Kebakaran Gedung Bapenda, Lampu Lalu Lintas DKI Diatur Secara Manual

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan sistem pengaturan lampu lalu lintas di Ibu Kota untuk sementara dioperasikan secara manual menyusul kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendap...

Kebakaran Gedung Bapenda, Lampu Lalu Lintas DKI Diatur Secara Manual

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan sistem pengaturan lampu lalu lintas di Ibu Kota untuk sementara dioperasikan secara manual menyusul kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (7/8/2026). Keputusan tersebut ditetapkan setelah perangkat kendali lalu lintas terpadu ikut terdampak peristiwa itu, sehingga pengaturan arus kendaraan di sejumlah simpang dilakukan langsung oleh personel di lapangan.

Pramono menjelaskan, kobaran api tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada bangunan kantor pelayanan pendapatan daerah, tetapi juga mengganggu perangkat pendukung yang selama ini mengendalikan lampu lalu lintas secara terpusat. Sebagai langkah darurat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan pengoperasian lampu pengatur lalu lintas dilakukan secara manual hingga seluruh sistem dinyatakan berfungsi normal kembali.

"Dampaknya tidak berhenti pada gedung. Perangkat pengendali lampu lalu lintas ikut terimbas, sehingga kami memutuskan pengaturan dilakukan secara manual. Personel tambahan telah kami kerahkan agar pergerakan kendaraan tetap tertib dan keselamatan pengguna jalan terjaga," ujar Pramono di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Rapat Koordinasi Darurat Pascakebakaran

Menindaklanjuti peristiwa itu, Pramono memimpin Rapat Koordinasi terbatas bersama jajaran perangkat daerah terkait, antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Dalam rapat tersebut, ia menegaskan bahwa penanganan dampak kebakaran harus berjalan cepat, terukur, dan mengutamakan kepentingan publik.

Salah satu keputusan yang dihasilkan dalam rapat ialah pemetaan terhadap simpang-simpang dengan volume kendaraan tinggi. Simpang-simpang tersebut menjadi prioritas penempatan petugas pengatur lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, ketika pergerakan warga mencapai puncaknya.

"Saya telah meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan tidak menunggu. Selama masa pemulihan, keselamatan warga adalah prioritas utama," kata Pramono.

Personel Tambahan Dikerahkan ke Simpang Strategis

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mengerahkan petugas ke sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan secara manual. Petugas dilengkapi alat isyarat dan perlengkapan keselamatan, serta ditempatkan secara bergantian agar pengaturan berlangsung sepanjang hari tanpa jeda.

Selain personel Dinas Perhubungan, pengaturan manual juga melibatkan koordinasi dengan jajaran kepolisian lalu lintas. Langkah ini ditempuh untuk mencegah kemacetan berkepanjangan, khususnya di ruas-ruas jalan protokol yang menjadi urat nadi pergerakan warga Ibu Kota.

Pemerintah provinsi turut menyiapkan skema rekayasa lalu lintas apabila diperlukan, termasuk pengalihan arus sementara di sekitar lokasi gedung yang terbakar. Rekayasa tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan serta proses pendinginan dan pemeriksaan bangunan oleh petugas berwenang.

Upaya Pemulihan Sistem Kendali Lalu Lintas

Tim teknis telah diturunkan untuk melakukan pendataan terhadap perangkat yang rusak maupun terdampak. Pemeriksaan mencakup jaringan kendali, perangkat keras di lapangan, hingga sistem pendukung yang menghubungkan lampu lalu lintas dengan pusat kendali terpadu.

Pramono menyatakan pemulihan akan diupayakan sesingkat mungkin, namun tetap mengedepankan kehati-hatian mengingat pemeriksaan menyeluruh terhadap gedung masih berlangsung. Ia memastikan kebutuhan perbaikan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di sisi lain, ia meminta pelayanan administrasi pendapatan daerah tetap berjalan. Masyarakat diimbau memanfaatkan kanal layanan daring yang disediakan pemerintah provinsi selama kantor pelayanan belum dapat beroperasi secara normal.

Imbauan kepada Pengguna Jalan

Pramono mengimbau seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri menerobos simpang ketika pengaturan manual sedang berlangsung. Kepatuhan warga, menurutnya, menjadi kunci agar pengaturan manual berjalan efektif dan keselamatan bersama tetap terjaga.

Masyarakat juga diminta mempertimbangkan penggunaan transportasi umum selama masa pemulihan guna mengurangi beban volume kendaraan di ruas jalan utama. Informasi mengenai kondisi lalu lintas akan diperbarui secara berkala melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Adapun penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penanganan pihak berwenang. Pramono menegaskan pemerintah provinsi akan menyampaikan perkembangan penanganan kepada publik secara transparan setelah proses pemeriksaan rampung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User