Monas Andalan Libur Lebaran, Cuaca Panas Tak Surutkan
Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat tetap menjadi destinasi utama wisatawan pada libur Lebaran 2025, meskipun suhu udara mencapai 35 derajat Celsius. Kepala Unit Pengelola Monas Bambang Sutopo m...
Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat tetap menjadi destinasi utama wisatawan pada libur Lebaran 2025, meskipun suhu udara mencapai 35 derajat Celsius. Kepala Unit Pengelola Monas Bambang Sutopo menyatakan jumlah pengunjung rata-rata 12.000 orang per hari selama masa libur, meningkat 15 persen dibandingkan hari biasa.
Monas Masih Jadi Primadona Wisata Lebaran
Berdasarkan data yang dihimpun hingga H+4 Lebaran, Monas mencatat total 48.000 kunjungan. Bambang menegaskan bahwa daya tarik ikon nasional ini tidak pernah pudar. "Masyarakat tetap antusias mengunjungi Monas meskipun cuaca panas. Kami mencatat peningkatan signifikan pada akhir pekan," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (3/4/2025).
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata menambahkan bahwa Monas menjadi andalan karena akses mudah dan tiket murah. "Berdasarkan rapat koordinasi, kami memastikan fasilitas umum di kawasan Monas berfungsi optimal. Cuaca panas tidak menyurutkan minat karena pengelola menyediakan area berteduh dan air minum gratis," jelas Andhika.
"Kami menegaskan bahwa Monas tetap menjadi pilihan utama keluarga selama libur Lebaran. Dari total kunjungan, 60 persen adalah rombongan keluarga," kata Bambang Sutopo.
Antisipasi Cuaca Panas oleh Pengelola
Unit Pengelola Monas telah menerapkan sejumlah langkah antisipasi. Bambang menuturkan bahwa tenda tambahan dipasang di lima titik strategis, dan stasiun pengisian air minum diperbanyak menjadi 20 unit. "Kami menindaklanjuti imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait gelombang panas. Dalam rapat koordinasi internal, kami memutuskan untuk memperpanjang jam operasional hingga pukul 17.00 WIB," tegasnya.
Selain itu, petugas kebersihan dan keamanan ditambah 30 persen. Andhika menyebutkan bahwa Dinas Pariwisata DKI bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyediakan posko kesehatan. "Kami mendirikan dua posko kesehatan di area drop zone dan dekat pintu masuk timur. Cuaca panas menjadi perhatian serius," ujarnya.
Proyeksi Kunjungan PascaLibur
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkirakan kunjungan ke Monas akan terus meningkat hingga akhir pekan pertama setelah Lebaran. Andhika menyatakan bahwa berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, pengelolaan destinasi wisata harus mengedepankan keamanan dan kenyamanan. "Kami menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan. Proyeksi kami, total kunjungan selama libur Lebaran 2025 bisa mencapai 100.000 orang," katanya.
Bambang menambahkan bahwa Monas juga menjadi lokasi favorit bagi wisatawan dari luar Jakarta. Data menunjukkan 40 persen pengunjung berasal dari daerah sekitar seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok. "Hal ini menegaskan bahwa Monas tetap menjadi ikon wisata nasional yang tak tergantikan," pungkasnya.
Comments (0)