Pemkot Jayapura: MTQ Benteng Generasi Muda dari Narkoba dan Tawuran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, secara resmi menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota berperan strategis sebagai instrumen untuk membentengi generasi muda dari ancaman p...

Jul 12, 2026 - 05:26
0 1
Pemkot Jayapura: MTQ Benteng Generasi Muda dari Narkoba dan Tawuran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, secara resmi menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota berperan strategis sebagai instrumen untuk membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan tindak kekerasan antarwarga. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, saat membuka MTQ ke-15 Kota Jayapura yang digelar di Masjid Raya Al-Ikhlas, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (12/4/2025).

"Kami tidak melihat MTQ sebagai sekadar kompetisi membaca ayat suci. Lebih dari itu, ini adalah wahana pembinaan mental dan spiritual anak-anak muda kita, agar mereka memiliki ketahanan diri yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh jerat narkoba dan budaya kekerasan jalanan," ujar Mano dengan tegas.

MTQ ke-15 yang berlangsung selama tiga hari sejak Sabtu hingga Senin (14/4/2025) itu diikuti oleh 287 peserta dari seluruh lima distrik di Kota Jayapura. Mereka berkompetisi dalam tujuh cabang lomba utama, di antaranya Tilawah Dewasa, Hifzil Quran, dan Fahmil Quran. Menurut data panitia, jumlah peserta tahun ini meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 250 peserta.

Pilar Pembinaan Karakter

Ketua Panitia MTQ XV Kota Jayapura, Drs. Abdul Rajak, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Jayapura, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Al-Quran ke dalam kehidupan sehari-hari peserta. Setiap malam selama pelaksanaan, diadakan kajian tematik yang menghadirkan narasumber dari kalangan ulama dan akademisi.

"Kami tidak hanya menguji kemampuan tilawah, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman konteks sosial dari ayat-ayat yang dibacakan. Ini penting untuk membentuk karakter remaja yang berakhlak mulia," jelas Rajak.

Data dan Tantangan

Pernyataan Wali Kota Jayapura tersebut berlatarkan data BNNK Jayapura yang mencatat 312 kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2024. Dari jumlah tersebut, 41 persen pelaku berada dalam rentang usia 15-24 tahun atau setara dengan usia pelajar dan mahasiswa. Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Jayapura mencatat 56 insiden tawuran antarkampung yang melibatkan remaja di bawah 20 tahun sepanjang periode Januari-Desember 2024.

Kepala BNNK Jayapura, AKBP M. Yusuf, yang hadir dalam pembukaan MTQ, menyatakan dukungan penuh terhadap pendekatan keagamaan sebagai upaya pencegahan. "Pendekatan represif dan rehabilitasi tidak cukup. Kami butuh intervensi berbasis budaya dan agama yang menyentuh akar masalah, dan MTQ ini adalah contoh konkret," ujarnya.

Respons Tokoh Agama

Ketua MUI Kota Jayapura, KH. Abdul Wahid, turut mengapresiasi langkah Pemkot Jayapura yang menjadikan MTQ sebagai agenda strategis pembinaan umat. Menurutnya, MTQ adalah momentum emas untuk memperkuat fondasi iman generasi muda yang sedang menghadapi arus globalisasi negatif.

"Al-Quran adalah benteng sejati. Jika remaja dekat dengan kitab suci, insya Allah mereka akan terlindungi dari perilaku menyimpang seperti narkoba dan tawuran. Kami mendorong agar kegiatan serupa diperluas hingga ke tingkat distrik dan masjid-masjid kecil," kata Kiai Abdul Wahid.

Komitmen Pemkot Jayapura

Di akhir sambutannya, Wali Kota Benhur Mano menegaskan bahwa pemerintahannya akan terus mengalokasikan anggaran untuk kegiatan keagamaan sebagai bagian dari program prioritas "Jayapura Religi" yang diluncurkan sejak 2023. Pada APBD 2025, Pemkot Jayapura mengalokasikan Rp12,3 miliar untuk pembinaan keagamaan, termasuk di dalamnya penyelenggaraan MTQ, pesantren kilat, dan festival anak saleh.

"Kami tidak main-main dengan komitmen ini. Setiap tahun anggaran kami naikkan, karena kami yakin investasi moral adalah pondasi pembangunan kota yang berkelanjutan," tegasnya.

MTQ XV Kota Jayapura dijadwalkan berakhir Senin (14/4/2025) dengan rencana penghargaan bagi para pemenang yang akan diumumkan malam nanti. Para juara akan mewakili Kota Jayapura pada MTQ tingkat Provinsi Papua yang akan diselenggarakan di Kabupaten Jayapura pada Juli mendatang.

Pemkot Jayapura berharap, keberhasilan MTQ bukan hanya diukur dari perolehan piala dan penghargaan, melainkan dari sejauh mana peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing untuk menjauhi narkoba dan kekerasan, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User