Oct 09, 2026
Politik

Mensos Saifullah Yusuf Instruksikan Pengelola Asrama Sekolah Rakyat Jadi Teladan Siswa

PADANG — Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya peran strategis pengasuh dalam membentuk karakter peserta didik di lingkungan Sekolah Rakyat saat membuka agenda Pela...

Mensos Saifullah Yusuf Instruksikan Pengelola Asrama Sekolah Rakyat Jadi Teladan Siswa

PADANG — Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya peran strategis pengasuh dalam membentuk karakter peserta didik di lingkungan Sekolah Rakyat saat membuka agenda Pelatihan Pengasuhan dan Pengelolaan Asrama di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang, Sumatera Barat, pada Rabu, 7 Oktober 2026. Keberadaan institusi pendidikan vokasi dan sosial tersebut dirancang untuk memulihkan hak pendidikan anak-anak dari kelompok rentan melalui sistem asrama yang terintegrasi secara nasional.

Acara kedinasan ini dihadiri secara luring oleh 179 peserta yang bertugas di seluruh wilayah Pulau Sumatera, mencakup 158 wali asuh serta 21 wali asrama dengan bimbingan 10 fasilitator teknis. Selain di Padang, kegiatan pembinaan aparatur dan tenaga pendamping ini digelar secara hibrida bersama unit pelaksana teknis Kementerian Sosial di berbagai kota besar, antara lain Yogyakarta, Banjarmasin, hingga Jayapura.

Penguatan Karakter di Luar Ruang Kelas

Dalam pengarahannya, Menteri Sosial menyatakan bahwa efektivitas kurikulum Sekolah Rakyat tidak boleh semata-mata diukur dari kegiatan instruksional di ruang kelas formal. Pola pembiasaan dan pendampingan berkelanjutan selama peserta didik berada di asrama dinilai menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan transformatif bagi anak-anak marjinal.

"Keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat salah satunya ditentukan oleh seberapa jauh wali asrama bekerja, melakukan pendampingan, bimbingan, pengasuhan kepada siswa-siswa Sekolah Rakyat. Saudara-saudaralah yang bertemu setiap hari siswa-siswa Sekolah Rakyat. Saudara-saudaralah yang tiap hari mengetahui perkembangan siswa Sekolah Rakyat," tegas Saifullah Yusuf di hadapan jajaran pengasuh.

Kementerian Sosial menetapkan bahwa pola pengasuhan harus dijalankan secara komprehensif, mengingat siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) mayoritas memiliki latar belakang kerentanan sosial, mulai dari ancaman putus sekolah hingga kendala psikososial keluarga.

Pendekatan Empati dan Peran Pengganti Orang Tua

Menteri Sosial menindaklanjuti program rehabilitasi sosial anak dengan menginstruksikan seluruh wali asuh agar mengedepankan pendekatan humanis berbasis empati. Tenaga pengasuh dilarang membatasi tugas hanya pada fungsi administratif atau penjagaan fasilitas fisik, melainkan dituntut menjalankan fungsi pengganti orang tua.

"Jadilah kompas moral, jadilah teladan, jadi pembimbing, jadi orang tua dari siswa-siswa Sekolah Rakyat yang sebagian punya masalah besar, sebagian lagi perlu bimbingan," ujar Saifullah Yusuf menegaskan kewajiban moral para pendamping sosial.

Melalui pola asuh yang terstruktur, Kementerian Sosial menargetkan proses reintegrasi sosial dan pemulihan kepercayaan diri peserta didik dapat tercapai. Intervensi psikososial dan keteladanan harian diharapkan mampu mengeliminasi trauma masa lalu serta membangun kedisiplinan hidup mandiri bagi seluruh peserta didik di asrama.

Komitmen Pelaksanaan Tugas di Seluruh Satuan Kerja

Kementerian Sosial memastikan bahwa standardisasi tata kelola asrama ini berlaku mengikat di seluruh balai diklat kesejahteraan sosial di Indonesia. Berdasarkan keputusan rapat koordinasi teknis, seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan diwajibkan segera menerapkan metodologi pengasuhan ramah anak di wilayah tugas masing-masing demi menjaga mutu lulusan Sekolah Rakyat secara berkelanjutan.

Menteri Sosial menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal implementasi kebijakan perlindungan sosial anak melalui alokasi sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berintegritas tinggi dalam ekosistem pendidikan berasrama di bawah naungan kementerian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User