MetLife Stadium — Bellingham Selebrasi Ikonik Usai Inggris Kalahkan Norwegia

EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY — Gelombang euforia menyapu MetLife Stadium saat Jude Bellingham memimpin selebrasi liar bersama ribuan suporter Inggris, meray

Jul 12, 2026 - 13:03
0 0
MetLife Stadium — Bellingham Selebrasi Ikonik Usai Inggris Kalahkan Norwegia

EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY — Gelombang euforia menyapu MetLife Stadium saat Jude Bellingham memimpin selebrasi liar bersama ribuan suporter Inggris, merayakan tiket semifinal Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3‑1 atas Norwegia. Gelandang 22 tahun itu mencetak dua gol dan menciptakan momen selebrasi yang langsung viral, menggambarkan kebangkitan The Three Lions di bawah tekanan tim asuhan Ståle Solbakken yang menyandang status kuda hitam.

Pertandingan perempat final yang digelar Minggu malam waktu setempat itu berubah menjadi panggung emosional bagi Bellingham. Setelah membobol gawang Norwegia pada menit ke‑56 lewat sepakan first‑time dari luar kotak penalti, gelandang Real Madrid itu berlari ke sudut lapangan, membuka kedua tangan lebar, lalu menirukan pose patung “The Thinker”— menunduk dengan satu tangan menopang dagu — sebagai simbol kontemplasi sebelum akhirnya melompat dan dihujani pelukan rekan‑rekannya. Selebrasi itu sontak memicu sorakan puluhan ribu pendukung yang memadati stadion berkapasitas 82.500 kursi.

Jalannya Laga: Drama dari Menit Awal

Norwegia, yang diinspirasi oleh penampilan eksplosif Erling Haaland, justru mencuri keunggulan pada menit ke‑13. Haaland yang lolos dari jebakan offside memanfaatkan umpan terobosan Martin Ødegaard dan menaklukkan kiper Jordan Pickford dengan penyelesaian mendatar ke tiang dekat. Gol itu membungkam sementara sektor pendukung Inggris dan memaksa pelatih Gareth Southgate merombak taktik lebih awal.

“Kami tahu Norwegia berbahaya dalam transisi, tapi gol itu justru membangunkan kami. Jude [Bellingham] adalah pemimpin di lapangan yang tidak mau kalah,” ujar Southgate dalam jumpa pers usai laga.

Inggris menyamakan kedudukan pada menit ke‑34 melalui titik putih. Bukayo Saka dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Leo Østigård setelah tusukan cepat dari sayap kanan. Harry Kane, kapten sekaligus eksekutor penalti utama, dengan dingin mengecoh kiper Mathias Dyngeland.

Magis Bellingham dan Selebrasi yang Bicara

Babak kedua menjadi milik Bellingham. Hanya berselang 10 menit setelah restart, ia menerima bola liar di luar kotak dan melepaskan tendangan keras kaki kanan yang meluncur tanpa ampun ke pojok kiri atas gawang. Skor 2‑1 langsung membakar semangat tim. Selebrasi “The Thinker” pertama itu, menurut Bellingham, adalah pesan untuk tetap fokus.

“Saya hanya ingin mengingatkan diri sendiri bahwa pertandingan belum usai. Ada banyak pemain muda di tim ini, dan kami perlu menjaga konsentrasi. Selebrasi itu untuk mereka juga, untuk tetap berpikir jernih di momen‑momen besar,” kata Bellingham kepada BBC Sport.

Menit ke‑79, Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini lewat sundulan tajam menyambut umpan silang Kieran Trippier. Gol ketiga Inggris itu memicu selebrasi kedua yang lebih emosional: Bellingham mencopot ban kapten dan mengangkatnya tinggi ke arah langit, lalu mencium lencana federasi di jerseynya. Rekan satu tim — Declan Rice, Phil Foden, dan Jack Grealish — langsung merangsek, menciptakan tumpukan pemain yang disambut histeria suporter di tribune selatan.

