KAI Targetkan Permak Stasiun Bogor Rampung 15 Juli

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat peningkatan kapasitas layanan KRL di Stasiun Bogor. Proyek pengembangan ini difokuskan pada peron jalur 6, 7, dan 8 untuk mendukung operasional rangkaian

Jul 08, 2026 - 00:23
0 0
KAI Targetkan Permak Stasiun Bogor Rampung 15 Juli

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat peningkatan kapasitas layanan KRL di Stasiun Bogor. Proyek pengembangan ini difokuskan pada peron jalur 6, 7, dan 8 untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta atau yang dikenal dengan sebutan SF12 pada Bogor Line. Berdasarkan pantauan Apaberita.com di lapangan, pekerjaan konstruksi saat ini telah memasuki tahap finishing dan berjalan paralel dengan uji operasional secara bertahap. Pengembangan fisik peron dimulai sejak 15 April 2026 dan ditargetkan rampung total pada 15 Juli 2026.

Pekerjaan Finishing dan Uji Operasional Berjalan Beriringan

Progres pengerjaan di tiga peron tersebut menunjukkan hasil yang signifikan. Area peron jalur 6, 7, dan 8 diperluas untuk mengakomodasi panjang rangkaian SF12 yang lebih panjang dibandingkan formasi KRL sebelumnya. Dengan panjang hingga 12 kereta, formasi ini membutuhkan peron dengan dimensi yang mampu menampung seluruh pintu kereta saat berhenti. Hal ini penting untuk memastikan proses naik turun penumpang berjalan lancar dan aman. Saat ini, petugas KAI bersama kontraktor tengah melakukan penyempurnaan pada elemen pelat lantai, kanopi tambahan, serta sistem penanda arah dan informasi penumpang. Secara paralel, uji operasional menggunakan rangkaian SF12 mulai dilakukan pada jam-jam di luar waktu sibuk untuk memastikan kesesuaian tinggi peron, jarak celah aman antara kereta dan peron, serta respons sistem persinyalan. Uji coba ini menjadi langkah krusial sebelum peron resmi dioperasikan secara penuh pada pertengahan Juli mendatang.

"Bogor Line menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk perjalanan harian. Dengan kesiapan SF12, kapasitas layanan dalam satu perjalanan dapat meningkat dan proses naik turun pelanggan di Stasiun Bogor dapat lebih tertata," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis yang diterima Apaberita.com, Jumat (3/7/2026).

Peningkatan Kapasitas dan Kenyamanan Penumpang

Stasiun Bogor merupakan salah satu stasiun tersibuk di jalur KRL Jabodetabek. Data internal KAI menunjukkan rata-rata pergerakan penumpang di stasiun ini bisa mencapai lebih dari 100 ribu orang per hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Kehadiran SF12 diharapkan mampu mengurai kepadatan karena setiap satu rangkaian SF12 dapat mengangkut hingga sekitar 300 penumpang lebih banyak dibandingkan formasi 8 atau 10 kereta. Peningkatan kapasitas ini sangat penting mengingat tren kenaikan pengguna KRL yang terus bertambah setiap tahunnya. Selain itu, perluasan peron juga dirancang untuk memperbaiki aliran penumpang. Area tunggu yang lebih lega mengurangi penumpukan, sementara penataan antrean di pintu peron dapat berlangsung lebih teratur. Dengan rampungnya proyek ini, Stasiun Bogor akan memiliki infrastruktur yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan mobilitas warganya. Ini juga menjadi bagian dari komitmen KAI untuk terus memperbaiki kualitas layanan transportasi publik berbasis rel di wilayah aglomerasi Jakarta. Rencananya, setelah peron selesai, KAI akan melakukan evaluasi penuh selama beberapa pekan untuk memastikan seluruh sistem berjalan sesuai spesifikasi, sebelum akhirnya SF12 dioperasikan secara reguler di Bogor Line tanpa hambatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User