Jasa Marga Tegaskan Komitmen Transformasi Digital dan Keselamatan Tol

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan jalan tol nasional melalui penerapan teknologi digital secara menyeluruh dengan mengutamakan aspek keselamatan pengguna jala...

Jasa Marga Tegaskan Komitmen Transformasi Digital dan Keselamatan Tol

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan jalan tol nasional melalui penerapan teknologi digital secara menyeluruh dengan mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk menindaklanjuti arahan pemerintah dalam percepatan transformasi infrastruktur transportasi berbasis inovasi teknologi di seluruh ruas tol yang dikelola perseroan. Langkah ini dilakukan menyusul evaluasi kinerja operasional yang dilakukan dalam rapat koordinasi manajemen di Jakarta, Selasa (14 Januari 2025), dengan melibatkan jajaran direksi dan unit teknis terkait.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan bahwa transformasi layanan tol bukan sekadar peningkatan infrastruktur fisik, melainkan perubahan paradigma dalam manajemen lalu lintas modern. Perseroan akan mengintegrasikan sistem pemantauan elektronik terpadu, pengembangan aplikasi layanan pengguna, dan otomatisasi gerbang tol guna mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar arus kendaraan.

"Kami menegaskan bahwa keselamatan pengguna merupakan parameter utama dalam setiap implementasi teknologi baru di seluruh ruas jalan tol yang kami kelola," ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam rapat koordinasi tersebut.

Penerapan Teknologi Terintegrasi di Seluruh Ruas Tol

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung tertutup, manajemen Jasa Marga memaparkan rencana pengembangan sistem intelligent transportation system (ITS) yang akan diterapkan secara bertahap. Sistem ini mencakup pemasangan kamera pengawas beresolusi tinggi, sensor deteksi kecelakaan otomatis, dan papan informasi elektronik variabel yang terhubung langsung dengan pusat kendali operasional nasional di Jakarta. Seluruh perangkat tersebut akan beroperasi berdasarkan UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan peraturan turunan yang mengatur standar pelayanan minimum jalan tol.

Langkah tersebut ditetapkan sebagai prioritas strategis perseroan pada tahun anggaran berjalan. Jajaran direksi juga memutuskan untuk mengalokasikan anggaran khusus bagi rehabilitasi sistem teknologi informasi yang ada serta pengadaan perangkat keras baru di ruas-ruas tol dengan intensitas lalu lintas tinggi. Pleno internal yang membahas agenda transformasi digital ini menghasilkan sejumlah rekomendasi teknis yang akan disahkan secara formal melalui keputusan direksi dalam waktu dekat.

Penjaminan Keselamatan sebagai Fokus Utama

Aspek keselamatan pengguna jalan ditetapkan sebagai fondasi utama dalam setiap tahapan modernisasi layanan. Perseroan akan memperkuat sistem emergency response yang terintegrasi dengan unit patroli tol dan layanan kesehatan darurat. Selain itu, teknologi pengenalan plat nomor kendaraan dan sistem transaksi elektronik tanpa henti akan terus diperbarui untuk meminimalkan antrean di gerbang tol yang berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas.

"Setiap inovasi yang kami luncurkan harus melalui uji tuntas keselamatan. Tidak ada kompromi dalam aspek perlindungan terhadap masyarakat pengguna jalan tol," tegas pejabat berwenang dari jajaran direksi perseroan.

Pihak manajemen juga menyatakan bahwa penguatan layanan berbasis teknologi ini akan diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Program pelatihan teknis bagi operator pusat kendali dan petugas lapangan telah ditetapkan untuk berjalan paralel dengan instalasi perangkat baru. Hal ini diperlukan agar seluruh sistem yang canggih dapat dioperasikan secara maksimal sesuai prosedur keselamatan yang disahkan oleh instansi teknis terkait.

Koordinasi dengan Stakeholder Pemerintah dan DPR

Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang mengelola aset infrastruktur vital, Jasa Marga menyampaikan rencana transformasi ini dalam rapat dengar pendapat dengan sejumlah Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, anggota legislatif dari berbagai Fraksi memberikan masukan agar modernisasi teknologi tol tetap memperhatikan aksesibilitas dan perlindungan data pengguna. Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan sistem informasi telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk tata kelola keamanan siber nasional.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyatakan dukungannya terhadap langkah Jasa Marga yang dianggap sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan ekosistem transportasi cerdas. Pihak kementerian juga mengingatkan agar implementasi teknologi baru tidak mengesampingkan pelayanan manual sebagai alternatif bagi pengguna yang belum terbiasa dengan sistem digital. Rapat Koordinasi lintas instansi yang melibatkan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia turut membahas standarisasi teknologi keselamatan di seluruh koridor tol strategis nasional.

Ke depan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana menyusun peta jalan transformasi digital lima tahun ke depan yang akan disahkan dalam Pleno komisaris dan direksi pada akhir kuartal pertama tahun ini. Dokumen perencanaan tersebut akan memuat rincian anggaran, target capaian indikator keselamatan, dan mekanisme evaluasi berkala yang melibatkan auditor independen. Perseroan berkomitmen bahwa setiap tahapan implementasi akan selalu mengedepankan prinsip keselamatan, efisiensi, dan pelayanan publik yang berkeadilan bagi seluruh pengguna jalan tol di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User