Motorola Rajai Pasar Ponsel Lipat, Samsung dan Apple Tergeser
Jakarta - Motorola, merek ponsel yang sempat “mati suri” selama bertahun-tahun, kini mengejutkan industri teknologi global dengan kebangkitan spektakuler d
Jakarta - Motorola, merek ponsel yang sempat “mati suri” selama bertahun-tahun, kini mengejutkan industri teknologi global dengan kebangkitan spektakuler di segmen ponsel lipat. Data terbaru dari firma riset International Data Group (IDC) pada kuartal kedua 2026 menunjukkan Motorola menguasai 50 persen pangsa pasar ponsel lipat di Amerika Serikat dan 55 persen di Amerika Latin, mengungguli para raksasa seperti Samsung dan Apple yang belum sekalipun merilis perangkat lipat.
Perjalanan Motorola dari Masa Jaya ke Ambang Kematian
- Awal 2000-an: Motorola menjadi ikon dengan seri Razr V3 yang terjual lebih dari 130 juta unit. Namun kegagalan berinovasi membuatnya tergerus iPhone dan Android.
- 2014: Motorola diakusisi oleh Lenovo dengan harapan kebangkitan, namun pasar tetap dingin.
- 2019: Motorola kembali dengan Razr generasi pertama, ponsel lipat clamshell layar foldable AMOLED. Penjualan awal masih terbatas karena harga mahal dan ketahanan engsel dipertanyakan.
- 2022-2025: Motorola merilis Razr 2023, 2024, dan 2025 dengan peningkatan signifikan. Harga semakin terjangkau, desain lebih kokoh, dan pengalaman Android murni. Mereka membidik segmen menengah yang selama ini luput dari Samsung Galaxy Z Flip yang dibanderol premium.
- Kuartal II 2026: Motorola akhirnya melampaui Samsung. Di AS, dari total 8,9 juta unit ponsel lipat terjual, 4,45 juta adalah Razr; di Amerika Latin, dari 3,2 juta unit, 1,76 juta di antaranya Motorola.
“Ini adalah momen bersejarah. Strategi harga agresif dan branding nostalgia berhasil menjadikan Motorola sebagai pemimpin pasar lipat. Konsumen di Amerika Latin khususnya menginginkan perangkat lipat stylish dengan harga di bawah US$700, dan Razr memberikan itu,” ujar analis senior Counterpoint Research, Hana Kusumawardani, dalam wawancara eksklusif.
Samsung Tergeser, Apple Tetap Absen
Samsung, pelopor ponsel lipat dengan Galaxy Z Fold dan Z Flip, kini harus rela posisinya tergusur. Di pasar AS, pangsa Samsung turun menjadi 35 persen, sementara di Amerika Latin hanya tersisa 25 persen. Para analis menilai Samsung terlalu asyik di segmen premium dan kurang merespons permintaan perangkat lipat terjangkau.
Sementara itu, Apple hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda meluncurkan iPhone lipat. Rumor yang beredar menyebut perangkat “iPhone Fold” baru akan hadir paling cepat 2027. Ketidakhadiran Apple justru membuka jalan bagi Motorola dan pemain lain seperti Huawei serta Oppo untuk berekspansi.
Faktor Kunci Kebangkitan Motorola
- Harga kompetitif: Razr 2026 di AS dijual mulai US$599, jauh di bawah Galaxy Z Flip 6 seharga US$999.
- Desain ikonis dan nostalgia: Bentuk clamshell yang mengingatkan pada Razr V3 era 2000-an membangkitkan memori kolektif generasi milenial dan gen X.
- Kemitraan strategis: Kerja sama dengan operator seluler di Amerika Latin menawarkan bundling menarik, termasuk cicilan tanpa bunga.
- Fokus pada segmen menengah: Motorola tidak mencoba menyaingi Samsung di segmen super premium, melainkan membidik pengguna muda dan first-time foldable buyer.
- Peningkatan kualitas: Generasi terbaru Razr dibekali layar OLED fleksibel tanpa lipatan, engsel tahan 400.000 kali buka-tutup, dan kamera 50 MP.
Prospek dan Persaingan ke Depan
IDC memproyeksikan pengiriman ponsel lipat global akan mencapai 45 juta unit pada 2027, naik dari 20 juta di 2025. Motorola berpeluang mempertahankan momentum jika terus menjaga inovasi dan harga. Namun, Samsung diprediksi akan meluncurkan Galaxy Z Flip FE (Fan Edition) dengan harga lebih murah pada 2027 untuk merebut kembali pasar.
Bagi konsumen Indonesia, kehadiran Motorola Razr dengan harga lebih ramah di kantong diharapkan segera terjadi, mengingat pasar ponsel lipat Tanah Air juga menunjukkan pertumbuhan positif. Sementara itu, Apple masih menjadi misteri. “Jika Apple masuk, persaingan akan semakin seru, tetapi untuk saat ini Motorola-lah rajanya,” tutup Hana.
[SOCIAL_TWEET]: Motorola mendadak bangkit! Ponsel lipat Razr kini kuasai 50% pasar AS dan 55% Amerika Latin, salip Samsung. Apple masih absen. #Motorola #FoldablePhone #TechNews[SOCIAL_TG]: 🚀📱 Motorola comeback! Razr lipatnya berhasil salip Samsung di pasar lipat AS dan Amerika Latin. Baca analisisnya!
Comments (0)