Kafe di Ciracas Hangus Terbakar, 6 Unit Damkar Diterjunkan
Jakarta Timur — Sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, hangus dilalap api pada Senin (12/5/2026) sore. Suku Dinas Penanggulangan Ke...
Jakarta Timur — Sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, hangus dilalap api pada Senin (12/5/2026) sore. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menerjunkan enam unit mobil pemadam serta 30 personel untuk menjinakkan si jago merah dan melakukan penyelidikan awal di lokasi kejadian. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Andi Rahman, menyatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 14.35 WIB. “Kami langsung mengerahkan unit terdekat dari Pos Sektor Ciracas. Armada pertama tiba di lokasi pukul 14.42 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” ujar Andi dihubungi melalui sambungan telepon. Operasi pemadaman ditingkatkan setelah api diketahui membesar dengan cepat, diduga dipicu material bangunan yang mudah terbakar serta keberadaan cairan mudah menyala di area dapur kafe.
Kronologi dan Eskalasi Penanganan
Berdasarkan keterangan petugas di lokasi, kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kepulan asap tebal pertama kali terlihat oleh warga sekitar yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam kebakaran. Tim respons cepat Sudin Gulkarmat Jakarta Timur yang bermarkas di sektor Ciracas langsung diberangkatkan. Armada pendukung dari Sektor Kramat Jati dan sektor lainnya juga dikerahkan untuk memperkuat upaya pemadaman, menyusul situasi yang semakin tidak terkendali.
“Situasi cukup menantang karena lokasi kafe berada di area yang relatif padat, akses jalan masuk sempit, serta hembusan angin cukup kencang. Namun petugas berhasil melokalisasi perambatan api agar tidak menjalar ke bangunan di sekitarnya,” jelas Andi Rahman. Api berhasil dilokalisasi pukul 15.15 WIB. Proses pendinginan dan pembasahan material sisa kebakaran dilanjutkan hingga api dinyatakan padam total pada pukul 16.00 WIB. Selama proses pemadaman, petugas sempat mengalami kesulitan akibat tumpukan barang mudah terbakar yang berada di bagian belakang bangunan kafe.
Puluhan personel yang dikerahkan terdiri atas tim pemadam, tim penyelamat, serta regu investigasi. Penggunaan alat pelindung diri dan peralatan pemadam bertekanan tinggi dilakukan untuk meminimalkan risiko bagi petugas. Koordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat kelurahan setempat juga dilakukan guna pengamanan lokasi dan pengaturan lalu lintas di Jalan Lapangan Tembak yang sempat tersendat.
Dampak dan Estimasi Kerugian
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penghuni dan pengunjung kafe berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Meski demikian, bangunan utama kafe seluas sekitar 200 meter persegi mengalami kerusakan berat. Atap dan sejumlah bagian dinding ambruk, sementara perabot, peralatan dapur, serta inventaris lainnya ludes terbakar.
Andi Rahman menyampaikan estimasi awal kerugian material ditaksir mencapai Rp350 juta hingga Rp450 juta. Angka ini mencakup kerusakan struktur fisik bangunan, peralatan usaha, dan stok bahan baku kuliner yang hangus. “Kami masih melakukan pendataan bersama pemilik kafe untuk memperoleh nilai pasti kerugian. Sementara bangunan kami beri garis polisi untuk kepentingan penyelidikan,” tambahnya.
Penyelidikan dan Imbauan Kewaspadaan
Tim investigasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di area dapur, namun petugas tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti kelalaian penggunaan kompor atau kebocoran tabung gas. “Kami akan melakukan olah tempat kejadian perkara secara komprehensif, termasuk memeriksa instalasi listrik dan sisa-sisa bahan yang terbakar,” ucap Andi.
Pihak Gulkarmat juga menegaskan akan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk karyawan kafe dan warga sekitar. Hasil penyelidikan nantinya akan dituangkan dalam laporan resmi yang akan diserahkan kepada pimpinan dinas serta pihak kepolisian apabila ditemukan unsur kelalaian yang melanggar ketentuan keselamatan kebakaran.
Menindaklanjuti kejadian ini, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau para pelaku usaha restoran dan kafe untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik, menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) yang berfungsi, serta memastikan jalur evakuasi tidak terhambat. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh pemilik usaha kuliner untuk tidak mengabaikan standar proteksi kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Andi Rahman.
Comments (0)