Niatnya Hidup Sehat, Irvan Bisa Cuan Ratusan Juta dari Keripik

Impian sederhana untuk hidup lebih sehat justru membawa Irvan Tan meraih cuan hingga ratusan juta rupiah dari bisnis keripik sayur. Perjalanan Irvan dimulai sekitar sebelas tahun silam, saat dirinya

Jul 08, 2026 - 00:15
0 0
Niatnya Hidup Sehat, Irvan Bisa Cuan Ratusan Juta dari Keripik

Impian sederhana untuk hidup lebih sehat justru membawa Irvan Tan meraih cuan hingga ratusan juta rupiah dari bisnis keripik sayur. Perjalanan Irvan dimulai sekitar sebelas tahun silam, saat dirinya masih bekerja sebagai pegawai bank. Lulusan University of California, Los Angeles (UCLA) itu merasa perlu mengubah pola makannya, terutama agar lebih banyak mengonsumsi sayur dengan cara yang lebih nikmat. Niat mulia itu akhirnya menggiringnya untuk meninggalkan karier mapan di dunia perbankan dan merintis usaha camilan berbasis sayur yang unik.

Irvan menuturkan, semasa menjadi pekerja kantoran ia kerap kesulitan menemukan sajian sayur yang praktis dan tetap bercita rasa tinggi. Alih-alih mengeluh, ia memilih mencari tahu sendiri teknologi pengolahan pangan yang bisa menyulap sayur menjadi camilan renyah tanpa kehilangan kandungan gizinya. Ia lantas bereksperimen dengan berbagai jenis sayuran lokal seperti bayam, kangkung, wortel, brokoli, dan daun singkong. Proses penelitian yang dilakukan secara otodidak itu menghasilkan formula keripik sayur dengan tekstur ringan, rendah minyak, serta rasa gurih yang disukai banyak kalangan.

Dari Bankir ke Pengusaha Keripik Sayur

Keputusan besar Irvan untuk resign dari bank tak datang begitu saja. Setelah berulang kali uji coba dan menerima respons positif dari rekan-rekannya yang mencicipi, ia yakin produk keripik sayur buatannya memiliki potensi pasar. Dengan modal terbatas, Irvan memulai produksi dari dapur rumah. Perlahan, pesanan meningkat dan jaringan pemasaran meluas hingga ke supermarket, pusat oleh-oleh, serta platform e-commerce. Kini, perusahaan yang ia dirikan mampu memproduksi ribuan bungkus keripik setiap bulan dan merambah pasar ekspor.

"Awalnya kita mulai dari pengin hidup sehat secara pribadi. Dulu saya pekerja kantoran, jadi secara pribadi mau hidup sehat, jadi mulai nih research teknologi yang ada bagaimana bisa bikin makan sayur lebih enak, lebih praktis," ujar Irvan saat ditemui Apaberita.com di kawasan PIK, Rabu (17/6/2026).

Transformasi Irvan dari pekerja kantoran menjadi pengusaha sukses cukup mengejutkan. Ia mengaku tidak memiliki latar belakang bisnis makanan maupun pertanian. Bekal pengetahuannya hanya rasa ingin tahu yang besar dan kemauan belajar melalui berbagai sumber. Kuncinya, ia tak pernah menyerah saat awal merintis menghadapi kegagalan tekstur dan rasa. Setelah menemukan formula pas, ia fokus membangun merek yang menonjolkan keunggulan keripik sayur tanpa pengawet, tanpa penguat rasa buatan, dan tetap renyah tahan lama.

Kini, omzet dari bisnis keripik sayur Irvan konsisten menembus angka ratusan juta rupiah per bulan. Ia juga memberdayakan puluhan petani lokal sebagai pemasok bahan baku, sekaligus membuka lapangan kerja bagi ibu rumah tangga di sekitar lokasi produksinya. Bagi Irvan, pencapaian ini melebihi ekspektasi awal. Niat tulus untuk hidup sehat justru tumbuh menjadi usaha yang memberi dampak ekonomi dan sosial yang luas. Kisahnya menjadi bukti bahwa ide sederhana yang dijalani dengan ketekunan bisa menjelma menjadi ladang cuan yang menjanjikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User