Operasi Penertiban Parkir Liar di Senopati, Puluhan Kendaraan Diangkut
Jakarta - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Sudinhub Jaksel) melakukan penertiban parkir liar di kawasan elite Jalan Gunawarman hingga Jalan Senopati, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/6/2026) si
Jakarta - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Sudinhub Jaksel) melakukan penertiban parkir liar di kawasan elite Jalan Gunawarman hingga Jalan Senopati, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/6/2026) siang. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan delapan sepeda motor dan satu unit mobil yang kedapatan parkir sembarangan di trotoar dan bahu jalan.
Namun, pantauan Apaberita.com pada pukul 18.30 WIB di lokasi yang sama menunjukkan bahwa praktik parkir liar masih terus berlangsung. Sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua masih terlihat terparkir seenaknya di atas trotoar dan tepi jalan, terutama di sepanjang Jalan Senopati. Kondisi ini menunjukkan bahwa operasi siang hari oleh petugas belum sepenuhnya memberikan efek jera bagi para pelanggar.
Kami sudah melakukan penertiban sejak siang, mengangkut delapan motor dan satu mobil yang parkir di atas trotoar. Tapi kenyataannya malam hari masih banyak yang bandel. Ini akan terus kami pantau dan kami tindak tegas, ujar salah satu petugas Sudinhub Jaksel di lokasi.
Parkir liar di kawasan Senopati-Gunawarman memang telah menjadi persoalan kronis. Kawasan ini dikenal sebagai pusat kuliner dan hiburan malam yang ramai dikunjungi warga ibu kota. Minimnya lahan parkir resmi membuat banyak pengunjung memilih memarkirkan kendaraannya di sembarang tempat, mengabaikan rambu larangan parkir dan mengorbankan hak pejalan kaki di trotoar.
Kepala Sudinhub Jakarta Selatan sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas operasi dan tidak segan-segan memberikan sanksi tegas, termasuk pengangkutan kendaraan ke pool penyimpanan resmi. Pemilik kendaraan yang terjaring operasi diharuskan membayar denda retribusi sebelum dapat mengambil kembali kendaraannya.
Masyarakat berharap agar penertiban tidak hanya bersifat sementara, melainkan dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan ketat di jam-jam rawan, terutama saat jam makan malam hingga dini hari ketika aktivitas di kawasan Senopati mencapai puncaknya.
Comments (0)