Persib Bandung Tidak Pasang Target Tinggi di Piala Presiden 2026

BANDUNG — Pelatih kepala Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan bahwa timnya tidak akan memburu trofi Piala Presiden 2026. Turnamen pramusim itu justru dij

Jul 08, 2026 - 13:33
0 0
BANDUNG — Pelatih kepala Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan bahwa timnya tidak akan memburu trofi Piala Presiden 2026. Turnamen pramusim itu justru dijadikan ajang pematangan skuad sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027 yang sesungguhnya. Keputusan strategis ini disampaikan langsung oleh sang pelatih di tengah upaya tim menavigasi benturan jadwal antara agenda klub dan agenda Timnas Indonesia.

Persiapan Musim Baru dan Benturan Agenda Timnas

Persib Bandung memandang Piala Presiden 2026 bukan sebagai kompetisi yang harus dimenangkan dengan segala cara, melainkan sebagai laboratorium taktikal. Skuad Maung Bandung akan memaksimalkan turnamen tersebut untuk menguji pola permainan dan membangun kebugaran pemain jelang bergulirnya liga.

Keputusan untuk tidak memasang target tinggi tidak diambil tanpa perhitungan matang. Jadwal Piala Presiden 2026 yang akan berlangsung pada 25 Juli hingga 7 Agustus 2026 hanya berjarak tipis dengan agenda Timnas Indonesia yang tengah mempersiapkan diri untuk ASEAN Championship 2026. Kondisi ini menyebabkan Persib hampir pasti kehilangan sejumlah pilar inti yang mendapatkan panggilan memperkuat skuad Garuda.

  1. Komposisi Grup A: Persib Bandung tergabung di Grup A bersama tiga kontestan lainnya, yaitu Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers yang mewakili Singapura.
  2. Komunikasi dengan Panitia: Manajemen dan tim pelatih Persib telah melakukan komunikasi intensif dengan panitia penyelenggara sejak tahap perencanaan. Dua permintaan utama diajukan: agar jadwal kick-off turnamen sedikit diundur, dan agar jarak antar pertandingan minimal tiga hari. Kedua permintaan ini dikabulkan panitia.
  3. Ketersediaan Pemain: Hingga menjelang turnamen, Igor Tolic mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai jumlah pemain yang bisa ia mainkan. Ketidakpastian ini membuka peluang bagi pemain muda untuk dipanggil melengkapi komposisi skuad selama Piala Presiden 2026.

Pernyataan Pelatih: Fokus pada Proses, Bukan Hasil Instan

"Semua kompetisi yang diikuti Persib saling berkaitan. Kami meminta kepada panitia Piala Presiden agar jadwal turnamen sedikit diundur sehingga tidak terlalu dekat dengan awal persiapan musim. Kami juga meminta agar jarak antar pertandingan minimal tiga hari dan syukurnya permintaan tersebut dipenuhi," ujar Igor Tolic, mengonfirmasi keberhasilan lobi manajemen.

Pelatih asal Kroasia itu menekankan bahwa situasi musim ini tetap menghadirkan tantangan yang tidak sederhana. "Tahun ini ada kondisi khusus karena Timnas Indonesia sedang menjalani persiapan ASEAN Championship. Persib selalu mendukung kepentingan tim nasional. Kami memiliki banyak pemain yang dipanggil ke Timnas sehingga kami terus berkomunikasi mengenai ketersediaan mereka," tambahnya.

Antisipasi Kekosongan Skuad

Menghadapi kemungkinan absennya pemain-pemain kunci, Igor Tolic telah menyiapkan rencana kontingensi. Pemanggilan pemain muda menjadi opsi utama untuk menambal lubang di skuad utama selama turnamen berlangsung. "Sampai saat ini kami bahkan belum mengetahui berapa banyak pemain yang bisa kami gunakan di Piala Presiden. Kalau diperlukan, kami mungkin harus membawa pemain lain," ungkapnya secara terbuka.

Selain persoalan ketersediaan personel, Igor Tolic memiliki motivasi kuat untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu. Ia mengenang insiden di edisi Piala Presiden sebelumnya yang menyebabkan pemain andalannya, Febri Hariyadi, mengalami cedera panjang akibat persiapan tim yang terlalu mepet. Pelajaran pahit tersebut menjadi dasar pendekatan kehati-hatian pada turnamen kali ini, di mana kebugaran dan kesehatan pemain jangka panjang lebih diutamakan daripada hasil instan di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User