Jemaah memadati kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (12/10/2026) malam dalam gelaran Tablig Akbar bertajuk "Doa untuk Indonesia". Kegiatan yang diselenggarakan Majelis Rasulullah SAW tersebut dihadiri jemaah yang terus berdatangan sejak sebelum acara dimulai, menegaskan besarnya antusiasme masyarakat terhadap majelis doa bersama untuk bangsa.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, arus jemaah belum surut hingga menjelang acara yang dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB. Panitia menetapkan tiga zona penempatan peserta, yakni area khusus laki-laki, area khusus perempuan, serta area keluarga yang diperuntukkan bagi jemaah yang hadir bersama anggota keluarganya.
Petugas di lapangan secara berkala mengimbau jemaah untuk mengisi ruang yang masih kosong agar penataan peserta lebih rapi dan arus pergerakan massa terkendali. Sejumlah pedagang karpet turut terlihat menjajakan dagangannya di sekitar kawasan untuk digunakan jemaah sebagai alas duduk selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Rangkaian Acara Dibuka Pembacaan Surah Yasin
Kegiatan yang digelar di ruang terbuka tersebut dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan selawat yang mengiringi jalannya majelis sebelum kedatangan tokoh utama acara.
Habib Umar bin Hafidz, ulama asal Tarim, Yaman, yang juga memimpin Pesantren Darul Musthofa, tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB. Kehadiran ulama tersebut menjadi bagian inti dari kegiatan doa bersama untuk Indonesia yang diusung majelis itu.
Dalam penyelenggaraannya, tablig akbar ini mengusung pesan perdamaian dan kemaslahatan bagi bangsa. Majelis tersebut mempertemukan para ulama dan masyarakat dalam satu forum keagamaan sebagai wujud ikhtiar kolektif mendoakan negeri.
Pengaturan Massa dan Zona Jemaah
Panitia menempatkan jemaah berdasarkan kategori gender dan keluarga guna menjaga ketertiban sepanjang acara berlangsung. Pembagian zona itu ditetapkan agar jemaah perempuan memperoleh ruang yang terpisah, sementara jemaah laki-laki dan keluarga ditempatkan pada area masing-masing.
Petugas mengingatkan bahwa pengisian area kosong merupakan bagian dari upaya penataan peserta, sehingga kapasitas kawasan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa menimbulkan penumpukan di satu titik. Langkah tersebut juga dilakukan untuk memastikan arus masuk dan keluar jemaah berjalan lancar.
Kehadiran sejumlah pedagang di sekitar lokasi turut mewarnai suasana menjelang acara. Karpet yang dijajakan menjadi kebutuhan praktis bagi jemaah yang mengikuti kegiatan dengan duduk di atas permukaan keras kawasan Monas.
Pesan Perdamaian dan Doa untuk Bangsa
Tablig akbar bertajuk "Doa untuk Indonesia" menempatkan doa bersama sebagai inti kegiatan. Majelis Rasulullah SAW menyelenggarakan acara tersebut dengan mengangkat pesan perdamaian serta kemaslahatan bagi seluruh elemen bangsa.
Melalui pertemuan ulama dan masyarakat dalam satu majelis, penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen kebersamaan dalam menjaga keutuhan bangsa. Rangkaian acara berlangsung tertib dengan pengawalan petugas di setiap zona penempatan jemaah.
Hingga berita ini diturunkan, jemaah masih berada di lokasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan panitia penyelenggara.
Comments (0)