Ketua TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Negeri Lewat Potensi Bahari
Biak, Apaberita — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, mengajak para pelajar di Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk mengenali potensi bahari sebagai ...
Biak, Apaberita — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, mengajak para pelajar di Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk mengenali potensi bahari sebagai bagian dari upaya menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Ajakan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah sekolah di wilayah pesisir Biak, Kamis (6/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Tri menegaskan bahwa pengenalan terhadap kekayaan laut Indonesia bukan sekadar materi pembelajaran, melainkan fondasi penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Ia menyatakan bahwa kecintaan terhadap negeri dapat dimulai dari pemahaman mendalam atas sumber daya alam yang dimiliki, termasuk laut yang menjadi identitas bangsa.
“Pelajar harus bangga dengan laut kita. Dengan mengenal potensi bahari, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang mencintai negeri dan siap menjaga kedaulatannya,” ujar Tri di hadapan para siswa dan tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Biak Kota.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang diinisiasi TP PKK Pusat, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini menyasar sekolah-sekolah di daerah kepulauan dan pesisir untuk menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.
Pendidikan Karakter dan Potensi Bahari
Tri menjelaskan bahwa pendidikan karakter yang dimaksud tidak hanya berfokus pada aspek moral dan etika, tetapi juga mencakup pengenalan geografi, ekosistem laut, serta peluang ekonomi yang terkandung di dalamnya. Ia mencontohkan Biak yang memiliki terumbu karang, keanekaragaman ikan, serta potensi wisata bahari yang belum tergarap maksimal.
“Anak-anak perlu tahu bahwa di bawah permukaan laut mereka ada kekayaan yang luar biasa. Ini bukan hanya soal keindahan, tetapi juga soal masa depan bangsa,” tegasnya dalam dialog interaktif dengan pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Tri juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan materi ajar yang relevan dengan kondisi lokal. Ia mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor yang telah memasukkan muatan lokal kemaritiman ke dalam kurikulum sekolah menengah pertama.
“Kami mendukung penuh program pemerintah untuk pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter dan kearifan lokal. Laut adalah guru terbaik bagi anak-anak kita,” kata Tri dalam keterangan persnya.
Dukungan Program Pemerintah
Kunjungan Tri ke Biak juga merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional TP PKK yang digelar pada awal tahun 2026. Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa TP PKK akan berperan aktif dalam menyukseskan program prioritas pemerintah di bidang pendidikan, termasuk percepatan pembelajaran berbasis lingkungan.
Tri menyatakan bahwa TP PKK telah menyiapkan modul pelatihan bagi kader PKK di tingkat kabupaten untuk mendampingi sekolah-sekolah dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler bahari, seperti pengenalan alat tangkap tradisional, konservasi mangrove, dan simulasi pelayaran.
“Kami tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak. Modul sudah disusun dan akan didistribusikan ke seluruh provinsi,” ujarnya.
Selain itu, Tri mengajak para pelajar untuk aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut dan komunitas pecinta lingkungan. Ia menilai keterlibatan langsung di lapangan akan memperkuat rasa memiliki terhadap wilayah laut Indonesia.
Harapan untuk Generasi Muda Papua
Di akhir kunjungannya, Tri menyampaikan harapannya agar generasi muda Papua, khususnya di Biak, dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia mengingatkan bahwa Biak memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, sehingga semangat nasionalisme harus terus dipelihara.
“Biak adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Kalian adalah pewaris perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. Jaga laut, jaga negeri, dan raih cita-cita setinggi langit,” pesannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Markus Womsiwor, menyambut baik ajakan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan menyusun jadwal kegiatan belajar di luar kelas yang berorientasi pada eksplorasi potensi bahari, bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat.
“Kami akan memastikan setiap sekolah memiliki program yang jelas terkait pendidikan bahari. Ini adalah keputusan bersama yang akan kami realisasikan mulai semester depan,” kata Markus dalam wawancara terpisah.
Kunjungan Tri Tito Karnavian ke Biak menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja TP PKK ke wilayah timur Indonesia. Sebelumnya, ia telah mengunjungi sekolah-sekolah di Jayapura dan Merauke dengan agenda serupa. Program ini dijadwalkan berlanjut ke sejumlah daerah kepulauan lainnya, termasuk Maluku dan Nusa Tenggara Timur, hingga akhir tahun 2026.
Dengan adanya ajakan tersebut, diharapkan para pelajar di daerah pesisir tidak hanya memahami teori tentang kekayaan laut, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melindungi dan memanfaatkannya secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
Comments (0)