Marc Marquez Juarai Sprint Race Jerman, Ducati Sapu Bersih Podium
Sachsenring, Sabtu (11/7/2026) – Marc Marquez berhasil merebut kemenangan dalam Sprint Race MotoGP Jerman 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring. Pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo itu tampil...
Sachsenring, Sabtu (11/7/2026) – Marc Marquez berhasil merebut kemenangan dalam Sprint Race MotoGP Jerman 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring. Pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo itu tampil dominan sejak lap pertama dan tak tersentuh hingga garis finis, mengungguli adiknya Alex Marquez yang finis di posisi kedua serta Fabio Di Giannantonio di tempat ketiga.
Hasil ini menegaskan superioritas Ducati di lintasan sepanjang 3,671 kilometer itu. Seluruh podium dikuasai oleh pembalap yang menggunakan motor Desmosedici GP26. Marc Marquez mencatatkan waktu total 19 menit 52,381 detik, unggul 1,204 detik atas Alex Marquez yang membela tim Gresini Racing, dan 3,081 detik atas Di Giannantonio dari tim Pertamina Enduro VR46 Racing.
Jalannya Balapan: Marquez Tak Tersentuh
Start dari posisi terdepan, Marc Marquez langsung melesat dan memimpin di tikungan pertama. Alex Marquez yang start dari posisi ketiga segera menyalip Francesco Bagnaia di lap pembuka untuk merebut posisi kedua. Bagnaia sendiri turun ke posisi keempat setelah insiden kecil di Tikungan 1, dan akhirnya finis di urutan kelima di belakang Marco Bezzecchi.
Hingga lap keenam dari 15 lap yang dijadwalkan, Marc Marquez terus menambah jarak hingga lebih dari satu detik. Ritme balapnya tak terkejar. “Saya merasa sangat nyaman sejak sesi pemanasan. Motor bekerja sempurna, ban depan dan belakang memberikan grip maksimal. Saya hanya fokus menjaga konsistensi,” ujar Marc Marquez seusai balapan.
Di belakangnya, Alex Marquez justru harus bekerja keras mempertahankan posisi dari tekanan Fabio Di Giannantonio. Pembalap Italia itu sempat mendekat pada lap kedelapan, namun Alex mampu menjaga jarak aman berkat akselerasi motor Ducati GP24 miliknya.
Dominasi Pabrikan Bologna
Ducati mengirim lima motor ke posisi lima besar. Selain tiga besar, Marco Bezzecchi finis keempat dan Francesco Bagnaia kelima. Pesaing dari pabrikan lain tak mampu menembus dominasi tersebut. Pembalap Aprilia, Jorge Martin, harus puas di posisi keenam, sementara pembalap KTM, Brad Binder, finis ketujuh.
Dominasi ini mempertegas keunggulan teknis Ducati di Sachsenring, sirkuit yang dikenal dengan banyak tikungan kiri dan karakter stop-and-go. Kepala kru Marc Marquez, Marco Rigamonti, menyebut pengaturan elektronik dan aerodinamika baru Ducati berperan besar dalam performa akhir pekan ini. “Kami membawa beberapa pembaruan kecil setelah Assen, dan semuanya berfungsi baik di trek ini,” katanya.
Kebahagiaan Ganda Keluarga Marquez
Bagi Marc Marquez, kemenangan ini menjadi yang kelima di Sprint Race musim 2026 dan ketiga secara beruntun setelah Catalunya dan Assen. “Menyenangkan bisa balapan bersama Alex di depan. Kami berdua tahu persis gaya balap masing-masing, jadi saya bisa mengatur ritme tanpa risiko berlebihan,” ungkap Marc.
Alex Marquez mengaku puas dengan posisi kedua. “Ini hasil terbaik yang bisa saya raih hari ini. Marc terlalu cepat. Tapi saya senang melihat kami bertiga di podium, semuanya dengan motor Ducati. Ini hari yang membanggakan,” tutur Alex yang kini memperkuat tim Gresini setelah kontrak multi-tahun bersama pabrikan Italia.
Sementara itu, Fabio Di Giannantonio mengaku sempat kesulitan pada lap-lap awal, namun mampu bangkit dan merebut podium ketiga setelah menyalip Bezzecchi pada lap ke-12. “Saya berjuang keras. Ini podium pertama saya musim ini, sangat berarti,” ujarnya.
Klasemen dan Hari Esok
Tambahan 12 poin dari Sprint Race membuat Marc Marquez kokoh di puncak klasemen sementara dengan 198 poin, memperlebar jarak atas Francesco Bagnaia yang kini mengoleksi 145 poin. Alex Marquez naik ke peringkat ketiga dengan 124 poin, menggeser Jorge Martin.
Para pembalap akan kembali ke lintasan pada Minggu (12/7/2026) untuk sesi pemanasan pagi dan balapan utama 30 lap. Marc Marquez berpeluang mencetak kemenangan ganda akhir pekan ini sekaligus memecahkan rekor kemenangan terbanyak di Sachsenring yang saat ini dipegangnya sendiri dengan 11 kemenangan di kelas premier. “Tentu saya ingin menang lagi besok, tapi balapan penuh lebih panjang dan cuaca mungkin berubah. Kami akan bekerja lagi malam ini,” pungkas Marc.
Cuaca cerah sepanjang Sprint Race diperkirakan akan bertahan, namun tim tetap mewaspadai potensi hujan lokal di kawasan pegunungan Sachsen. Tiket balapan utama telah terjual habis, dengan lebih dari 98.000 penonton memadati tribun, siap menyaksikan kemungkinan sejarah baru dari sang raja Sachsenring.
Baca juga:
Comments (0)