Pendangkalan Sungai Hambat Nelayan Pergi Melaut

Padang - Aktivitas melaut bagi nelayan di kawasan Air Tawar dan Ulak Karang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat, mengalami gangguan serius dalam beberapa waktu terakhir. Para nelayan tradisional di wil

Jul 08, 2026 - 00:50
0 0
Pendangkalan Sungai Hambat Nelayan Pergi Melaut

Padang - Aktivitas melaut bagi nelayan di kawasan Air Tawar dan Ulak Karang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat, mengalami gangguan serius dalam beberapa waktu terakhir. Para nelayan tradisional di wilayah ini mengeluhkan sulitnya mengakses perairan lepas pantai karena kondisi muara sungai yang semakin dangkal. Berdasarkan pantauan Apaberita.com di lapangan, sedimentasi parah yang terjadi pascabanjir bandang beberapa pekan lalu menjadi biang keladi utama permasalahan ini.

Endapan lumpur dan material vulkanik yang terbawa arus deras saat banjir bandang menerjang hulu sungai kini menumpuk di area muara. Tumpukan material tersebut menciptakan gundukan pasir dan lumpur yang signifikan, sehingga menyulitkan perahu-perahu nelayan untuk melintas, terutama saat air laut sedang surut. Akibatnya, banyak nelayan terpaksa menunda keberangkatan atau bahkan sama sekali tidak bisa melaut karena lambung kapal mereka kandas sebelum berhasil mencapai laut lepas.

Mengancam Ekonomi Keluarga Nelayan

Kondisi ini jelas memberikan pukulan telak bagi perekonomian lokal yang sangat bergantung pada sektor perikanan tangkap. Para nelayan yang menggantungkan penghasilan harian dari hasil laut kini harus gigit jari. Mereka tidak hanya kehilangan pendapatan, tetapi juga terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan mesin dan badan perahu yang kerap rusak akibat membentur dasar sungai yang dangkal.

Sejumlah nelayan yang ditemui Apaberita.com di pinggir pantai mengungkapkan rasa frustrasinya. Mereka mengaku bahwa waktu ideal untuk melaut—yang biasanya bisa dilakukan sejak dini hari—kini sangat terbatas. Mereka hanya bisa melewati muara saat air pasang tertinggi, itupun harus dengan teknik khusus dan penuh risiko. Situasi ini diperparah oleh minimnya bantuan alat berat untuk segera melakukan pengerukan di sekitar alur pelayaran nelayan tradisional ini.

Apabila pendangkalan ini tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin aktivitas perikanan di Padang bagian utara akan lumpuh total. Warga berharap pemerintah daerah secepatnya turun tangan dan menjadikan pemulihan akses muara ini sebagai prioritas darurat demi menyelamatkan mata pencaharian ratusan kepala keluarga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User