Petinggi Hizbullah dan Hamas Hadiri Pemakaman Khamenei

Teheran - Suasana duka menyelimuti ibu kota Iran saat upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, digelar dengan khidmat. Kehadiran sejumlah tokoh penting dari kelompok militan

Jul 08, 2026 - 04:33
0 0
Petinggi Hizbullah dan Hamas Hadiri Pemakaman Khamenei

Teheran - Suasana duka menyelimuti ibu kota Iran saat upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, digelar dengan khidmat. Kehadiran sejumlah tokoh penting dari kelompok militan yang selama ini menjadi sekutu dekat Teheran, yakni Hizbullah dan Hamas, menjadi sorotan utama dalam prosesi tersebut.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, para delegasi dari kedua kelompok tersebut tidak hanya hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, tetapi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Pertemuan ini dinilai memiliki arti strategis di tengah dinamika geopolitik kawasan yang terus memanas.

Teheran telah menjadi poros utama bagi kelompok-kelompok perlawanan di kawasan, dan kehadiran kami di sini adalah wujud solidaritas yang tak tergoyahkan, demikian pernyataan yang disampaikan oleh salah satu perwakilan delegasi.

Delegasi Hizbullah tercatat dipimpin oleh Mohammed Fneish, seorang pejabat senior yang juga pernah menjabat sebagai menteri di Lebanon. Yang menarik, rombongan Hizbullah tidak hanya terdiri dari para petinggi politik, tetapi juga mencakup keluarga dari anggota kelompok tersebut yang gugur maupun terluka dalam berbagai konfrontasi. Kehadiran mereka memberikan dimensi emosional yang mendalam pada upacara tersebut.

Selama lebih dari empat dekade, Iran di bawah kepemimpinan Khamenei telah menjadi sponsor utama bagi sejumlah kelompok militan di Timur Tengah. Dukungan finansial, persenjataan, dan pelatihan yang diberikan Teheran kepada Hamas di Palestina, Hizbullah di Lebanon, serta Houthi di Yaman, telah menempatkan negara ini dalam posisi yang unik sekaligus kontroversial di panggung internasional.

Ketiga kelompok tersebut telah dicap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan mayoritas negara-negara Barat. Status ini menjadikan Iran sebagai sasaran berbagai putaran sanksi internasional yang berdampak signifikan terhadap perekonomian negara tersebut. Namun, di bawah arahan Khamenei, Teheran tetap konsisten mempertahankan poros kebijakan luar negerinya yang konfrontatif terhadap Barat.

Pertemuan antara Menlu Araghchi dengan para delegasi ini diperkirakan membahas kelanjutan kerja sama strategis di era pasca-Khamenei. Transisi kepemimpinan di Iran selalu menjadi momen krusial yang diawasi dengan cermat oleh komunitas internasional, mengingat pengaruh besar yang dimiliki negara ini terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Para analis politik menilai bahwa kehadiran Hizbullah dan Hamas dalam pemakaman ini bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan penegasan komitmen bahwa aliansi strategis antara Iran dan kelompok-kelompok tersebut akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan baru. Warisan politik Khamenei dalam membangun "poros perlawanan" tampaknya akan tetap menjadi fondasi kebijakan luar negeri Iran untuk tahun-tahun mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User