Libur Sekolah Picu Lonjakan Pengguna KRL Jabodetabek
Bogor - Mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah mendorong lonjakan tajam pengguna KRL Jabodetabek. Data terbaru menunjukkan jumlah penumpang pada hari kerja kini menembus angka satu juta orang
Bogor - Mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah mendorong lonjakan tajam pengguna KRL Jabodetabek. Data terbaru menunjukkan jumlah penumpang pada hari kerja kini menembus angka satu juta orang per hari. Peningkatan ini terjadi seiring dengan banyaknya keluarga yang memanfaatkan waktu liburan untuk bepergian, baik untuk berwisata maupun mengunjungi pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, lonjakan paling signifikan terlihat di stasiun-stasiun utama seperti Bogor, Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Bekasi. Volume penumpang pada jam sibuk pun mengalami peningkatan hingga 15 persen dibandingkan hari biasa di luar musim liburan. Kepadatan tidak hanya terjadi pada jam berangkat dan pulang kerja, tetapi juga merata sepanjang hari karena pergerakan wisatawan lokal.
Mobilitas Wisata dan Keluarga Jadi Pemicu
Masa libur sekolah yang berlangsung selama dua pekan menjadi katalis utama pergerakan penumpang. Banyak keluarga memilih KRL sebagai moda transportasi karena dianggap lebih efisien dan terjangkau untuk menjangkau destinasi wisata di Jabodetabek. Stasiun-stasiun yang terintegrasi dengan pusat rekreasi, seperti Stasiun Ancol dan Stasiun Bogor, mencatat kenaikan penumpang harian hingga 20 persen.
PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mencatat bahwa sebelum periode liburan, rata-rata penumpang harian berada di kisaran 850-900 ribu orang. Namun, sejak pekan pertama libur sekolah, angka tersebut konsisten bertengger di atas satu juta. "Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan," jelas salah satu pejabat perusahaan.
Langkah Antisipasi dan Penambahan Perjalanan
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI Commuter menambah jumlah perjalanan KRL, terutama pada akhir pekan dan jam-jam padat. Sebanyak 1.200 perjalanan per hari dioperasikan, meningkat 4 persen dari jadwal normal. Selain itu, petugas keamanan dan pelayanan diperbantukan di stasiun-stasiun rawan kepadatan guna memastikan kelancaran arus penumpang.
"Kami mencatat peningkatan volume pengguna yang cukup signifikan sejak awal libur sekolah. Untuk mengurai kepadatan, kami menambah perjalanan serta mengoptimalkan rekayasa operasi di titik-titik kritis. Kami juga mengimbau pengguna untuk memanfaatkan aplikasi pemantau jadwal agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik," ujar Anne Purba, VP Corporate Secretary KAI Commuter, dalam keterangan resminya, Rabu (9/7/2025).
Di sisi lain, pengguna KRL diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di stasiun maupun dalam kereta, terutama saat membawa anak kecil. KAI Commuter juga mengaktifkan posko khusus di beberapa stasiun besar untuk membantu penumpang yang membutuhkan informasi atau bantuan darurat.
Dengan masih berlangsungnya masa libur sekolah, lonjakan pengguna diperkirakan akan bertahan hingga akhir pekan depan. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanan agar terhindar dari puncak kepadatan yang biasanya terjadi antara pukul 07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB.
Comments (0)