Pencurian Pagar Besi Taman di Kolong Flyover Kampung Melayu

Aksi nekat pencuri fasilitas publik kembali terjadi di Jakarta. Sebuah taman yang terletak di bawah kolong flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, menjadi

Pencurian Pagar Besi Taman di Kolong Flyover Kampung Melayu

Aksi nekat pencuri fasilitas publik kembali terjadi di Jakarta. Sebuah taman yang terletak di bawah kolong flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, menjadi sasaran pencurian pagar besi pembatas. Pelaku dengan berani beraksi meski sudah dipergoki warga sekitar. Tindakan ini sontak menambah panjang daftar pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kini tengah berbenah mempercantik wajah ibu kota.

Kronologi dan Keberanian Pelaku

Menurut keterangan warga, peristiwa terjadi pada siang bolong ketika aktivitas di sekitar taman cukup ramai. Seorang saksi mata, Sugeng (48), menceritakan dirinya melihat dua orang yang mencurigakan sedang melepas pagar besi setinggi 1,2 meter yang mengelilingi area hijau tersebut.

"Saya teriak, takut-takuti mereka. Tapi bukannya pergi, mereka malah terus saja ngambil pagar itu dan memasukkannya ke gerobak. Seperti sudah biasa,"
ujarnya dengan nada kesal. Kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, potongan pagar besi di taman yang sama sudah hilang secara bertahap. Diduga, besi-besi itu dijual ke pengepul barang bekas dengan harga yang cukup menggiurkan di tengah naiknya harga logam.

Fasilitas Publik yang Terus Jadi Korban

Pencurian pagar besi taman hanyalah puncak gunung es dari masalah perusakan dan pencurian fasilitas umum di Jakarta. Data dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, tercatat 237 laporan kehilangan atau kerusakan fasilitas taman, meningkat 15% dibanding tahun sebelumnya. Barang yang paling sering hilang meliputi pagar pengaman, lampu taman, bangku beton, hingga pot bunga berukuran besar. Tidak hanya di Kampung Melayu, taman-taman di kolong flyover dan bantaran sungai di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara juga kerap menjadi sasaran. “Ini adalah bentuk vandalisme yang sudah sangat meresahkan. Kami sudah capek bolak-balik ganti, tapi hilang lagi dalam sebulan,” keluh salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

Dampak pada Keamanan dan Estetika

Hilangnya pagar pengaman tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan. Taman tanpa pembatas menjadi akses bebas bagi kendaraan bermotor yang kerap parkir sembarangan dan merusak tanaman. Anak-anak yang bermain di taman menjadi tidak terlindungi dari lalu lintas kendaraan yang melintas di sekitar flyover. Selain itu, keberadaan taman yang tidak terawat berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya tunawisma dan meningkatkan kriminalitas kecil. Nilai kerugian per unit pagar besi yang dicuri diperkirakan mencapai Rp 4,5 juta, belum termasuk biaya pemasangan ulang yang menelan Rp 2,8 juta per titik.

Respons dan Strategi Pemprov

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengklaim telah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk meningkatkan patroli di taman-taman rawan. Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur, Budi Santoso, menyatakan,

"Kami sedang mengkaji penggunaan material alternatif yang tidak bernilai jual bagi pengepul, seperti pagar beton pracetak atau material daur ulang yang ringan tapi kuat. Selain itu, kami akan memperbanyak kamera pengawas di titik strategis."
Namun hingga solusi permanen diterapkan, warga merasa skeptis. Mereka berharap ada sanksi tegas bagi pelaku serta pengepul yang menerima barang curian fasilitas publik. Sementara itu, warga Kampung Melayu berinisiatif melakukan ronda bergilir untuk menjaga sisa pagar yang masih bertahan.

[SOCIAL_TWEET]: Aksi nekat! Pagar taman di kolong flyover Kampung Melayu dicuri siang bolong. Warga teriak, pelaku cuek. PR besar Pemprov Jakarta. #PencurianFasilitasPublik #Jakarta #Vandalisme[SOCIAL_TG]: 😡 Warga Kamoung Melayu geram! Pagar taman di bawah flyover dicolong maling, sudah berapa kali ganti tetap hilang. Emang harga jual besi bekas lagi tinggi-tingginya nih. Klik baca kisahnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User