NasDem Belum Pastikan Dukungan untuk Edy atau Bobby di Sumut

JAKARTA — Partai NasDem hingga kini belum menetapkan sikap dukungan terhadap bakal calon gubernur pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara, di tengah dua nama yang menguat di bursa pencalonan, yaitu m...

NasDem Belum Pastikan Dukungan untuk Edy atau Bobby di Sumut

JAKARTA — Partai NasDem hingga kini belum menetapkan sikap dukungan terhadap bakal calon gubernur pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara, di tengah dua nama yang menguat di bursa pencalonan, yaitu mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Prananda Surya Paloh saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Prananda menyatakan bahwa keputusan mengenai arah dukungan partai masih berada dalam tahap pembahasan internal dan belum memasuki tahap penetapan. Menurut dia, proses pengambilan keputusan di lingkungan NasDem tidak dilakukan secara tergesa-gesa karena menyangkut kepentingan strategis partai dalam kontestasi politik di tingkat provinsi.

Sikap Partai Masih dalam Kajian Internal

Dalam keterangannya, Prananda menegaskan bahwa NasDem masih melakukan kajian menyeluruh terhadap berbagai aspek, termasuk elektabilitas, rekam jejak, serta peta koalisi di Sumatera Utara. Ia menuturkan bahwa dinamika politik di daerah menjadi pertimbangan utama sebelum partai mengambil keputusan final.

"Sampai saat ini kami belum memastikan dukungan kepada salah satu dari kedua nama tersebut. Segala sesuatunya masih berproses dan akan kami sampaikan setelah keputusan ditetapkan melalui mekanisme partai," ujar Prananda dalam keterangan tertulisnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi perkembangan politik di Sumatera Utara yang belakangan diwarnai manuver sejumlah partai politik dalam menjalin komunikasi dengan kedua bakal calon. Prananda menambahkan bahwa NasDem senantiasa membuka ruang komunikasi politik dengan seluruh figur yang berniat berkontestasi, namun komunikasi tersebut belum berujung pada kesepakatan resmi.

Dua Figur dengan Basis Kekuatan Berbeda

Edy Rahmayadi merupakan mantan Gubernur Sumatera Utara yang pernah memimpin provinsi tersebut selama satu periode penuh. Pengalaman birokrasi dan militernya dinilai sejumlah kalangan sebagai modal penting dalam menghadapi kontestasi. Sementara itu, Bobby Nasution yang saat ini menjabat Wali Kota Medan datang dengan rekam jejak kepemimpinan di ibu kota provinsi serta kedekatan dengan struktur politik nasional.

Kedua figur tersebut sama-sama memiliki basis dukungan yang tidak dapat diremehkan. Edy Rahmayadi dipandang memiliki kedekatan historis dengan segmen masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, sedangkan Bobby Nasution dianggap membawa pengalaman tata kelola pemerintahan perkotaan yang menjadi salah satu sorotan publik. Dalam konteks itu, pilihan NasDem nantinya akan menentukan peta kekuatan koalisi di provinsi yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 15 juta jiwa tersebut.

Keputusan Final Ditetapkan melalui Pleno

Menurut Prananda, keputusan dukungan partai pada Pilkada Sumatera Utara tidak ditentukan secara sepihak oleh pengurus daerah. Seluruh tahapan akan melalui Rapat Koordinasi antara Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Pusat, kemudian dibawa ke forum Pleno yang membahas hasil kajian, survei internal, serta masukan dari Fraksi NasDem di lembaga legislatif.

"Setiap keputusan partai dalam Pilkada selalu melalui tahapan yang panjang. Kami menindaklanjuti seluruh aspirasi dari daerah, termasuk hasil komunikasi politik yang telah berjalan, sebelum akhirnya keputusan disahkan oleh pimpinan tertinggi partai," jelasnya.

Prananda juga mengingatkan bahwa mekanisme tersebut berjalan berdasarkan ketentuan organisasi partai dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa NasDem tidak akan melampaui prosedur internal hanya karena tekanan dinamika politik yang berkembang di lapangan.

Publik Menunggu Arah Koalisi

Ketiadaan keputusan final dari NasDem membuat peta dukungan partai politik terhadap kedua bakal calon di Sumatera Utara masih belum lengkap. Sejumlah partai lain dikabarkan telah menjalin komunikasi intensif dengan Edy Rahmayadi maupun Bobby Nasution, namun belum seluruhnya mengumumkan sikap resmi secara terbuka.

Pengamat menilai bahwa penetapan dukungan NasDem akan menjadi salah satu penentu arah koalisi di Sumatera Utara, mengingat partai tersebut memiliki perolehan kursi yang signifikan di DPRD provinsi. Namun demikian, Prananda enggan berkomentar lebih jauh mengenai kemungkinan bergabungnya NasDem dalam koalisi tertentu.

Ia hanya menegaskan bahwa seluruh keputusan akan diumumkan pada waktu yang tepat dan melalui jalur resmi partai. Hingga berita ini diturunkan, NasDem belum menetapkan nama calon gubernur maupun calon wakil gubernur yang akan diusung pada Pilkada Sumatera Utara. Publik dan para pendukung kedua figur pun masih menanti kepastian sikap partai berlambang angka satu itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User