Pemakaman Temon Templar: Tangis Istri dan Keluarga di TPU Tanah Kusir

Jakarta, Senin (13/7) – Dunia hiburan tanah air kehilangan salah satu sosok komedian senior. Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon Templar, dikebumikan di Tempat Pem...

Jul 13, 2026 - 20:52
0 0
Pemakaman Temon Templar: Tangis Istri dan Keluarga di TPU Tanah Kusir

Jakarta, Senin (13/7) – Dunia hiburan tanah air kehilangan salah satu sosok komedian senior. Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon Templar, dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin siang. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat meski diwarnai isak tangis keluarga dan rekan seprofesi yang hadir memberikan penghormatan terakhir.

Keberangkatan dari GPIB Effatha

Prosesi pemakaman diawali dengan ibadah pelepasan yang digelar di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Effatha. Ratusan pelayat memadati gereja untuk mengikuti kebaktian penuh haru. Para kerabat dan sahabat, termasuk sejumlah seniman dan komedian, terlihat hadir mengenakan pakaian serba hitam sebagai tanda duka. Usai kebaktian, peti jenazah almarhum yang dibalut kain putih diusung ke mobil jenazah oleh para pallbearer. Iring-iringan kendaraan keluarga dan pelayat kemudian bergerak perlahan menuju TPU Tanah Kusir yang berjarak beberapa kilometer dari gereja. Sepanjang perjalanan, lantunan doa dan nyanyian rohani terus dikumandangkan oleh pihak keluarga.

Momen Pilu di Liang Lahat

Tiba di area pemakaman sekitar pukul 12.30 WIB, peti jenazah kembali diusung menuju liang lahat yang telah disiapkan. Suasana semakin syahdu saat sang istri, Mae, terlihat tak kuasa menahan air mata ketika peti jenazah perlahan diturunkan. Tangisannya pecah seketika, membuat para pelayat ikut terharu. Beberapa anggota keluarga lainnya juga terlihat berurai air mata, saling berpegangan tangan untuk saling menguatkan. Meski demikian, prosesi penurunan peti berjalan lancar berkat bantuan para petugas pemakaman dan kerabat yang tetap tenang.

Setelah peti jenazah ditempatkan di dasar liang lahat, pendeta yang memimpin upacara pemakaman memanjatkan doa pengharapan dan ucapan syukur atas kehidupan almarhum. Lantunan doa terdengar jelas di tengah isak tangis yang masih sesekali pecah. "Kita percayakan almarhum dalam damai sejahtera Tuhan," ucap pendeta, mengutip ayat Alkitab, yang menambah kekhidmatan suasana.

Doa dan Penghormatan Terakhir

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penutupan liang lahat menggunakan papan kayu oleh petugas. Satu per satu pelayat dari kalangan keluarga dan kerabat maju untuk menaburkan bunga di atas peti sebagai simbol penghormatan terakhir. Isak tangis kembali terdengar, terutama dari pihak istri dan anak-anak almarhum yang berdiri di samping liang lahat. Beberapa rekan komedian terpantau ikut meneteskan air mata, mengingat kenangan bersama Temon yang dikenal sebagai sosok humoris dan bersahaja.

Rangkaian upacara pemakaman ditutup dengan doa bersama yang dipimpin pendeta. Seluruh pelayat diajak mengheningkan cipta sejenak untuk mendoakan ketenangan jiwa almarhum. Meski cuaca siang itu cukup terik, para pelayat tetap setia berdiri mengikuti seluruh rangkaian prosesi hingga selesai. Setelah itu, para pelayat bergantian menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga yang masih berada di area pemakaman.

Sekilas Karier Temon Templar

Simson Rarameha Ngadang, atau yang akrab disapa Temon, merupakan komedian senior yang namanya melekat erat dengan kelompok lawak Templar. Ia telah berkecimpung di dunia hiburan tanah air selama puluhan tahun, menghibur masyarakat melalui berbagai program televisi dan panggung lawak. Gaya komedinya yang khas dan tutur katanya yang sederhana menjadikannya salah satu ikon komedi era 1990-an. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Indonesia, khususnya komunitas pelawak tanah air.

Sejumlah rekan artis yang hadir, seperti yang terlihat di lokasi, menyampaikan kesan mendalam tentang almarhum. Meski tidak ada pernyataan resmi yang dirilis media, isak tangis dan wajah-wajah berduka para pelayat menjadi saksi betapa besar cinta dan penghormatan terhadap sosok Temon Templar. Hingga berita ini ditulis, keluarga masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya almarhum. Yang jelas, prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh rasa hormat dan khidmat, menjadi penghormatan terakhir bagi sang legenda komedi.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User