Jasa Marga Perkuat Layanan Tol Digital demi Keselamatan Pengguna Jalan

JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan jalan tol berbasis teknologi dengan menempatkan keselamatan pengguna sebagai prioritas utama operasional perseroan. Langka...

Jasa Marga Perkuat Layanan Tol Digital demi Keselamatan Pengguna Jalan

JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan jalan tol berbasis teknologi dengan menempatkan keselamatan pengguna sebagai prioritas utama operasional perseroan. Langkah tersebut disampaikan manajemen dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh ruas jalan tol yang dikelola perseroan di Indonesia.

Direktur Utama Jasa Marga menyatakan bahwa digitalisasi yang dijalankan perseroan tidak semata-mata ditujukan untuk efisiensi transaksi, melainkan juga untuk menciptakan ekosistem perjalanan yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan tol.

"Kami menegaskan bahwa setiap pengembangan teknologi yang diterapkan di jalan tol selalu berorientasi pada keselamatan pengguna. Teknologi hadir untuk memberikan perlindungan dan kepastian layanan, bukan sekadar kemudahan transaksi," ujar Direktur Utama Jasa Marga.

Transformasi Digital di Seluruh Ruas Tol

Jasa Marga telah menetapkan sejumlah program digitalisasi layanan, di antaranya pengembangan sistem transaksi nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) yang menjadi bagian dari agenda modernisasi pembayaran tol nasional. Sistem ini memungkinkan kendaraan melintas tanpa berhenti di gerbang tol sehingga mengurangi potensi kepadatan serta risiko kecelakaan di area gerbang.

Selain itu, perseroan mengembangkan aplikasi Travoy sebagai platform digital bagi pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung, mengetahui informasi tarif, serta mengakses layanan darurat. Jasa Marga juga mengoperasikan pusat kendali operasional yang terhubung dengan ribuan kamera pemantau di sepanjang ruas tol untuk mengawasi situasi lalu lintas selama 24 jam setiap hari.

Berdasarkan data perseroan, Jasa Marga beserta anak usahanya mengelola lebih dari 1.200 kilometer jalan tol di berbagai wilayah Indonesia. Dengan cakupan wilayah yang luas tersebut, standardisasi layanan berbasis teknologi dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan kualitas pelayanan yang seragam dari satu ruas ke ruas lainnya.

Keselamatan Pengguna Menjadi Fokus Utama

Dalam aspek keselamatan, Jasa Marga menindaklanjuti kebijakan dengan memperkuat layanan patroli jalan raya, layanan derek gratis hingga pintu keluar terdekat, serta penempatan petugas siaga di titik-titik rawan kecelakaan. Perseroan juga menyediakan layanan panggilan darurat melalui One Call Center 14080 yang beroperasi tanpa henti.

Manajemen menyatakan bahwa seluruh layanan darurat tersebut terintegrasi dengan sistem pemantauan digital sehingga waktu respons terhadap insiden dapat dipangkas secara signifikan. Koordinasi dengan kepolisian, tim pencarian dan pertolongan, serta rumah sakit rujukan turut diperkuat untuk memastikan penanganan kecelakaan berjalan cepat dan tepat.

"Setiap insiden di jalan tol ditangani dengan standar operasional prosedur yang ketat. Kami terus mengevaluasi waktu respons petugas di lapangan agar penanganan kejadian dapat dilakukan secepat mungkin," kata Direktur Operasi Jasa Marga.

Selain penanganan insiden, perseroan meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung keselamatan, seperti pemasangan rambu elektronik, penerangan jalan, pagar pengaman, serta pemasangan pita penggaduh untuk mencegah kecelakaan akibat kantuk. Perawatan jalan dilakukan secara berkala berdasarkan standar pelayanan minimal jalan tol yang ditetapkan pemerintah.

Komitmen Berkelanjutan dan Evaluasi Berkala

Jasa Marga menegaskan bahwa penguatan layanan berbasis teknologi merupakan komitmen jangka panjang yang akan dievaluasi secara berkala. Perseroan melakukan survei kepuasan pelanggan setiap tahun untuk mengukur efektivitas layanan sekaligus mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.

Perseroan juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Badan Pengatur Jalan Tol dalam menindaklanjuti kebijakan nasional di bidang jalan tol, termasuk implementasi sistem pembayaran nontunai dan peningkatan standar keselamatan jalan.

Ke depan, Jasa Marga berencana memperluas cakupan layanan digital hingga ke seluruh ruas tol yang dikelola, termasuk ruas-ruas baru yang diresmikan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan langkah tersebut, perseroan berharap dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran konektivitas nasional.

Manajemen mengimbau pengguna jalan tol untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kecepatan sesuai batas yang ditetapkan, serta memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melakukan perjalanan. Kepatuhan pengguna jalan dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan keselamatan bersama di jalan tol.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User