Oct 07, 2026
Nasional

Putin dan Kim Jong Un Bertemu di Beijing, Sinyal Aliansi Makin Erat

BEIJING — Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali mencuri perhatian dunia setelah keduanya terlihat berada di Beijing, C

Putin dan Kim Jong Un Bertemu di Beijing, Sinyal Aliansi Makin Erat

BEIJING — Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali mencuri perhatian dunia setelah keduanya terlihat berada di Beijing, China, pada Rabu (3/9/2025). Momen pertemuan dua pemimpin negara yang tengah menghadapi tekanan sanksi internasional itu menjadi sorotan media global dan memicu spekulasi baru soal arah aliansi geopolitik di kawasan Asia Timur.

Foto yang beredar luas di kantor berita internasional memperlihatkan Putin dan Kim berada di lokasi yang sama di ibu kota China tersebut. Gambar tersebut diambil oleh fotografer Alexander Kazakov dari Sputnik, lalu didistribusikan melalui foto pool Kremlin dan kantor berita AP. Kehadiran keduanya di Beijing disebut sebagai bagian dari rangkaian agenda kenegaraan yang bertepatan dengan peringatan besar di China.

Kronologi Pertemuan di Beijing

  1. Rabu (3/9/2025) — Putin dan Kim Jong Un tiba di Beijing untuk menghadiri rangkaian acara kenegaraan yang digelar pemerintah China.
  2. Momen dokumentasi — Keduanya terekam dalam foto pool Kremlin yang diambil Alexander Kazakov dari Sputnik, lalu dirilis melalui AP.
  3. Pertemuan tatap muka — Kedua pemimpin terlihat berada dalam satu forum yang sama, memicu perhatian media internasional.
  4. Respons global — Sejumlah negara Barat menyoroti intensitas hubungan Moskow–Pyongyang yang dinilai semakin erat.

Makna Strategis di Balik Pertemuan

Pertemuan ini bukan kali pertama Putin dan Kim menunjukkan kedekatan. Sejak beberapa tahun terakhir, kedua negara memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, dan diplomasi. Kehadiran mereka di Beijing menegaskan posisi China sebagai tuan rumah yang mempertemukan dua sekutu strategisnya dalam satu panggung.

Pengamat hubungan internasional menilai bahwa kehadiran simultan Putin dan Kim di China mengirim pesan politik yang kuat. Di tengah tekanan sanksi dari Amerika Serikat dan sekutunya, poros Rusia–Korea Utara–China semakin memperlihatkan konsolidasi yang nyata. Beijing disebut berperan sebagai penghubung utama dalam menjaga stabilitas aliansi tersebut.

"Kehadiran Putin dan Kim di Beijing menandakan bahwa poros kekuatan alternatif di Asia Timur semakin solid dan terorganisasi," ujar seorang analis geopolitik yang memantau perkembangan kawasan.

Dampak bagi Kawasan dan Dunia

Bagi Amerika Serikat dan negara-negara NATO, pertemuan ini menjadi sinyal bahwa isolasi terhadap Rusia dan Korea Utara tidak sepenuhnya berhasil. Washington berulang kali menyoroti dugaan transfer teknologi militer antara Moskow dan Pyongyang, meski kedua negara membantahnya.

Sementara itu, Korea Selatan dan Jepang diperkirakan akan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan kerja sama pertahanan tersebut. Kedua negara telah menyatakan keprihatinan atas setiap bentuk penguatan militer yang melibatkan Korea Utara.

  • Lokasi: Beijing, China
  • Tanggal: Rabu, 3 September 2025
  • Tokoh: Vladimir Putin (Presiden Rusia) dan Kim Jong Un (Pemimpin Korea Utara)
  • Sumber foto: Alexander Kazakov, Sputnik, foto pool Kremlin via AP

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi terperinci mengenai isi pembicaraan antara kedua pemimpin. Namun, kemunculan bersama mereka di Beijing sudah cukup untuk memicu gelombang analisis dari berbagai ibu kota dunia. Banyak pihak kini menantikan langkah lanjutan dari poros Moskow–Pyongyang–Beijing pascapertemuan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User