpa merinci jadwal penetapan lebih lanjut.
Meski demikian, partai belum menetapkan secara final nama siapa yang akan direkomendasikan kepada Dewan Pimpinan Pusat untuk memperoleh surat keputusan pencalonan. Penetapan baru dapat dilakukan setelah melalui mekanisme Pleno, pendalaman berkas administrasi, hingga survei elektabilitas sesuai ketentuan internal partai.
Rekam Jejak dan Basis Elektoral di Jawa Timur
Marzuki Mustamar merupakan figur ulama yang cukup lama berkecimpung dalam struktur organisasi Nahdlatul Ulama. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Timur periode 2018–2023. Selain itu, ia dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Karangbesuki, Kota Malang, yang menjadi salah satu basis pendidikan keagamaan berpengaruh di wilayah Malang Raya.
Basis massa pesantren dan jaringan kiai diyakini menjadi modal politik yang signifikan bagi partai dalam menghadapi Pilkada Jawa Timur. Provinsi tersebut memiliki lebih dari 40 juta pemilih yang tersebar di 38 kabupaten dan kota, sehingga kalkulasi kantong-kantong suara berbasis komunitas keagamaan menjadi variabel utama dalam penentuan bakal calon.
Selain Marzuki, PKB disebut juga menimbang sejumlah nama lain, termasuk kader internal partai dan figur eksternal yang memiliki kedekatan dengan konstituen Nahdliyin. Namun, nama Marzuki Mustamar dinilai paling intensif dibicarakan dalam forum-forum penjajakan terakhir.
Dinamika Koalisi dan Tahapan Pendaftaran
Penjajakan ini tidak dapat dilepaskan dari dinamika koalisi antarpartai politik menjelang pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum Daerah. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, partai atau gabungan partai politik harus memenuhi ambang batas perolehan kursi DPRD Provinsi Jawa Timur untuk dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
PKB saat ini tercatat sebagai salah satu partai dengan perolehan kursi signifikan di DPRD Jawa Timur, sehingga memiliki ruang untuk mengajukan bakal calon secara mandiri maupun berkoalisi dengan partai lain. Keputusan mengenai arah koalisi disebut masih dalam tahap pembahasan dan akan ditetapkan melalui mekanisme rapat koordinasi tingkat pusat.
Pengamat politik menilai pencalonan figur ulama pada Pilkada Jawa Timur berpotensi mengubah konfigurasi peta dukungan, terutama di daerah-daerah dengan basis pesantren kuat seperti Jember, Situbondo, Bangkalan, Sampang, dan Kediri. Namun, partai masih perlu mempertimbangkan aspek elektabilitas, akseptabilitas, dan daya jangkau organisasi di seluruh wilayah provinsi.
Menunggu Keputusan Resmi Partai
Hingga kini, belum ada keputusan resmi yang dikeluarkan PKB terkait pencalonan Marzuki Mustamar. Partai menegaskan seluruh proses akan berjalan sesuai mekanisme organisasi, termasuk pendalaman visi-misi, pemetaan kebutuhan koalisi, serta penghitungan potensi kemenangan di tingkat provinsi.
Jika rekomendasi diberikan, Marzuki Mustamar akan melengkapi daftar bakal calon yang diusung PKB pada gelaran Pilkada serentak. Keputusan akhir dijadwalkan diumumkan setelah seluruh tahapan penjaringan rampung dan hasil pleno partai ditetapkan secara resmi.
“Kami masih melakukan penjajakan dan pendalaman. Semua keputusan akan diambil melalui mekanisme partai,” demikian penegasan yang disampaikan pihak partai.
Dengan begitu, publik masih harus menanti keputusan definitif mengenai apakah PKB benar-benar akan memajukan Marzuki Mustamar sebagai bakal calon gubernur Jawa Timur, atau memilih figur lain yang dinilai lebih memiliki daya kompetitif pada kontestasi mendatang.
Comments (0)