PDIP Kritik Safari Jokowi, PSI Siap Duel di 2029

Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membalas kritik PDIP yang menilai safari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke berbagai daerah sebagai manuver politik untuk memenangkan anak-anaknya. PSI

Jul 08, 2026 - 05:26
0 0
PDIP Kritik Safari Jokowi, PSI Siap Duel di 2029

Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membalas kritik PDIP yang menilai safari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke berbagai daerah sebagai manuver politik untuk memenangkan anak-anaknya. PSI justru menyebut kritik tersebut lahir dari kekecewaan mendalam PDIP setelah ditinggalkan Jokowi.

Ketua DPP PSI Bestari Barus dengan pedas menanggapi pernyataan para politikus PDIP yang terus mengomentari setiap langkah mantan presiden tersebut. Ia menggambarkan sikap PDIP saat ini sebagai sebuah paradoks: mengaku tidak peduli tetapi sibuk membahas.

"Apa pun yang dilakukan oleh Pak Jokowi itu memang sampai kapan pun akan menjadi perhatian dari kelompok mereka ini, kelompok kecewa ini, yang mengatakan sudah tidak peduli, tetapi peduli. Ini sein kanan, masuk got, gitu loh. Sudah tidak peduli, tapi membahas. Jadi apalagi dari partai yang lagi gundah gulana ditinggal ini, ya kalau kita tanggapi nanti justru mereka menjadi tidak produktif lagi,"

kata Bestari saat dihubungi Apaberita.com, Minggu (28/6/2026).

Dalam percakapan itu, Bestari juga mengkritik cara PDIP mengelola para politisinya. Ia dengan tegas mengingatkan bahwa kemenangan demi kemenangan yang pernah diraih Jokowi—baik sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, maupun dua periode sebagai presiden—bukanlah hasil dari mesin politik partai berlambang banteng itu, melainkan kehendak rakyat yang memilih langsung.

Serangan tajam PSI itu sekaligus menegaskan bahwa partai yang kini dinakhodai Kaesang Pangarep itu tak gentar berhadapan dengan PDIP. Sejumlah sumber di internal PSI bahkan menyebutkan partai tersebut sangat percaya diri dan siap berduel secara elektoral dengan PDIP pada Pemilu 2029 nanti, baik di level pemilihan legislatif maupun dalam kontestasi pilpres yang lebih luas.

Hubungan antara Jokowi dan PDIP yang kian renggang pasca-Pilpres 2024 memang telah membelah koalisi lama keduanya. Safari yang dilakukan Jokowi ke berbagai penjuru Nusantara dipandang sebagai konsolidasi dukungan bagi keluarga dan jaringan politiknya—sebuah langkah yang dianggap ancaman bagi PDIP yang tengah membangun kembali kekuatan pascajatuhnya kekuasaan.

Bestari melanjutkan bahwa respons berlebihan dari PDIP justru menunjukkan kegelisahan. "Mereka bilang sudah tidak peduli dengan Jokowi, tapi setiap gerak-geriknya dibahas. Itu artinya mereka masih peduli, atau justru khawatir akan gelombang baru yang dibawa Pak Jokowi di 2029," imbuhnya.

Dengan semakin memanasnya suhu politik, duel antara PSI—yang merepresentasikan loyalis Jokowi dan pemilih muda—melawan PDIP yang merupakan partai mapan dengan basis massa tradisional akan menjadi salah satu pertarungan paling dinamis dalam peta politik nasional menuju 2029.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User