Oct 08, 2026
Politik

Nasdem Bimbang Pilih Edy Rahmayadi atau Bobby Nasution

JAKARTA — Partai Nasdem sedang menimbang dua nama untuk diusung sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Gubernur Sumatra Utara, yaitu pejabat gubernur Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution...

Nasdem Bimbang Pilih Edy Rahmayadi atau Bobby Nasution

JAKARTA — Partai Nasdem sedang menimbang dua nama untuk diusung sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Gubernur Sumatra Utara, yaitu pejabat gubernur Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Kepastian tersebut menjawab pertanyaan publik mengenai arah dukungan partai berlambang matahari itu di Pilgub Sumut, di mana DPP Nasdem menempatkan kedua figur pada posisi setara dalam penjaringan awal sebelum keputusan akhir diambil melalui mekanisme resmi partai.

Dua Nama di Meja Penimbangan DPP

Edy Rahmayadi merupakan pejabat gubernur yang masih memiliki sisa masa jabatan dan dinilai memiliki basis dukungan di wilayah pantai timur serta sebagian dataran tinggi Sumatra Utara. Sementara itu, Bobby Nasution menjabat Wali Kota Medan dengan basis dukungan di kota terbesar sekaligus barometer politik provinsi tersebut. Kehadiran dua nama dengan karakteristik dukungan berbeda membuat DPP Nasdem harus menahan keputusan sampai hasil penjaringan tingkat daerah diterima di Jakarta.

Pengurus DPP Nasdem menyatakan bahwa penentuan pasangan calon tidak akan diambil secara terburu-buru. Menurut keterangan yang disampaikan partai, seluruh tahapan penjaringan dan penelitian elektabilitas harus diselesaikan lebih dahulu, kemudian hasilnya ditindaklanjuti dalam rapat pimpinan partai. Keputusan akhir, tegas partai, baru ditetapkan setelah seluruh bahan kajian terkumpul dan disampaikan kepada Ketua Umum Surya Paloh untuk mendapat persetujuan.

Mekanisme tersebut sesuai dengan anggaran dasar partai yang menegaskan bahwa pencalonan kepala daerah merupakan kewenangan DPP. Fraksi Nasdem di DPRD Sumatra Utara juga dilibatkan dalam memberikan masukan mengenai kondisi politik di daerah, termasuk pola dukungan partai politik lain yang berpotensi menjadi mitra koalisi. Keterlibatan fraksi dianggap penting karena anggota legislatif dari partai tersebut berada di garda terdepan dalam berinteraksi dengan konstituen.

Pertimbangan Koalisi dan Kalkulasi Kursi

Dalam setiap kontestasi pemilihan gubernur, jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menjadi faktor penentu karena menentukan ambang batas pencalonan. Berdasarkan ketentuan penyelenggaraan pemilu, pasangan calon harus memenuhi syarat minimal perolehan kursi atau dukungan suara sah, sehingga Nasdem tidak dapat mengusung calon secara tunggal dan wajib membentuk koalisi dengan partai lain. Karena itu, penentuan nama bakal calon berkaitan erat dengan hasil komunikasi politik dengan partai potensial mitra.

Komunikasi dengan partai lain, menurut keterangan partai, telah berjalan sejak tahap awal. Rapat Koordinasi wilayah direncanakan menjadi forum untuk menyampaikan perkembangan penjaringan kepada seluruh pengurus daerah. Dalam forum tersebut juga akan dibahas strategi pemenangan, pemetaan suara per kabupaten dan kota, serta kesiapan struktur pemenangan sampai tingkat kecamatan.

Para pengamat politik di Medan mengamati bahwa kedua nama yang masuk dalam daftar pertimbangan Nasdem memiliki keunggulan berbeda. Edy Rahmayadi dikenal luas sebagai incumbent dengan pengalaman memimpin provinsi, sedangkan Bobby Nasution membangun citra melalui kerja pemerintahan di tingkat kota. Pilihan antara keduanya akan menentukan strategi kampanye, termasuk penentuan wilayah prioritas pemenangan.

Langkah Selanjutnya dan Tata Waktu Pemilu

Partai menyatakan seluruh proses berjalan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang mengatur tahapan pemilihan kepala daerah serentak. Setelah seluruh tahapan administrasi di Komisi Pemilihan Umum dibuka, syarat pencalonan akan disahkan dan daftar calon tetap ditetapkan sesuai jadwal resmi. Partai menegaskan bahwa koalisi yang dibentuk harus menghasilkan pasangan calon yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatra Utara.

Sampai keputusan diumumkan secara resmi, DPP Nasdem meminta seluruh kader dan pengurus daerah menahan diri dari pernyataan yang dapat mengganggu proses penjaringan. Keputusan resmi, tegas partai, hanya diumumkan melalui kanal resmi setelah ditandatangani pimpinan partai. Dengan dua nama besar di meja pertimbangan, Nasdem berada pada posisi menentukan arah politiknya menuju kontestasi di Sumatra Utara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User