Jakarta — WhatsApp resmi menghadirkan fitur Silence Unknown Callers yang memungkinkan pengguna membisukan panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal tanpa harus memblokirnya. Fitur ini menjadi salah satu jawaban atas maraknya gangguan telepon penipuan dan pemasaran yang belakangan makin mengganggu ketenangan pengguna aplikasi pesan milik Meta tersebut.
Dalam peluncurannya, tim WhatsApp menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Fitur baru ini dirancang agar pengguna bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa terganggu dering telepon dari nomor asing, namun tetap dapat mengetahui siapa yang menelepon melalui riwayat panggilan.
Tahapan Penggunaan Fitur Silence Unknown Callers
WhatsApp menjelaskan bahwa aktivasi fitur ini dapat dilakukan dalam hitungan detik melalui menu pengaturan. Berikut urutan langkah yang perlu dilakukan pengguna:
- Buka aplikasi WhatsApp di perangkat Android maupun iOS.
- Masuk ke menu Pengaturan atau Settings.
- Pilih opsi Privasi atau Privacy.
- Ketuk bagian Panggilan atau Calls.
- aktifkan toggle Silence Unknown Callers.
Setelah fitur aktif, panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di daftar kontak akan langsung dibisukan. Perangkat tetap mencatat panggilan tersebut di menu riwayat, sehingga pengguna masih dapat mengecek nomor mana saja yang mencoba menghubungi.
Pengguna Tetap Bisa Melacak Nomor Asing
Keunggulan utama fitur ini dibandingkan fitur blokir konvensional adalah sifatnya yang tidak permanen. Pengguna tidak perlu menyimpan nomor asing ke kontak hanya untuk menghentikan gangguan, dan tidak perlu membuka daftar blokir setiap kali ingin membiarkan satu nomor tertentu menelepon kembali.
"Kami ingin memberi pengguna kendali penuh atas siapa yang boleh menghubungi mereka, tanpa kehilangan informasi tentang panggilan yang masuk," ujar perwakilan WhatsApp dalam keterangan resminya.
Data internal yang dihimpun sepanjang tahun terakhir menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen panggilan masuk ke nomor pengguna di Indonesia berasal dari nomor tak dikenal, mulai dari penipuan berkedok investasi hingga penawaran kartu kredit. Angka tersebut menjadi salah satu dasar WhatsApp menghadirkan fitur pembisuan ini secara global.
Blokir dan Bisukan: Apa Bedanya?
Banyak pengguna yang masih menganggap kedua fitur tersebut sama. Padahal, ada perbedaan mendasar yang perlu dipahami. Blokir menghapus semua jejak komunikasi dengan nomor tersebut, sementara mem bisukan hanya menonaktifkan suara dering panggilan tanpa menghapus akses komunikasi sama sekali.
- Nomor yang diblokir tidak dapat mengirim pesan maupun menelepon kembali.
- Nomor yang dibisukan tetap tercatat di riwayat panggilan.
- Pengguna dapat mengaktifkan kembali suara dering kapan saja melalui pengaturan.
- Tidak ada notifikasi yang diterima penelepon bahwa panggilannya dibisukan.
Fitur ini otomatis aktif untuk sebagian pengguna di wilayah tertentu setelah pembaruan terbaru, namun sebagian lain perlu mengaktifkannya secara manual. WhatsApp memastikan bahwa seluruh proses berjalan di sisi perangkat pengguna sehingga privasi percakapan tetap terlindungi dengan enkasi end-to-end.
Rekomendasi untuk Pengguna Indonesia
Para ahli keamanan siber menyarankan pengguna Indonesia segera mengaktifkan fitur ini mengingat tingginya kasus penipuan telepon yang menyasar masyarakat. Selain Silence Unknown Callers, pengguna juga disarankan untuk tidak pernah membagikan kode verifikasi kepada penelepon yang tidak dikenal, serta selalu memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru agar seluruh lapisan keamanan terpasang optimal.
Dengan hadirnya fitur ini, WhatsApp menegaskan komitmensinya menjadikan platform pesan mereka tidak hanya aman dari sisi enkripsi, tetapi juga nyaman digunakan sehari-hari tanpa distraksi telepon tak diinginkan.