Klopp Resmi Gantikan Nagelsmann Latih Jerman hingga 2030
Berlin, DFB – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menetapkan Juergen Klopp sebagai pelatih kepala tim nasional Jerman dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030. Keputusan strategis ini disahkan...
Berlin, DFB – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menetapkan Juergen Klopp sebagai pelatih kepala tim nasional Jerman dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030. Keputusan strategis ini disahkan dalam rapat luar biasa Komite Eksekutif DFB di Frankfurt pada Minggu malam, 14 Juni 2026, hanya berselang tiga hari setelah kegagalan Der Panzer di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Presiden DFB, Bernd Neuendorf, dalam konferensi pers di DFB-Zentrum, Frankfurt, Senin (15/6/2026) pukul 10.00 waktu setempat. Klopp, yang sebelumnya menukangi Liverpool dari 2015 hingga 2024, dikontrak untuk menahkodai tim senior putra Jerman mulai 1 Juli 2026. Ia akan menggantikan Julian Nagelsmann yang masa baktinya diputus lebih awal setelah evaluasi menyeluruh pasca-kekalahan 1-2 dari Kroasia di babak gugur.
Kegagalan Nagelsmann dan Langkah Cepat DFB
Di bawah arahan Julian Nagelsmann yang ditunjuk pada 2023, timnas Jerman gagal mencapai target minimal semifinal Piala Dunia 2026. Hasil imbang 1-1 melawan Jepang dan kekalahan tipis 0-1 dari Uruguay di fase grup menempatkan Jerman sebagai runner-up Grup D, sebelum akhirnya disingkirkan Kroasia. Rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Neuendorf serta Wakil Presiden Hans-Joachim Watzke pada 12 Juni 2026 menyimpulkan bahwa arah taktik dan atmosfer mental skuad tidak lagi selaras dengan kebutuhan regenerasi jangka panjang.
DFB kemudian mengaktifkan opsi pendekatan personal kepada Klopp yang sejak meninggalkan Anfield pada 2024 tidak terikat kontrak kepelatihan.
“Kami mengadakan pembicaraan intensif selama 48 jam terakhir. Klopp memahami sepenuhnya beban, tradisi, dan tuntutan besar yang diwariskan oleh sejarah sepak bola Jerman. Ia menyatakan siap memulai proyek ini dengan komitmen penuh,”tegas Neuendorf.
Kontrak dan Target Terukur
Kesepakatan tersebut mengikat Klopp dengan durasi kontrak 4 tahun 6 bulan, terhitung sejak 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2030. Nilai kontrak tidak diungkapkan secara detail, tetapi sumber di DFB menyebutkan angka sekitar 14 juta euro per musim bersih, menjadikannya salah satu juru taktik nasional dengan bayaran tertinggi di Eropa. Struktur kontrak mencakup klausul bonus berbasis pencapaian: juara Piala Eropa 2028, finalis Piala Dunia 2030, serta pemenuhan target pemanggilan pemain muda di bawah usia 23 tahun pada setiap turnamen besar.
Dalam klausul khusus, Klopp juga diberi wewenang penuh membentuk staf pelatih. Ia dipastikan akan membawa serta Peter Krawietz sebagai asisten pelatih bidang taktik, yang sebelumnya bekerja bersamanya di Mainz 05, Borussia Dortmund, dan Liverpool.
“Struktur ini disusun agar filosofi gegenpressing dan pengembangan pemain muda yang sudah terbukti di klub dapat diadaptasi ke level internasional. Target jangka pendek adalah final Piala Eropa 2028 di kandang sendiri,”ujar Rudi Völler, Direktur Tim Nasional DFB, yang turut hadir dalam pengumuman tersebut.
Profil dan Rekam Jejak yang Diukur
Pria kelahiran Stuttgart, 16 Juni 1967, tersebut bukan nama asing bagi publik Jerman. Sebelum sukses membawa Liverpool meraih gelar Liga Premier 2020, Liga Champions UEFA 2019, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA, Klopp membangun reputasi emas bersama Borussia Dortmund pada 2008—2015. Di Signal Iduna Park, ia mempersembahkan dua gelar Bundesliga (2010/11, 2011/12), satu DFB-Pokal, dan mengantar BVB ke final Liga Champions 2013. Gaya permainan intensitas tinggi dan kedekatan emosional dengan pemain menjadi warisan khasnya.
DFB menilai pengalaman luas di Liga Premier dan Bundesliga serta jam terbang di kompetisi Eropa sebagai modal utama untuk membentuk ulang identitas permainan Jerman.
“Ia bukan hanya pelatih, melainkan pemimpin transformatif yang mampu merangkul fans dan media. Kami butuh energi baru yang tulus, dan Juergen adalah personifikasi dari semangat itu,”kata Watzke yang juga menjabat CEO Borussia Dortmund.
Respons Publik dan Agenda Perdana
Kabar penunjukkan ini memicu reaksi luas di tengah masyarakat sepak bola Jerman. Bursa taruhan daring mencatat penurunan drastis odds Jerman untuk menjuarai Piala Eropa 2028 dari sebelumnya 8/1 menjadi 4/1 hanya dalam hitungan jam. Sementara itu, asosiasi suporter resmi Nationalmannschaft Fans Club menyambut baik kepastian ini.
“Setelah kegagalan di Amerika, kami khawatir DFB akan kembali mengambil jalan instan. Dengan proyek Klopp hingga 2030, ada keyakinan bahwa fondasi dibangun ulang dengan sabar,”ujar juru bicara mereka, Markus Sattler, saat diwawancarai di Berlin.
Agenda perdana Klopp sebagai pelatih kepala akan dimulai pada awal September 2026, saat Jerman menjamu Austria dan Estonia di laga uji coba internasional FIFA matchday. Lalu, Kualifikasi Piala Eropa 2028 yang diagendakan mulai Maret 2027 akan menjadi medan kompetitif pertamanya. Publik menunggu komposisi awal skuad serta keputusan strategis terkait kapten tim, mengingat beberapa pemain senior seperti Joshua Kimmich dan Antonio Rüdiger diperkirakan memasuki fase akhir karier internasional pada siklus 2028—2030.
Melalui keputusan ini, DFB menegaskan peralihan dari pendekatan reaktif menuju perencanaan jangka panjang yang matang, dengan Juergen Klopp sebagai arsitek utama. Masa depan tim nasional Jerman kini bertumpu pada visi pelatih yang sudah teruji di level tertinggi kompetisi klub Eropa.
Baca juga:
Comments (0)