PKB Akan Temui Anies Bahas Pilkada Jakarta, Akui Elektabilitas Tertinggi

JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengagendakan pertemuan dengan bakal calon gubernur Anies Baswedan pada pekan depan untuk membahas peluang dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pi...

PKB Akan Temui Anies Bahas Pilkada Jakarta, Akui Elektabilitas Tertinggi

JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengagendakan pertemuan dengan bakal calon gubernur Anies Baswedan pada pekan depan untuk membahas peluang dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Rencana itu mengemuka di tengah pengakuan internal PKB bahwa elektabilitas Anies masih menjadi yang tertinggi dalam sejumlah hasil survei terakhir.

Agenda pertemuan tersebut akan berlangsung menjelang jadwal pendaftaran bakal pasangan calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta yang ditetapkan pada 27–29 Agustus 2024. Hingga saat ini, PKB belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai arah dukungannya di ibu kota, dan pertemuan dengan Anies dinilai merupakan bagian dari kajian politik yang tengah berjalan.

“Kami mengakui elektabilitas Mas Anies masih tertinggi. PKB akan bertemu beliau pada pekan depan untuk membahas Pilkada Jakarta,” ujar Sekretaris Jenderal DPP PKB, Jazilul Fawaid, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Pertemuan Bahas Peta Politik Ibu Kota

Dalam keterangannya, Jazilul menyatakan bahwa pertemuan dengan Anies merupakan tindak lanjut dari kajian internal partai untuk memetakan peluang kemenangan pada kontestasi yang dijadwalkan berlangsung 27 November 2024. Ia menegaskan bahwa keputusan final tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan baru akan ditetapkan setelah melalui mekanisme rapat internal serta koordinasi dengan partai politik lain.

Pertemuan pekan depan disebut akan membahas sejumlah agenda, mulai dari peta persaingan, hasil survei terkini, hingga skema koalisi yang memungkinkan. Menurut Jazilul, PKB tidak ingin tergesa-gesa mengambil sikap dan akan mempertimbangkan seluruh aspek sebelum menentukan nama yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta 2024.

Elektabilitas Anies Unggul di Survei

Pengakuan PKB tersebut sejalan dengan hasil sejumlah lembaga survei yang dirilis dalam beberapa pekan terakhir, yang menempatkan Anies di posisi teratas dibandingkan bakal calon lainnya. Sebagian besar survei mencatat elektabilitas Anies berada di atas 30 persen, unggul dari para pesaing potensial di ibu kota.

Angka itu menjadi pertimbangan penting bagi partai-partai yang hendak berkontestasi di Jakarta. Kendati demikian, Jazilul mengingatkan bahwa elektabilitas yang tinggi tidak otomatis menjadi jaminan kemenangan, sehingga PKB tetap mengedepankan kajian yang menyeluruh sebelum menjatuhkan pilihan.

Ambang Batas Kursi dan Komposisi DPRD

Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon apabila telah memenuhi syarat perolehan minimal 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara sah dalam Pemilihan Legislatif 2024.

DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029 memiliki 106 kursi. PKB menguasai 10 kursi, sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperoleh 18 kursi dan Partai NasDem 11 kursi. Dengan komposisi tersebut, gabungan PKS dan PKB telah melampaui ambang batas yang disyaratkan untuk mengusung pasangan calon secara mandiri.

PKS dan NasDem sebelumnya telah menyatakan dukungan terhadap Anies. Keikutsertaan PKB dalam poros tersebut akan memperkuat posisi tawar Anies sekaligus mempersempit ruang bagi poros politik lain yang tengah menyusun kekuatan di Jakarta.

Keputusan Final melalui Rapat Pleno

Jazilul menegaskan bahwa hasil pertemuan dengan Anies pekan depan akan dibawa ke forum internal DPP PKB untuk dibahas lebih lanjut. Keputusan mengenai calon yang diusung, menurut dia, baru akan disahkan setelah seluruh mekanisme partai dilalui, termasuk koordinasi dengan Fraksi PKB di DPRD DKI Jakarta.

Ia juga menyebutkan bahwa PKB terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai lain guna menjaga fleksibilitas dalam menyusun koalisi. Langkah itu ditempuh agar partai dapat mengambil keputusan yang paling menguntungkan bagi kemenangan di Pilkada Jakarta 2024, termasuk melalui Rapat Koordinasi dengan pengurus cabang se-DKI Jakarta.

Di sisi lain, sejumlah partai politik dilaporkan tengah mendorong kader internalnya untuk maju di Jakarta, salah satunya nama Ridwan Kamil yang diusulkan bertarung di ibu kota. Situasi itu membuat peta persaingan semakin ketat menjelang penutupan pendaftaran bakal pasangan calon di akhir Agustus 2024.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Anies Baswedan terkait rencana pertemuan tersebut. Namun, agenda itu menjadi sinyal kuat bahwa poros pendukung Anies berpeluang bertambah menjelang batas akhir pendaftaran calon di KPU DKI Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User