Oct 19, 2026
Politik

Karyawan Club de Arjuna Demo, Akses Kerja Masih Ditutup Tembok

Jakarta — Sejumlah karyawan Club de Arjuna di kawasan Puri, Jakarta Barat, menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (16/6/2025) karena tidak dapat kembali bekerja. Akses menuju tempat usaha mereka dilap...

Karyawan Club de Arjuna Demo, Akses Kerja Masih Ditutup Tembok

Jakarta — Sejumlah karyawan Club de Arjuna di kawasan Puri, Jakarta Barat, menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (16/6/2025) karena tidak dapat kembali bekerja. Akses menuju tempat usaha mereka dilaporkan masih tertutup tembok sehingga aktivitas operasional tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Aksi tersebut dilakukan para karyawan yang menuntut kejelasan status tempat kerja mereka. Berdasarkan keterangan di lokasi, tembok yang berdiri di jalur masuk kawasan tersebut menjadi penghalang utama bagi para pekerja untuk kembali menjalankan tugas. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian bagi para karyawan terkait kelangsungan pekerjaan dan penghasilan mereka.

Penghalang Fisik Hambat Aktivitas Karyawan

Para karyawan menyatakan bahwa penutupan akses tersebut membuat mereka tidak bisa masuk ke area usaha. Mereka menegaskan bahwa tembok penghalang telah berdiri cukup lama dan hingga kini belum ada penyelesaian yang jelas dari pihak-pihak terkait. Akibatnya, sejumlah pekerja kehilangan mata pencaharian sejak operasional tempat usaha terhenti.

Salah seorang perwakilan karyawan menyatakan bahwa aksi demo ini merupakan bentuk desakan agar persoalan akses usaha segera diselesaikan.

"Kami hanya ingin kembali bekerja seperti biasa. Selama akses masih ditutup tembok, kami tidak bisa melakukan apa pun," ujar perwakilan karyawan dalam keterangannya kepada awak media di lokasi aksi.

Dalam aksi itu, para karyawan membawa sejumlah poster yang berisi tuntutan agar persoalan tersebut dibahas secara terbuka. Mereka juga meminta adanya kepastian hukum mengenai status lahan dan bangunan di kawasan tersebut, mengingat tempat usaha itu telah menjadi sumber penghidupan bagi banyak pekerja.

Karyawan Minta Kejelasan Status Usaha

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Club de Arjuna belum memberikan keterangan resmi mengenai duduk perkara penutupan akses tersebut. Para karyawan berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat menindaklanjuti persoalan ini melalui rapat koordinasi lintas sektor agar tidak berlarut-larut.

Menurut para pekerja, mereka telah berupaya menempuh jalur komunikasi internal, namun belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, aksi demo dianggap sebagai langkah terakhir untuk menyuarakan aspirasi mereka. Mereka menekankan bahwa tuntutan utama bukanlah soal upah, melainkan hak dasar untuk dapat kembali bekerja di tempat yang selama ini menampung mereka.

Pengamat ketenagakerjaan menilai persoalan akses usaha seperti ini berpotensi menimbulkan dampak sosial ekonomi bagi para pekerja dan keluarganya. Ketidakpastian yang berkepanjangan dapat menurunkan daya beli serta menimbulkan gejolak di lingkungan sekitar.

Desakan Penyelesaian dan Penegakan Aturan

Para karyawan mendesak agar persoalan tembok penghalang tersebut diselesaikan berdasarkan aturan yang berlaku. Mereka meminta agar tidak ada pihak yang menutup akses secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas. Selain itu, mereka meminta adanya jaminan agar hak-hak pekerja tetap terlindungi selama proses penyelesaian berlangsung.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan setempat. Massa aksi menyampaikan orasi secara bergantian sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Mereka menyatakan akan kembali menggelar aksi serupa apabila tidak ada kepastian dalam waktu dekat.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut kelangsungan usaha dan nasib pekerja di kawasan padat aktivitas ekonomi tersebut. Penyelesaian yang transparan dan berpihak pada kepastian hukum diharapkan dapat segera diwujudkan, sehingga para karyawan dapat kembali menjalankan pekerjaan mereka tanpa hambatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User