Lima Unit Ambulans Diserahkan Korpri untuk Daerah Pascabencana Aceh, Sumut, Sumbar
Dewan Pengurus Korpri Nasional secara simbolis menyerahkan lima unit kendaraan ambulans kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Dalam N...
Dewan Pengurus Korpri Nasional secara simbolis menyerahkan lima unit kendaraan ambulans kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (13/7). Serah terima yang diterima langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas itu menyasar lima kabupaten di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang porak-poranda akibat bencana hidrometeorologi dalam beberapa pekan terakhir.
Ketua Umum Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa pengadaan lima ambulans tersebut merupakan bagian dari Program Korpri Peduli—sebuah gerakan solidaritas yang menghimpun donasi dari aparatur sipil negara di seluruh Indonesia. "Kami berhasil mengumpulkan sekitar Rp3 miliar dari seluruh jajaran Korpri," ujar Zudan di sela acara. Selain ambulans, dana itu telah disalurkan dalam bentuk bantuan lainnya, seperti pembangunan 14 sumur air bersih, bantuan banjir di Kabupaten Pati, serta pengiriman laptop dan genset ke berbagai daerah bencana. Namun, alokasi terbesar dan paling strategis tampak pada pengadaan lima unit ambulans ini, mengingat urgensi mobilisasi medis di wilayah yang infrastrukturnya rusak parah.
Alokasi Bantuan: Dari Sumur Bersih hingga Kendaraan Medis
Zudan memerinci, dari total donasi yang terkumpul, pengelolaannya dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan pemerintah provinsi penerima. Sebanyak 14 sumur air bersih dibangun untuk mengatasi krisis air pascabencana di beberapa titik, sementara bantuan laptop dan genset diberikan untuk mendukung pemulihan administrasi pemerintahan daerah yang terganggu. Untuk penanganan banjir di Pati, Jawa Tengah, Korpri juga menyalurkan paket kebutuhan dasar secara langsung. "Semua bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian ASN kepada sesama, tanpa melihat batas wilayah," tegasnya.
Lima Kabupaten Penerima dan Spesifikasi Kendaraan
Lima ambulans yang diserahterimakan di halaman Kemendagri itu akan didistribusikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara di Provinsi Aceh; Kabupaten Tapanuli Tengah di Sumatera Utara; serta Kabupaten Agam di Sumatera Barat. Seluruh unit merupakan kendaraan yang dilengkapi perlengkapan resusitasi dan transport pasien standar, sehingga siap digunakan untuk evakuasi medis meski di medan yang sulit sekalipun. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh perwakilan dari masing-masing daerah penerima.
Fase Transisi dan Urgensi Ambulans
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan bahwa sebagian besar wilayah terdampak telah menyelesaikan masa tanggap darurat dan kini memasuki fase transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. "Kehadiran ambulans ini sangat berarti. Akses layanan kesehatan setelah bencana seringkali menjadi kendala, dan mobil ambulans menjadi solusi mobilitas medis yang sangat dinantikan," ucapnya. Satgas yang ia pimpin dibentuk untuk mengoordinasikan percepatan pemulihan lintas kementerian dan lembaga, khususnya di Pulau Sumatera yang dilanda bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Ambulans tambahan diyakini akan memperkuat sistem rujukan medis darurat di tingkat kabupaten.
Komitmen Keberlanjutan Korpri
Zudan Arif Fakrulloh memastikan bahwa inisiatif ini tidak akan berhenti pada serah terima hari ini. "Kami akan terus melakukan pemantauan agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan. Korpri memiliki jejaring hingga ke pelosok daerah, sehingga mampu memetakan kebutuhan riil di lapangan," pungkasnya. Ia juga menambahkan bahwa organisasi yang menaungi jutaan PNS itu akan kembali menggalang donasi jika situasi bencana di Tanah Air masih memerlukan respons cepat. Dengan diserahkannya lima ambulans tersebut, Korpri berharap akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat segera pulih secara merata.
Pengelolaan di Daerah dan Harapan Satgas
Mendagri Tito Karnavian berpesan agar setiap pemerintah daerah penerima segera menyiagakan ambulans di puskesmas atau rumah sakit rujukan yang paling membutuhkan. Ia juga menginstruksikan agar biaya operasional dan pemeliharaan armada diprioritaskan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan, sehingga fungsi kendaraan darurat itu bisa bertahan dalam jangka panjang. "Jangan sampai hanya menjadi kendaraan yang terparkir; harus digunakan semaksimal mungkin untuk melayani warga yang memerlukan pertolongan medis," tegasnya. Di akhir acara, seluruh pihak menyatakan optimistis bahwa distribusi lima ambulans ini menjadi salah satu tonggak penting percepatan rehabilitasi pascabencana di tiga provinsi tersebut.
Baca juga:
Comments (0)