KPK Periksa Mantan Menpora Dito Ariotedjo sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melayangkan panggilan kepada mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo. Ia hadir di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta

Jul 07, 2026 - 23:21
0 0
KPK Periksa Mantan Menpora Dito Ariotedjo sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melayangkan panggilan kepada mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo. Ia hadir di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/6/2026) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023-2024. Pemanggilan ini menandai perkembangan terbaru dari upaya lembaga antirasuah mengusut tuntas skandal yang melibatkan penyelenggaraan ibadah haji tersebut.

Fokus pada Dua Tersangka Baru dari Pihak Swasta

Pantauan Apaberita.com, Dito tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dengan pengawalan ketat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ia dicecar penyidik terkait keberadaan dua tersangka baru yang berasal dari kalangan swasta. Kedua figur ini diduga berperan aktif dalam jalur distribusi kuota haji yang menyimpang, termasuk mengoordinasikan aliran dana kepada sejumlah pihak di Kemenag. Meski identitas para tersangka masih dirahasiakan KPK, kehadiran Dito dalam kapasitas sebagai saksi diyakini dapat membuka tabir kebenaran lebih luas.

"Penyidik saat ini sangat fokus mendalami peran pihak-pihak swasta yang sebelumnya belum tersentuh. Pemanggilan saksi dari berbagai latar belakang, termasuk mantan Menpora, merupakan langkah strategis untuk merangkai bukti secara utuh," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, dalam keterangan kepada Apaberita.com.

Pemeriksaan berlangsung intensif selama hampir tujuh jam. Dito dicecar puluhan pertanyaan yang berkisar pada kronologi komunikasi, pertemuan, hingga kemungkinan transaksi keuangan yang menghubungkan para tersangka baru dengan jajaran Kemenag. Tidak ada pernyataan langsung yang disampaikan Dito seusai pemeriksaan; ia hanya melambaikan tangan dan memilih memasuki mobil tanpa komentar berarti. Sikap kooperatifnya selama proses hukum, seperti yang juga ditunjukkan pada pemanggilan-pemanggilan sebelumnya, menjadi catatan tersendiri bagi awak media yang telah menunggu sejak pagi.

Penampilan Baru yang Curi Perhatian

Terlepas dari substansi hukum, penampilan Dito kali ini sukses mencuri perhatian. Datang dengan setelan jas abu-abu gelap, potongan rambut yang lebih rapi, dan kacamata berbingkai tebal, mantan Menpora itu terlihat berbeda dibandingkan saat terakhir kali berurusan dengan KPK. Sejumlah wartawan bahkan menyebut penampilannya cukup membuat “pangling” karena nuansa eksekutif yang jauh lebih menonjol. Namun di balik sorotan mode tersebut, publik tetap berharap ada terobosan substantif dari kasus yang telah merugikan keuangan negara miliaran rupiah ini.

Kasus korupsi kuota haji sendiri mencuat setelah KPK menemukan indikasi kuat penyalahgunaan wewenang dalam penetapan dan distribusi kuota haji khusus pada 2023 dan 2024. Skema yang dibongkar melibatkan penggelembungan kuota, jual-beli porsi haji, serta gratifikasi berantai yang diduga melibatkan oknum pejabat Kemenag dan pihak swasta. Dengan penetapan dua tersangka baru ini, total pihak yang telah dibidik KPK bertambah signifikan. Lembaga yang kini dipimpin oleh pimpinan periode 2024-2028 itu menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan tanpa pandang bulu, termasuk memeriksa siapa pun yang dianggap memiliki informasi relevan, tak terkecuali para mantan menteri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User