JAKARTA UTARA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo secara resmi meluncurkan fasilitas Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata BUMN maritim tersebut dalam mengakselerasi transformasi pelabuhan ramah lingkungan atau Green Port di seluruh wilayah operasional Indonesia.
Peluncuran layanan kelistrikan darat ini menjadi tonggak sejarah baru dalam modernisasi operasional Pelabuhan Tanjung Priok. Melalui fasilitas OPS, kapal-kapal yang sedang bersandar tidak perlu lagi menyalakan mesin utama maupun generator diesel berbahan bakar fosil untuk memenuhi kebutuhan listrik internal mereka. Sebagai gantinya, arus listrik akan disuplai langsung dari jaringan kelistrikan darat yang disediakan oleh Pelindo.
Mengurangi Emisi Karbon dan Meningkatkan Efisiensi Energi
Penggunaan teknologi OPS diproyeksikan mampu menekan angka emisi gas rumah kaca (GRK) serta polusi udara secara signifikan di kawasan pelabuhan. Selama ini, kapal yang melakukan kegiatan bongkar muat dalam durasi cukup lama terus membakar bahan bakar minyak (BBM) jenis solar demi menjaga sistem pendingin, pencahayaan, dan instrumen navigasi tetap berfungsi.
"Penerapan teknologi Onshore Power Supply ini merupakan komitmen jangka panjang Pelindo dalam mendukung target Net Zero Emission. Kami tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional dan kelancaran arus logistik nasional, tetapi juga memastikan aspek kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama," ujar manajemen Pelindo dalam keterangan resminya.
Selain memberikan dampak positif bagi kualitas udara di wilayah Jakarta Utara, keberadaan penyedia daya listrik darat ini juga memberikan efisiensi ekonomis yang nyata bagi para pemilik kapal maupun agen pelayaran. Penggunaan energi listrik berbasis jaringan darat terbukti jauh lebih hemat biaya ketimbang memelihara dan mengoperasikan generator kapal berbahan bakar fosil saat berlabuh.
Menuju Standar Pelabuhan Berkelanjutan Berkelas Dunia
Sebagai pintu gerbang utama jaringan perdagangan internasional di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok terus meningkatkan standar pelayanannya agar sejajar dengan pelabuhan-pelabuhan modern di tingkat global. Konsep pelabuhan hijau yang diusung Pelindo tidak sekadar jargon, melainkan mencakup serangkaian inovasi berkelanjutan.
Beberapa keunggulan utama dari penerapan fasilitas kelistrikan darat ini meliputi:
- Peningkatan Kualitas Udara: Mengurangi secara signifikan emisi karbon monoksida, sulfur oksida, dan partikel debu dari asap buang mesin kapal.
- Efisiensi Biaya Operasional: Menghemat anggaran konsumsi BBM kapal selama proses tambat dan bongkar muat barang.
- Penurunan Polusi Suara: Menciptakan lingkungan kerja di area pelabuhan yang lebih tenang tanpa gangguan kebisingan dari mesin generator kapal.
- Penerapan Prinsip ESG: Memenuhi standar internasional *Environmental, Social, and Governance* pada sektor industri maritim.
Integrasi layanan OPS di Terminal PNP Dermaga 004 ini diharapkan dapat segera direplikasi ke berbagai dermaga strategis lainnya di seluruh nusantara. Dengan adanya kolaborasi yang erat antara pengelola pelabuhan, penyedia energi, dan pemangku kepentingan industri pelayaran, proses transisi energi bersih di sektor logistik laut Indonesia dapat terwujud jauh lebih cepat.
Ke depan, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus menambah kapasitas daya kelistrikan darat serta memperluas jangkauan teknologi ramah lingkungan ini. Langkah berani ini menjadi pembuktian bahwa akselerasi pertumbuhan ekonomi maritim nasional dapat berjalan selaras dengan perlindungan ekosistem pesisir.
Comments (0)