Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Buyback Capai Rp2,42 Juta

JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menanjak pada perdagangan akhir pekan. Berdasarkan data dari situs resmi Logam

Jul 12, 2026 - 13:18
0 0
Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Buyback Capai Rp2,42 Juta

JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menanjak pada perdagangan akhir pekan. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, Sabtu (11/7/2026) harga emas Antam dibanderol Rp2.655.000 per gram, naik Rp5.000 dari posisi kemarin. Kenaikan ini sekaligus mendorong harga pembelian kembali (buyback) ke level Rp2.420.000 per gram, bertambah Rp4.000 dibanding hari sebelumnya.

Pergerakan positif ini melanjutkan tren penguatan yang sudah berlangsung sepanjang pekan. Investor pun kian optimistis menyambut potensi kenaikan lanjutan di tengah sentimen global yang mendukung aset aman seperti emas.

Rincian Harga Emas Antam per Satuan

Selain ukuran 1 gram, berikut daftar lengkap harga emas Antam yang diperdagangkan hari ini:

  • 0,5 gram : Rp1.407.500
  • 1 gram : Rp2.655.000
  • 5 gram : Rp12.725.000
  • 10 gram : Rp25.300.000
  • 25 gram : Rp62.875.000
  • 50 gram : Rp125.650.000
  • 100 gram : Rp251.200.000
  • 250 gram : Rp627.500.000
  • 500 gram : Rp1.254.500.000

Catatan: Seluruh harga belum termasuk pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku. Transaksi buyback dikenakan pajak penghasilan 0,45% untuk kepemilikan di atas Rp10 juta.

Kronologi Harga Emas Antam Sepanjang Pekan

Memasuki pekan kedua Juli 2026, harga emas Antam bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Berikut rangkaian pergerakannya:

  1. Senin (7/7): Harga dibuka di Rp2.638.000 per gram, terkoreksi tipis Rp2.000 dari akhir pekan lalu.
  2. Selasa (8/7): Stagnan di Rp2.638.000, investor wait and see menanti rilis data inflasi Amerika Serikat.
  3. Rabu (9/7): Melonjak Rp10.000 ke Rp2.648.000, merespons pelemahan indeks dolar AS pasca data tenaga kerja yang mengecewakan.
  4. Kamis (10/7): Naik Rp2.000 ke Rp2.650.000, sentimen risk-off semakin kuat setelah eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
  5. Jumat (11/7): Bertambah Rp5.000 menuju puncak mingguan di Rp2.655.000, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan permintaan domestik yang meningkat.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

Pengamat pasar dari IndoPrecious Research, Andi Setyawan, menjelaskan bahwa lonjakan harga emas Antam tak lepas dari pergerakan emas di pasar global. “

Harga emas spot dunia saat ini bertahan di kisaran US$2.720 per troy ons, didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September nanti. Pelemahan indeks dolar AS secara historis selalu menjadi katalis positif bagi emas,
” ujarnya kepada Apaberita.com.

Di dalam negeri, permintaan fisik logam mulia juga meningkat tajam menjelang musim pernikahan dan libur panjang. Antrean pembelian di butik emas Antam terpantau lebih panjang dibanding bulan sebelumnya. Faktor musiman ini, ditambah dengan ekspektasi inflasi yang masih tinggi, membuat investor ritel cenderung memburu emas sebagai aset pelindung nilai.

Di sisi lain, kebijakan bank sentral global yang mulai melonggarkan moneter turut mengerek harga emas. “Ketika suku bunga turun, biaya peluang memegang emas mengecil. Itu sebabnya emas selalu bersinar di siklus penurunan suku bunga,” tambah Andi.

Simulasi Keuntungan Investasi Emas

Bagi investor yang telah mengoleksi emas Antam sejak kuartal kedua tahun ini, potensi keuntungan mulai terlihat. Sebagai contoh, pada 1 April 2026 harga emas Antam berada di level Rp2.580.000 per gram, dengan harga buyback saat itu sebesar Rp2.350.000. Kini, buyback berada di Rp2.420.000, sehingga investor bisa meraih keuntungan kotor Rp70.000 per gram atau sekitar 2,97% dalam tiga bulan.

Namun, investor perlu memperhitungkan pajak dan spread. Untuk kepemilikan di atas Rp10 juta, pajak buyback sebesar 0,45% akan dikenakan. Sehingga keuntungan bersih dari simulasi di atas menjadi sekitar Rp59.000 per gram—masih cukup menarik sebagai instrumen investasi likuid jangka menengah.

Sementara itu, bagi investor yang membeli di puncak harga sepanjang masa pada Mei lalu seharga Rp2.670.000 per gram, strategi hold to maturity sangat disarankan. Dengan target harga emas dunia hingga US$3.000 per troy ons pada akhir 2026, harga emas Antam berpotensi menembus Rp2.900.000 per gram, sehingga kerugian dapat berbalik menjadi keuntungan signifikan.

Proyeksi dan Rekomendasi

Sejumlah analis memperkirakan tren bullish emas masih akan bertahan. Konsensus pasar menargetkan harga emas dunia di level US$2.800–US$3.000 pada kuartal IV/2026, sejalan dengan probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed yang kini mencapai 75% berdasarkan FedWatch Tool. Jika target itu tercapai, harga emas Antam berpotensi menyentuh Rp2.850.000–Rp3.000.000 per gram.

Ahmad Fauzi, perencana keuangan dari Finplan Advisory, menyarankan investor untuk tetap tenang menyikapi fluktuasi harian. “

Emas adalah lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar. Jangan terpaku pada pergerakan jangka pendek. Alokasikan secara bertahap, misalnya 10–15% dari total portofolio, dan jadikan emas sebagai aset jangka panjang,
” jelasnya.

Dengan kondisi makroekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, emas Antam terus menjadi primadona investor domestik. Pemantauan terhadap pergerakan dolar AS, keputusan The Fed, serta dinamika geopolitik akan menjadi faktor penentu arah harga logam mulia ke depan.

[SOCIAL_TWEET]: Harga emas Antam kembali naik! Hari ini, Sabtu (11/7), harga per gram tembus Rp2.655.000, buyback Rp2.420.000. Emas dunia di US$2.720, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Simak detailnya di Apaberita.com #hargaemas #investasi #logammulia[SOCIAL_TG]: 📈 Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Buyback Jadi Rp2.420.000 Sabtu, 11 Juli 2026 — Emas Antam kembali menguat didorong pelemahan dolar AS dan ekspektasi rate cut The Fed. Cek rincian harga dan simulasi keuntungannya di Apaberita.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User