Paris — Shandy Aulia Bergaya Princess di Dior Haute Couture Show

Aktris dan model Indonesia, Shandy Aulia, mencuri perhatian di panggung mode global saat menghadiri peragaan busana Dior Haute Couture Spring/Summer 2026 d

Jul 08, 2026 - 15:42
0 0
Paris — Shandy Aulia Bergaya Princess di Dior Haute Couture Show

Aktris dan model Indonesia, Shandy Aulia, mencuri perhatian di panggung mode global saat menghadiri peragaan busana Dior Haute Couture Spring/Summer 2026 di Musée Rodin, Paris, pada Senin petang (26/1/2026). Ia tampil dalam balutan gaun malam vintage berpotongan ala putri kerajaan yang langsung memicu sorotan media internasional dan penggemar mode Tanah Air.

Bersama jajaran selebritas papan atas seperti Charlize Theron, Jisoo BLACKPINK, dan Anya Taylor‑Joy, Shandy duduk di barisan depan menyaksikan koleksi terbaru Maria Grazia Chiuri yang mengusung tema “poetry of the garden”. Kehadirannya menjadi simbol semakin kuatnya representasi Indonesia di kancah fesyen mewah global. Dalam unggahan Instagram‑nya, Shandy menulis, “Feeling grateful to witness the art of couture.” Foto tersebut mengumpulkan lebih dari 430.000 likes dalam waktu kurang dari 18 jam.

Busana dan Estetika Princess

Penampilan Shandy dirancang untuk menghidupkan kembali siluet klasik era keemasan Dior. Setelah ditelusuri, gaun yang dikenakan merupakan potongan arsip dari koleksi Dior by John Galliano untuk Spring 1998, yakni gaun bustier berbahan sutra peau de soie warna ivory dengan taburan payet mutiara dan aplikasi sulaman 3D berbentuk tangkai mawar. Rok mengembang dengan struktur crinoline menciptakan volume yang mengingatkan pada siluet era Victoria. Detail busana dirangkum dalam tabel berikut:

AspekDeskripsi
GaunDior by John Galliano SS 1998, sutra ivory, payet mutiara, sulaman mawar 3D
AksesoriOpera gloves satin, tiara perak bertahta kristal Swarovski, anting giwang drop pearl
SepatuPumps satin pointed‑toe warna senada, hak 8 cm
Tata RiasSoft glam – winged liner tipis, lips rosebud matte, riasan pangling oleh make‑up artist Paris
RambutLow chignon dengan aksen pita beludru hitam

Kritikus mode dari majalah Harper’s Bazaar Indonesia, Rani Anggraini, menilai penampilan Shandy sebagai “langka dan berani”. “Memilih gaun arsip di tengah dominasi desain kontemporer adalah pernyataan fashion yang cerdas. Shandy tidak hanya datang sebagai penonton, tapi ikut merawat narasi sejarah mode,” tulisnya dalam kolom tinjauan daring.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Unggahan Shandy dari lokasi acara langsung banjir komentar. Netizen memuji transformasinya menjadi “Putri Eropa modern”. Tanda pagar #ShandyAtDior sempat menempati daftar trending top 5 di Twitter Indonesia selama 6 jam. Akun fashion aggregator @CoutureSpotLight menyebut Shandy sebagai salah satu dari “10 tamu dengan gaya paling memesona” malam itu bersama Jisoo dan Kelly Rutherford.

Di sisi lain, pengamat pemasaran mode, Aditya Pramudya, menyoroti dampak komersial dari kemunculan ini. “Dior secara konsisten menggandeng figur Asia Tenggara karena pasar Indonesia sedang tumbuh di segmen barang mewah personal. Kehadiran Shandy merawat aspirasi itu, sekaligus memperkuat positioning Dior yang elegan dan timeless,” jelasnya.

Data kuartal IV‑2025 dari perusahaan riset ritel Euromonitor menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen Indonesia untuk barang mewah personal naik 14,8% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Dior sendiri membukukan kenaikan penjualan di Asia Tenggara sebesar 9,2%, dengan lini busana siap pakai dan aksesoris menjadi kontributor utama. Kolaborasi organik bersama figur seperti Shandy Aulia dinilai akan terus memperkuat penetrasi merek di kawasan.

Potensi Dampak pada Industri Mode Lokal

Kemunculan Shandy di panggung sekaliber Dior Haute Couture juga mengundang diskusi tentang aspek ‘balik modal’ bagi industri mode Indonesia. Desainer busana premium, Ivan Gunawan, menyampaikan harapan bahwa eksposur global ini bisa membuka jalan bagi perajin lokal untuk terlibat dalam rantai pasok rumah mode internasional. “Tinggal selangkah lagi jika desainer kita bisa dipercaya untuk menyulam atau mengerjakan detail artisan. Sudah ada kompetensi, tinggal akses pasar,” tuturnya.

Sementara itu, Shandy sendiri belum mengungkapkan rencana kolaborasi formal dengan Dior. Namun, korespondensi surel yang diterima tim Apaberita dari agensi Shandy mengonfirmasi bahwa kehadiran sang aktris adalah undangan resmi dari rumah mode tersebut, bukan sekadar pembelian tiket tamu.

Dengan satu gaun arsip dan kepercayaan diri yang tenang, Shandy Aulia berhasil membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar yang menggiurkan, melainkan juga pemilik selera yang mampu berdiri sejajar di pusat mode dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User