Jerman Kritik Trump Telepon Bos FIFA: Politik Tak Ada Tempat di Lapangan!
Jakarta - Menteri Negara Olahraga Jerman Christiane Schenderlein melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang secara langsung menelepon Presiden FIFA Gianni Infan
Jakarta - Menteri Negara Olahraga Jerman Christiane Schenderlein melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang secara langsung menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino. Trump dilaporkan menekan FIFA untuk membatalkan kartu merah yang diterima pemain Timnas AS, Folarin Balogun, dalam laga Piala Dunia 2026. Schenderlein menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi politik di atas lapangan hijau.
Schenderlein menyampaikan pernyataannya dalam wawancara dengan media kami pada Selasa (7/7/2026). Ia menekankan prinsip fundamental sepakbola sebagai olahraga yang harus bebas dari segala bentuk intervensi kekuasaan.
"Kami melihat tidak ada tempat di lapangan untuk politik. Keputusan wasit adalah otoritas tertinggi dalam pertandingan, dan semua pihak harus menghormatinya tanpa tekanan dari kekuatan politik mana pun," kata Schenderlein.
Kontroversi ini bermula saat Balogun diganjar kartu merah dalam pertandingan krusial babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Insiden itu memicu kemarahan Trump, yang kemudian secara terbuka mengkritik keputusan wasit dan menyebutnya "mencurigakan." Tidak berhenti di situ, Trump melanjutkan dengan menelepon langsung Gianni Infantino untuk mendesak pembatalan skorsing terhadap pemain andalan AS tersebut.
Laporan media kami mengonfirmasi bahwa panggilan telepon itu terjadi tidak lama setelah pertandingan berakhir. Langkah Trump dinilai sebagai bentuk campur tangan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepakbola modern. FIFA sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai isi pembicaraan tersebut, namun sumber internal menyebut adanya tekanan signifikan untuk meninjau ulang hukuman Balogun.
Kritik Schenderlein mewakili sentimen luas di kalangan komunitas sepakbola Eropa yang khawatir terhadap preseden berbahaya. "Integritas olahraga kita harus dijaga dari segala bentuk pengaruh eksternal, termasuk dari kepala negara sekalipun," tambah Schenderlein dalam pernyataannya.
Sebelumnya, Trump juga melontarkan kritik pedas terhadap kinerja wasit yang bertugas dalam laga AS. Ia menuding bahwa ada agenda tersembunyi di balik keputusan kontroversial tersebut. Tindakan ini bukan kali pertama Trump bersinggungan dengan otoritas olahraga global, namun intervensi langsung kepada FIFA dalam konteks Piala Dunia menjadi eskalasi yang mengkhawatirkan.
Hingga berita ini diturunkan, Presiden FIFA Gianni Infantino belum memberikan tanggapan terbuka atas kritik dari Menteri Olahraga Jerman tersebut. Sementara itu, Komite Etik FIFA diprediksi akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas implikasi dari tekanan politik terhadap proses pengambilan keputusan disiplin dalam ajang sepakbola paling bergengsi di dunia ini.
Comments (0)