NasDem Belum Putuskan Dukungan untuk Edy atau Bobby di Pilkada Sumut

JAKARTA — Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, menegaskan bahwa partainya belum memastikan sikap dukungan kepada mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ...

Aug 24, 2026 - 06:07
0 0
NasDem Belum Putuskan Dukungan untuk Edy atau Bobby di Pilkada Sumut

JAKARTA — Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, menegaskan bahwa partainya belum memastikan sikap dukungan kepada mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi atau Wali Kota Medan Bobby Nasution pada Pilkada Sumatera Utara yang digelar serentak 27 November 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Prananda dalam keterangannya di Jakarta. Ia menyatakan bahwa penentuan sikap partai terhadap kedua bakal calon gubernur itu masih dibahas secara internal dan belum mencapai keputusan final. Menurut dia, seluruh pertimbangan politik akan dikaji melalui mekanisme partai sebelum pengumuman resmi dilakukan kepada publik.

Partai NasDem, lanjut Prananda, tengah menempuh tahapan penjaringan bakal calon secara menyeluruh. Bappilu melakukan pemetaan elektabilitas, popularitas, dan kapasitas para kandidat sebagai bahan rekomendasi bagi pimpinan partai. Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena memiliki jumlah pemilih yang signifikan dalam kontestasi nasional.

"Kami belum menetapkan dukungan final, apakah kepada Pak Edy Rahmayadi atau Pak Bobby Nasution. Proses ini tidak bisa dipaksakan dan membutuhkan kajian yang matang," ujar Prananda.

Penjaringan dan Survei Internal Masih Berjalan

Prananda menjelaskan bahwa penjaringan bakal calon dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari komunikasi politik, survei elektabilitas, hingga pembahasan dalam Rapat Koordinasi di tingkat wilayah. Seluruh temuan lapangan akan dilaporkan kepada Dewan Pimpinan Pusat sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Dia menambahkan bahwa NasDem tidak ingin tergesa-gesa menentukan pilihan mengingat konsekuensi politik dari keputusan tersebut cukup besar. Partai berkewajiban menghadirkan pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumatera Utara. Karena itu, proses verifikasi terhadap setiap bakal calon dilakukan secara ketat dan terukur, termasuk melalui pendekatan langsung kepada tokoh-tokoh yang bersangkutan.

Rekam Jejak Dua Bakal Calon Gubernur

Edy Rahmayadi merupakan tokoh berlatar belakang militer yang pernah memimpin Provinsi Sumatera Utara selama satu periode masa jabatan. Pengalamannya dalam birokrasi pemerintahan daerah dinilai menjadi modal dalam membaca persoalan masyarakat di tingkat tapak. Sementara itu, Bobby Nasution yang kini menjabat Wali Kota Medan dikenal sebagai kepala daerah muda dengan basis dukungan yang tumbuh pesat di wilayah perkotaan.

Kedua tokoh memiliki pendukung masing-masing di kalangan masyarakat Sumatera Utara. Menurut Prananda, dinamika dukungan di akar rumput akan turut menjadi pertimbangan partai. Ia menegaskan bahwa NasDem menghormati seluruh aspirasi yang berkembang dan akan menindaklanjutinya melalui jalur resmi partai tanpa diskriminasi terhadap salah satu kandidat.

Keputusan Final Menunggu Pleno Partai

Prananda mengungkapkan bahwa keputusan final terkait dukungan calon gubernur Sumatera Utara akan ditetapkan melalui mekanisme partai, termasuk pembahasan dalam pleno dan rapat pimpinan tingkat pusat. Bappilu berperan menyiapkan seluruh dokumen dan hasil kajian untuk kemudian diserahkan kepada pimpinan partai sebagai bahan pengambilan keputusan.

Selain itu, NasDem juga membuka ruang komunikasi dengan partai politik lain untuk menjajaki kemungkinan koalisi. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, pengusungan pasangan calon gubernur memerlukan dukungan partai politik yang memenuhi ambang batas pencalonan. Karena itu, kesepakatan antarpartai menjadi salah satu variabel yang menentukan arah dukungan NasDem di Sumatera Utara.

"Sikap resmi partai akan disampaikan setelah seluruh tahapan internal selesai. Kami ingin keputusan ini diambil dengan kepala dingin dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara," tegas Prananda.

Publik Menunggu Sikap Resmi NasDem

Tahapan Pilkada serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024 telah memasuki fase penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum. Hingga saat ini, sejumlah partai politik telah menyatakan arah dukungannya, sementara NasDem belum mengumumkan sikap resminya untuk kontestasi di Sumatera Utara.

Dinamika politik di Sumatera Utara diperkirakan akan semakin memanas seiring mendekatnya masa pendaftaran pasangan calon. Keputusan NasDem, sebagai partai yang memiliki keterwakilan di DPRD Sumatera Utara, akan ikut menentukan peta koalisi dan konstelasi persaingan menuju pemilihan gubernur.

Prananda mengingatkan seluruh kader dan simpatisan NasDem di Sumatera Utara untuk menjaga ketertiban serta menahan diri dari pernyataan yang dapat menimbulkan kegaduhan politik. Ia berharap proses politik berjalan damai dan seluruh pihak menghormati keputusan yang nantinya disahkan oleh partai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User