Permintaan Infrastruktur AI Angkat Aset Tokenisasi Bitget Tembus US$114 Juta
JAKARTA — Arus modal ke instrumen keuangan berbasis blockchain kian deras seiring melonjaknya kebutuhan pendanaan di sektor infrastruktur kecerdasan buatan. Produk tokenisasi ekuitas yang diterbitka...
JAKARTA — Arus modal ke instrumen keuangan berbasis blockchain kian deras seiring melonjaknya kebutuhan pendanaan di sektor infrastruktur kecerdasan buatan. Produk tokenisasi ekuitas yang diterbitkan oleh Bitget, salah satu bursa aset digital global, mencatatkan akumulasi dana kelolaan (asset under management/AUM) senilai 114 juta dolar Amerika Serikat hanya dalam kurun lima pekan pertama sejak peluncuran. Capaian ini menempatkan rToken Bitget sebagai salah satu komoditas finansial baru yang paling cepat tumbuh di pasar tokenisasi aset riil (real-world assets/RWA).
Berdasarkan data internal yang dihimpun hingga akhir pekan lalu, produk bernama rToken itu menarik minat investor institusional maupun ritel yang mencari eksposur ke perusahaan-perusahaan infrastruktur AI yang sebelumnya sulit dijangkau. Instrumen ini merepresentasikan kepemilikan fraksional atas ekuitas perusahaan privat pilihan yang bergerak di rantai pasok kecerdasan buatan, mulai dari penyedia pusat data, produsen semikonduktor, hingga pengembang model fondasi berskala besar.
Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI
Seorang juru bicara Bitget, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (12/6), menyatakan bahwa percepatan adopsi layanan AI generatif telah menciptakan kebutuhan pendanaan masif yang tidak seluruhnya bisa diserap oleh pasar modal konvensional. "Investor melihat peluang pertumbuhan eksponensial di balik perusahaan-perusahaan yang membangun fondasi fisik dan digital bagi revolusi AI. Tokenisasi menjadi jembatan bagi mereka untuk masuk lebih awal, dengan likuiditas yang lebih tinggi dibandingkan skema private equity tradisional," ujarnya.
Data industri menunjukkan belanja modal global untuk pusat data diperkirakan menembus 250 miliar dolar AS pada 2025, didorong oleh ekspansi layanan komputasi awan dan pelatihan model bahasa besar. Permintaan terhadap unit pemrosesan grafis (GPU) dan akselerator AI lainnya juga memicu valuasi tinggi pada perusahaan manufaktur chip yang belum tercatat di bursa. Tokenisasi ekuitas memungkinkan investor memperoleh secuil kepemilikan di entitas-entitas tersebut melalui aset digital yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
Pasar Privat Terbuka Lebih Lebar
Selain infrastruktur AI, Bitget menyebut bahwa daya tarik rToken juga bersumber dari akses ke pasar privat yang selama ini menjadi domain eksklusif pemodal ventura dan investor terakreditasi. Dengan mekanisme tokenisasi, saham perusahaan tertutup dipecah menjadi unit-unit kecil yang dapat dibeli dengan modal minimal yang lebih terjangkau. Hal ini memperluas basis investor sekaligus menyediakan jalur keluar (exit) parsial bagi pemegang saham awal tanpa harus menunggu penawaran umum perdana (IPO) atau akuisisi.
Direktur Riset sebuah lembaga kajian pasar modal digital yang berbasis di Singapura, yang enggan disebutkan namanya karena kebijakan perusahaan, menilai bahwa lonjakan AUM rToken Bitget dalam lima pekan merupakan sinyal kuat bahwa terjadi pergeseran preferensi investor menuju aset alternatif yang menawarkan transparansi dan fleksibilitas tinggi. "Kecepatan penghimpunan dana ini tidak lazim untuk produk baru di ranah RWA. Diperlukan kredibilitas platform, underlying asset yang jelas, serta permintaan pasar yang genuine untuk mencapai angka itu. Rupanya, antusiasme terhadap ekosistem AI masih sangat besar," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Struktur dan Keamanan Instrumen
rToken Bitget diterbitkan di atas jaringan blockchain publik dengan standar kepatuhan yang diakui otoritas di yurisdiksi tertentu. Setiap token didukung oleh aset dasar yang disimpan oleh kustodian pihak ketiga yang teregulasi, sehingga klaim kepemilikan investor terlindungi secara hukum. Mekanisme smart contract juga memungkinkan pembagian dividen atau hak suara terprogram, bergantung pada desain spesifik setiap seri token.
Dalam kurun waktu lima pekan tersebut, volume perdagangan harian rToken juga menunjukkan tren meningkat, menandakan pasar sekunder yang mulai terbentuk. Likuiditas ini menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan investasi langsung di perusahaan privat yang biasanya mengharuskan dana terkunci selama bertahun-tahun. Bitget mengklaim bahwa pihaknya tengah menyiapkan beberapa seri rToken baru yang menyasar sektor energi terbarukan dan bioteknologi, memperluas portofolio tokenisasi aset riilnya.
Ke depan, para analis memperkirakan tokenisasi ekuitas akan menjadi salah satu pilar utama keuangan terdesentralisasi (DeFi) institusional. Dengan semakin banyaknya yurisdiksi yang merumuskan kerangka regulasi bagi aset digital, hambatan kepatuhan yang selama ini membatasi partisipasi institusi besar perlahan terurai. Capaian AUM senilai 114 juta dolar AS dalam lima pekan ini dinilai sebagai pembuka jalan bagi gelombang produk serupa dari pemain bursa kripto mapan lain yang ingin merebut pangsa pasar tokenisasi RWA yang diproyeksikan mencapai triliunan dolar pada dekade ini.
Comments (0)