Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Tewaskan 10 Tamu Pernikahan

Kecelakaan maut mengguncang kawasan Pantura Kiajaran Kulon, Lohbener, Indramayu, Jawa Barat pada Minggu (12/7/2026) petang. Sebuah kendaraan pikap Daihatsu Grand Max yang sarat penumpang rombongan tam...

Jul 13, 2026 - 06:38
0 1
Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Tewaskan 10 Tamu Pernikahan

Kecelakaan maut mengguncang kawasan Pantura Kiajaran Kulon, Lohbener, Indramayu, Jawa Barat pada Minggu (12/7/2026) petang. Sebuah kendaraan pikap Daihatsu Grand Max yang sarat penumpang rombongan tamu pernikahan bertabrakan secara beruntun dengan dua truk, menyebabkan sepuluh orang meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka.

Kronologi Lengkap Insiden

Tim Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu melalui Kepala Satlantasnya, AKP Undang Syarif, menjelaskan bahwa musibah dipicu oleh manuver putar balik yang dilakukan pengemudi Gran Max di tengah jalur yang ramai. “Nah itu, ya kan, karena terdorong oleh kendaraan Wing Box itu ke jalur yang satunya. Datang dari arah berlawanan, kendaraan Mitsubishi Losbak. Sehingga terjadi kecelakaan,” ujarnya. Kronologi terinci mengungkapkan, ketika pikap mulai membelok, truk Wing Box Hino yang melaju di belakangnya tidak memiliki ruang pengereman yang cukup. Hantaman pertama mendorong Gran Max melintasi marka jalan dan masuk ke lajur berlawanan, di mana pada saat yang sama meluncur Mitsubishi bak terbuka. Tabrakan kedua begitu frontal menghantam sisi samping kendaraan, mengakibatkan bak terbuka yang menjadi tumpuan sebagian besar penumpang mengalami deformasi ekstrem. Sejumlah saksi mata di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan darurat sementara menunggu respons kepolisian yang hadir dalam waktu singkat.

Rincian Korban dan Identifikasi

Data yang dikompilasi Unit Lakalantas mencatat tiga orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan tujuh korban lainnya wafat di rumah sakit rujukan setelah perawatan darurat. AKP Undang merinci, “Tiga orang meninggal dunia di TKP, tujuh orang meninggal dunia di rumah sakit. Dua orang luka berat dan enam orang luka ringan.” Identitas salah satu korban meninggal, Mohamad Iqbal, tercatat sebagai remaja berusia 12 tahun yang turut dalam rombongan syukuran pernikahan tersebut. Sembilan korban meninggal lain masih dalam proses identifikasi oleh kepolisian dan pihak rumah sakit. Dari delapan korban cedera, dua orang menjalani perawatan intensif akibat trauma berat pada organ vital, sementara enam pasien dengan luka ringan telah diizinkan rawat jalan setelah observasi. Seluruh korban merupakan tamu sebuah resepsi pernikahan yang digelar di sekitar Indramayu, yang baru saja meninggalkan lokasi hajatan saat musibah terjadi.

Penanganan Hukum dan Investigasi

Dua pengemudi truk yang terlibat tabrakan, yaitu sopir Wing Box dan sopir Mitsubishi bak, kini menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polres Indramayu. “Yang sopir Wing Box sama mobil Mitsubishi, itu diamankan di Mapolres untuk dimintai keterangan,” kata AKP Undang. Pengamanan ini guna mengusut kemungkinan kelalaian, kelebihan muatan, atau masalah teknis kendaraan. Rencana olah TKP akan dilaksanakan pada Senin (13/7/2026) pagi untuk merekonstruksi detail peristiwa, mengukur titik benturan, dan mengumpulkan sampel dari setiap kendaraan. Pihak kepolisian juga meminta rekaman kamera pengawas atau dashcam dari pengguna jalan lain yang melintas pada waktu bersamaan. Kejadian ini menyoroti risiko penggunaan kendaraan bak terbuka untuk angkutan massal tanpa sabuk pengaman atau pelindung di ruas jalur padat seperti Pantura. Polres Indramayu mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan dalam kegiatan komunal, dan berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk meningkatkan penyuluhan keselamatan lalu lintas. Pemeriksaan menyeluruh terhadap truk-truk yang terlibat dijadwalkan bersamaan dengan olah TKP, yang juga akan menghadirkan ahli rekonstruksi dari Korps Lalu Lintas Mabes Polri. Tragedi ini menjadi peringatan pahit di tengah musim pernikahan yang biasanya ramai di Indramayu. Muatan penumpang yang melebihi kapasitas normal kendaraan juga diduga menjadi faktor yang memperparah dampak tabrakan, dan akan menjadi poin penting dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User