Penjual Airgun di Priok Jakut Raup Untung Ratusan Juta Rupiah, Polisi Buru Pemasok Utama
Jajaran Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berhasil meringkus seorang pria berinisial MF alias B atas dugaan keterlibatan dalam jaringan penjualan senjata airgun ilegal. Berdasa
Jajaran Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berhasil meringkus seorang pria berinisial MF alias B atas dugaan keterlibatan dalam jaringan penjualan senjata airgun ilegal. Berdasarkan hasil pendalaman, tersangka diduga telah menjalankan bisnis gelap ini sejak tahun 2023 dan berhasil meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah dari aksinya tersebut. Kini, fokus penyelidikan bergeser untuk memburu pemasok utama yang menyuplai senjata-senjata tersebut kepada MF.
Keuntungan Fantastis dari Bisnis Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, dalam keterangan persnya pada Jumat (26/6/2026) membeberkan detail keuntungan yang dikantongi oleh pelaku. Menurutnya, bisnis ilegal ini beroperasi cukup rapi dan telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.
"Jadi berdasarkan keterangan tersangka dan hasil interogasi kami, tersangka sudah melakukan kegiatannya ini sejak 2023 dan keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan untuk range harga dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta rupiah," ujar AKBP Aris Wibowo kepada awak media.
Dengan rentang harga jual yang cukup tinggi tersebut, tidak mengherankan jika akumulasi keuntungan pelaku selama lebih dari tiga tahun beroperasi mencapai angka fantastis. Laporan dari Apaberita.com di lapangan mengindikasikan bahwa pelaku diduga kuat memasarkan airgun berbagai tipe, yang banyak diminati oleh kolektor maupun pihak-pihak yang menyalahgunakan fungsi senjata tersebut.
Penangkapan MF sendiri merupakan hasil dari penyamaran yang dilakukan oleh tim kepolisian. Sebelumnya, polisi bertindak seolah-olah sebagai pembeli untuk mengungkap praktik penjualan puluhan airgun di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Strategi undercover ini membuahkan hasil manis saat transaksi tengah berlangsung dan petugas langsung mengamankan barang bukti serta tersangka tanpa perlawanan berarti.
Pemasok Jadi Target Utama Polisi
Saat ini, aparat kepolisian tidak hanya berpuas diri dengan menangkap MF. Pengembangan kasus terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang lebih besar, terutama identitas dan keberadaan pemasok senjata api jenis airgun tersebut. AKBP Aris menegaskan bahwa pihaknya tengah memburu pemasok yang selama ini menjadi sumber barang haram itu.
Dari penelusuran Apaberita.com, tersangka MF diduga bukanlah pemain tunggal. Ia hanyalah bagian hilir dari sebuah rantai distribusi ilegal yang memanfaatkan celah di kawasan pelabuhan. Polisi kini tengah mendalami keterangan MF untuk melacak alur distribusi, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain yang memanfaatkan jasa pengiriman logistik di Pelabuhan Tanjung Priok sebagai kamuflase aktivitas terlarangnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berlangsung intensif. Polisi memastikan akan menindak tegas seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam bisnis jual beli senjata ilegal, mengingat dampaknya yang sangat berbahaya bagi keamanan dan ketertiban masyarakat luas.
Comments (0)