Mendagri Sebut Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya-Gerakkan Ekonomi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Parade Tenun di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, ajang ini mem

Jul 08, 2026 - 05:30
0 0
Mendagri Sebut Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya-Gerakkan Ekonomi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Parade Tenun di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, ajang ini memiliki nilai strategis yang tidak hanya terbatas pada pelestarian budaya, tetapi juga menjangkau berbagai sektor pembangunan lainnya. Kehadiran Mendagri dalam kegiatan tersebut menandakan dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pengembangan potensi lokal yang dimiliki daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Tito menegaskan bahwa tenun merupakan warisan budaya bangsa yang perlu dilestarikan secara terus-menerus. Parade yang digelar di Pelataran Mal Pelayanan Publik Timor-Atambua, Kabupaten Belu, NTT, dinilainya sebagai langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan tradisi tersebut agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Selain aspek pelestarian, ia juga menyoroti peran penting kegiatan ini dalam mendorong kreativitas masyarakat setempat.

"Malam ini adalah festival tenun. Tadi kita sudah lihat fashion show, dan sekarang ada pemerannya. Saya hormat dan respek dengan acara ini," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).

Lebih lanjut, Mendagri menilai bahwa Parade Tenun Belu juga berkontribusi signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Produk tenun yang dihasilkan oleh para pengrajin lokal memiliki potensi pasar yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui ajang promosi seperti ini, para perajin mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan karya terbaiknya kepada khalayak yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing produk.

Tidak berhenti di situ, Tito juga menekankan dampak positif kegiatan tersebut terhadap pengembangan pariwisata di wilayah Belu dan sekitarnya. Festival yang menampilkan kekayaan budaya khas daerah diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke NTT. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat tumbuh dan memberikan multiplier effect bagi ekonomi masyarakat. Sebagaimana dilaporkan Apaberita.com, kegiatan 'Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show' menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi dapat berjalan beriringan untuk kesejahteraan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User