Poin Kunci

  • Bellingham cetak brace — Masing‑masing gol diikuti selebrasi ikonik yang langsung menjadi perbincangan di media sosial.
  • Haaland tak cukup — Meski membuka skor, striker Manchester City itu jarang mendapat suplai setelah Inggris memperketat lini tengah.
  • Substitusi Southgate — Masuknya Conor Gallagher dan Marcus Rashford menambah energi dan memperlebar serangan sayap.
  • Disiplin tanpa kartu merah — Pertandingan berlangsung keras tetapi bersih; wasit hanya mengeluarkan empat kartu kuning sepanjang 90 menit.
  • Rekor pertemuan — Ini menjadi kemenangan keempat Inggris atas Norwegia dalam lima pertemuan terakhir di turnamen mayor.

Respons Media dan Suporter

Foto Bellingham dalam pose “The Thinker” langsung dijadikan meme oleh akun resmi Piala Dunia dan dibagikan lebih dari dua juta kali dalam satu jam pertama. Tagar #BellinghamThinker bertengger di posisi teratas trending topic X (Twitter) secara global. Sementara itu, suporter di MetLife Stadium meneriakkan lagu “Jude’s on Fire” yang diadaptasi dari chant populer liga Inggris.

Kemenangan ini membawa Inggris ke semifinal melawan pemenang laga antara Brasil dan Belanda. Southgate menolak sesumbar, tetapi mengakui peran vital Bellingham di tim.

“Dia bukan sekadar pemain bola. Dia punya karisma yang menyatukan tim. Malam ini dia tunjukkan kenapa dia pantas menjadi salah satu yang terbaik di generasinya,” tambah Southgate.

Norwegia pulang dengan kepala tegak setelah menciptakan sejarah lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 1998. Kapten Ødegaard menyampaikan rasa bangganya, sekaligus menyoroti perbedaan pengalaman di fase gugur. Meski begitu, Haaland — yang mengakhiri turnamen dengan lima gol — menyiratkan target lebih tinggi di edisi berikutnya.

Menuju Semifinal: Ujian Berikutnya

Inggris akan menghadapi semifinal pada 17 Juli mendatang, berpotensi di Dallas atau Atlanta. Sorotan akan kembali tertuju pada Bellingham, yang kini mengoleksi empat gol sepanjang turnamen. Selebrasi emosionalnya diprediksi akan terus menjadi simbol kebangkitan Inggris dalam perburuan bintang kedua setelah trofi 1966.

Dukungan dari publik Inggris membanjiri media sosial. Mantan striker Gary Lineker menulis, “Jarang kita lihat selebrasi yang begitu jujur. Bellingham bermain dengan hati di lengan bajunya.” Sementara Rio Ferdinand menyebut momen itu sebagai “kelahiran ikon generasi baru.”

Pertandingan ini juga membuktikan bahwa strategi Southgate yang kerap dikritik mampu beradaptasi di tengah tekanan. Penggunaan formasi fleksibel 4‑3‑3 yang beralih jadi 3‑5‑2 saat bertahan sukses meredam kreativitas Ødegaard dan ancaman Haaland.

Dengan kemenangan ini, Inggris tidak hanya meraih tempat di semifinal, tetapi juga membangun momentum emosional yang sulit dihentikan. Selebrasi Bellingham akan dikenang sebagai salah satu gambar paling ikonik Piala Dunia 2026.

[SOCIAL_TWEET]: “Jude Bellingham’s iconic ‘Thinker’ celebration after his brace vs Norway #FIFAWorldCup2026 #ENGNOR #Bellingham”

[SOCIAL_FB]: “Dari ketertinggalan 0‑1 menjadi kemenangan 3‑1, The Three Lions melaju ke semifinal! Selebrasi ikonik Jude Bellingham akan jadi kenangan abadi. Siapa lawan berikutnya? Brasil atau Belanda? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!”

[SOCIAL_TG]: “Inggris singkirkan Norwegia 3‑1 di perempat final Piala Dunia 2026. Bellingham dua gol, selebrasi ‘The Thinker’ viral! Semifinal 17 Juli menanti. Berita lengkap di sini.”

[SOCIAL_THREADS]: “Pose ‘The Thinker’ Bellingham adalah selebrasi paling artistik tahun ini. Inggris ke semifinal dan diskusi soal mentalitas tim langsung bergulir. Apakah ini momen ‘1966 baru’? 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿⚽ #WorldCup2026”

[TAGS]: Jude Bellingham, Timnas Inggris, Norwegia, Piala Dunia 2026, selebrasi ikonik

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User