PeopleMath Perkenalkan Pendekatan Baru Pengukuran Kinerja di Tengah Krisis Produktivitas

JPNN.com, JAKARTA — Di tengah dunia kerja yang makin cepat, terukur, dan penuh tekanan target, produktivitas kerap dipahami sebatas angka. Laporan Global P

Jul 08, 2026 - 16:37
0 0
PeopleMath Perkenalkan Pendekatan Baru Pengukuran Kinerja di Tengah Krisis Produktivitas
JPNN.com, JAKARTA — Di tengah dunia kerja yang makin cepat, terukur, dan penuh tekanan target, produktivitas kerap dipahami sebatas angka. Laporan Global Productivity Report 2026 mencatat bahwa 67% perusahaan di Asia Tenggara masih mengandalkan metrik kuantitatif tunggal seperti jam kerja dan jumlah tugas terselesaikan untuk menilai kinerja karyawan. Padahal, pendekatan itu justru memicu quiet quitting dan burnout massal yang nilainya ditaksir mencapai USD 1,2 triliun secara global sepanjang 2025.

Di Balik Metrik Konvensional yang Gagal

Data dari Gallup menunjukkan tingkat keterlibatan karyawan Indonesia hanya berada di angka 18% pada kuartal pertama 2026. Survei internal Kementerian Ketenagakerjaan terhadap 4.500 responden di sektor teknologi, manufaktur, dan jasa keuangan menemukan bahwa 62% pekerja merasa parameter penilaian atasan mereka tidak mencerminkan kontribusi riil. Kondisi ini mendorong platform analitik SDM PeopleMath meluncurkan metodologi baru bernama Human-Context Index (HCI) dalam forum Jakarta Future of Work Summit, Selasa (7/7). Metodologi ini tidak lagi mengandalkan satu metrik tunggal, melainkan menggabungkan tiga dimensi: output teknis, contextual behavior, dan collaboration density.
"Produktivitas tidak bisa diukur seperti menghitung langkah kaki. Manusia bukan mesin. Kami membangun model yang mendeteksi siapa yang benar-benar mendorong tim maju, bukan sekadar terlihat sibuk di Slack atau absen paling pagi,"
ujar Chief Data Officer PeopleMath, Rendra Wibisono.

Tiga Dimensi Pengukuran

Model HCI bekerja dengan memproses data dari:
  • Output Teknis: tugas terselesaikan, kode di-merge, dokumen tervalidasi;
  • Perilaku Kontekstual: membantu rekan di luar deskripsinya, menyelesaikan konflik, membuka akses informasi;
  • Kepadatan Kolaborasi: seberapa sering seseorang menjadi simpul kunci dalam jaringan komunikasi tanpa menjadi hambatan.
Metrik tradisional sering kali menempatkan mereka yang paling vokal atau paling lama daring di puncak penilaian. Sebaliknya, uji coba PeopleMath pada 12 perusahaan di Jakarta, Surabaya, dan Bandung sepanjang April–Juni 2026 mendapati bahwa 42% dari karyawan berkinerja tinggi justru memiliki jejak digital rendah tetapi menjadi referensi utama saat tim mengalami kebuntuan.
"Kita sering menyebut mereka 'quiet champions'. Mereka jarang berbicara dalam rapat besar, tetapi seluruh tim kehilangan arah ketika mereka absen. Model kami mendeteksi itu,"
tambah Rendra. ## Respons Pemerintah dan Industri Direktur Produktivitas Kemenaker, Amalia Putri, menyatakan pihaknya tengah mengkaji pendekatan serupa untuk revisi standar penilaian di sektor publik. Sejumlah perusahaan BUMN, termasuk PT Telkom Indonesia dan Bank Mandiri, disebut sudah memulai diskusi awal untuk mengadopsi model multidimensi. Di tingkat regional, Singapura dan Malaysia sudah lebih dahulu mengintegrasikan metrik kontekstual melalui kerangka SkillsFuture Productivity Framework sejak Januari 2026. Indonesia kini mengejar dengan target uji coba nasional pada kuartal ketiga. Satu hal yang masih menjadi perdebatan: biaya implementasi. Perusahaan kecil dengan jumlah karyawan di bawah 50 orang mungkin akan kesulitan mengadopsi HCI tanpa subsidi atau versi ringan yang sedang dikembangkan. PeopleMath sendiri menargetkan peluncuran komersial HCI pada September 2026 dengan harga berlangganan mulai dari Rp12 juta per bulan untuk segmen UMKM.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User