Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Perkuat Timnas di Piala AFF 2026
JAKARTA — Mitchell Baker secara resmi menyandang status warga negara Indonesia (WNI) pada Senin (12/5/2026) setelah menjalani pengambilan sumpah di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Man...
JAKARTA — Mitchell Baker secara resmi menyandang status warga negara Indonesia (WNI) pada Senin (12/5/2026) setelah menjalani pengambilan sumpah di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta. Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu langsung diterbangkan ke Bali untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia yang digelar dalam rangka persiapan menuju Piala AFF 2026.
Keputusan Baker untuk membela Merah Putih sudah dinantikan publik sepak bola Tanah Air sejak proses naturalisasinya bergulir awal tahun ini. Kehadirannya di lini tengah diproyeksikan menjadi solusi kreativitas yang selama ini dicari oleh pelatih kepala Shin Tae-yong. “Mitchell memiliki visi permainan dan ketenangan di atas rata-rata. Kami berharap adaptasi berjalan cepat karena waktunya mepet,” ujar Shin melalui sambungan telepon, Selasa (13/5/2026).
Proses Naturalisasi Tanpa Hambatan
Proses pengalihan kewarganegaraan Mitchell Baker terbilang mulus. Berkas administrasi dinyatakan lengkap oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Februari 2026, kemudian mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat melalui Rapat Paripurna pada 24 Maret 2026. Surat Keputusan Presiden diteken pada 2 Mei 2026, dan tahap akhir pengambilan sumpah selesai dilaksanakan kemarin.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut tuntasnya proses tersebut dengan penuh optimisme. “Ini bukan sekadar menambah amunisi, tetapi juga memperkuat identitas tim yang merepresentasikan keberagaman Indonesia. Mitchell telah menunjukkan komitmennya dan kami yakin ia akan berkontribusi maksimal,” tegas Erick dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
Baker, yang bermain untuk klub kasta kedua Belanda, SC Telstar, tercatat sudah mengantongi 12 assist dan 5 gol di musim 2025/2026. Pemain berusia 23 tahun itu memiliki kemampuan spesial sebagai gelandang serang dan dapat ditempatkan di posisi sayap. Data statistik dari Liga Keuken Kampioen Divisie menunjukkan akurasi umpannya mencapai 84 persen, angka yang diyakini mampu mengangkat kualitas build-up permainan Garuda.
Langsung Beradaptasi di Bali
Sehari setelah pengambilan sumpah, Baker langsung bergabung dengan 27 pemain lainnya di lapangan latihan Bali United Training Center, Gianyar. Cuaca tropis dilaporkan tidak menjadi kendala; ia tampak cair berbaur dengan skuad yang dihuni mayoritas pemain dari Liga 1 Indonesia. Sesi latihan perdana difokuskan pada pengenalan pola pressing dan skema transisi cepat ala Shin Tae-yong.
Asisten pelatih Nova Arianto memantau langsung respons fisik dan taktikal Baker. “Kami memberikan porsi latihan bertahap. Dari hasil tes Vo2Max pagi tadi, kondisi Mitchell cukup prima. Ia hanya butuh menyelaraskan pemahaman taktikal dengan rekan-rekannya,” kata Nova saat ditemui di sela latihan, Rabu (14/5/2026).
Pemusatan latihan di Bali akan berlangsung hingga 28 Mei 2026, sebelum tim bertolak ke Thailand yang bertindak sebagai tuan rumah bersama Piala AFF. Selama di Bali, Shin Tae-yong dijadwalkan menggelar dua laga uji coba tertutup melawan klub lokal untuk mematangkan formasi. Kehadiran Baker diyakini memberi dimensi baru pada lini kedua yang sebelumnya terlalu bergantung pada sosok Marselino Ferdinan.
Harapan untuk Piala AFF 2026
Piala AFF 2026 menjadi target serius PSSI setelah kegagalan di semifinal edisi 2024. Turnamen dua tahunan ini akan dihelat pada 1-18 Juni 2026 di Thailand dengan format empat grup. Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, dan Myanmar. Lawan berat Vietnam di partai pembuka pada 2 Juni 2026 diperkirakan akan menjadi panggung debut kompetitif Baker bersama Tim Garuda.
Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly, menilai naturalisasi Baker tepat sasaran karena menyasar posisi yang selama ini menjadi kelemahan. “Kita punya striker tajam, tapi supply bola dari lini kedua sering macet. Mitchell dengan tipikal gelandang modern yang rajin membuka ruang bisa menjadi kunci. Tentu adaptasi dengan intensitas permainan Asia Tenggara menjadi pekerjaan rumah,” ucapnya.
Di sisi lain, Baker sendiri mengaku tidak sabar menanti debutnya. “Saya bangga akhirnya bisa mengenakan jersey Merah Putih. Mimpi masa kecil saya menjadi kenyataan. Saya akan bekerja keras agar kepercayaan ini terbayar dengan prestasi,” ungkap Baker dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih.
Dengan rampungnya proses naturalisasi Mitchell Baker, PSSI menambah daftar pemain keturunan yang memperkuat Timnas. Sebelumnya, federasi juga telah merampungkan status kewarganegaraan bagi dua pemain lain, yakni gelandang bertahan keturunan Suriname dan bek tengah kelahiran Belgia. Komposisi lengkap skuad Garuda untuk Piala AFF 2026 akan diumumkan resmi oleh PSSI pada 29 Mei 2026, sehari setelah pemusatan latihan di Bali berakhir.
Baca juga:
Comments (0)