Jalur Layang Stasiun Manggarai Resmi Beroperasi Layani KRL Lintas Bogor
JAKARTA — Jalur layang atau elevated track Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, resmi beroperasi melayani perjalanan Commuter Line relasi Jakarta–Bogor mulai Minggu, 26 ...
JAKARTA — Jalur layang atau elevated track Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, resmi beroperasi melayani perjalanan Commuter Line relasi Jakarta–Bogor mulai Minggu, 26 September 2021. Pengoperasian jalur baru itu ditetapkan setelah PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama KAI Commuter menuntaskan peralihan jalur atau switch over dari lintasan lama di permukaan tanah ke lintasan atas yang baru dibangun.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, rangkaian KRL Commuter Line tujuan Jakarta Kota maupun Bogor tampak melintas dan berhenti di jalur layang sejak pagi hari. Penumpang relasi Jakarta–Bogor dilayani melalui empat peron yang berada di lantai atas bangunan stasiun. Akses naik dan turun difasilitasi tangga, eskalator, serta lift yang disiapkan pengelola di setiap sisi peron.
Fasilitas pendukung di lantai atas mencakup tempat duduk prioritas, papan informasi jadwal keberangkatan, serta jalur pemandu bagi penyandang disabilitas. Pengelola juga menyiapkan area tunggu yang terpisah dari alur penumpang turun agar kepadatan di peron dapat dikendalikan pada jam sibuk.
"Pengoperasian jalur layang ini merupakan tahapan penting dalam pembangunan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral. Pemisahan lintasan bertujuan meningkatkan kapasitas, keselamatan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Peralihan Jalur dan Pola Operasi Baru
Peralihan ke jalur layang dilakukan melalui proses switch over yang mencakup pengujian sistem persinyalan, jaringan listrik aliran atas, serta uji coba perjalanan kereta sebelum lintasan dibuka untuk layanan reguler. Setelah seluruh pengujian dinyatakan selesai dan aman, perjalanan KRL lintas Bogor dialihkan sepenuhnya ke jalur atas pada akhir pekan ini.
Dengan pola operasi baru itu, perjalanan KRL relasi Jakarta Kota–Bogor, Jakarta Kota–Depok, dan Jakarta Kota–Nambo berhenti di peron lantai atas Stasiun Manggarai. Petugas pelayanan dan pengamanan ditempatkan di sejumlah titik, mulai dari area tiket, peron bawah, hingga tangga menuju peron layang, guna memandu pengguna yang belum terbiasa dengan tata letak baru.
Stasiun Manggarai selama ini tercatat sebagai salah satu stasiun tersibuk di Jabodetabek karena menjadi titik pertemuan perjalanan KRL lintas Bogor dan lintas Bekasi–Cikarang. Sebelum pandemi Covid-19, stasiun itu melayani puluhan ribu pengguna setiap hari, baik yang mengakhiri perjalanan maupun yang berpindah kereta.
Bagian dari Pembangunan Stasiun Sentral Manggarai
Pengoperasian jalur layang menindaklanjuti pembangunan Stasiun Manggarai yang dikerjakan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Proyek tersebut berkaitan dengan pembangunan jalur dwiganda atau double-double track Manggarai–Cikarang yang memisahkan lintasan kereta komuter dan kereta jarak jauh sehingga pergerakan kedua layanan tidak lagi saling menunggu.
Dalam rencana induk yang ditetapkan pemerintah, Stasiun Manggarai disiapkan menjadi stasiun sentral yang menghubungkan layanan KRL Commuter Line, kereta api bandara, dan kereta api antarkota. Bangunan stasiun dirancang bertingkat dengan jalur layang di bagian atas, sementara lintasan di permukaan tanah difungsikan bagi layanan lain secara bertahap mengikuti kemajuan konstruksi.
"Pembangunan dilakukan bertahap sambil tetap menjaga kelancaran operasional harian. Setiap tahapan peralihan jalur selalu didahului uji coba teknis dan sosialisasi kepada pengguna jasa," ujar Zulfikri.
Penyesuaian Layanan bagi Pengguna Jasa
KAI Commuter menyatakan telah menindaklanjuti pengoperasian jalur layang dengan sosialisasi melalui pengumuman suara di stasiun dan di dalam rangkaian, papan informasi elektronik, serta penempatan petugas tambahan. Pengguna jasa diminta memperhatikan arah peron karena lokasi naik dan turun penumpang lintas Bogor berpindah dari lantai dasar ke lantai atas.
"Kami mengimbau para pengguna mengikuti arahan petugas dan rambu-rambu yang tersedia, serta menyediakan waktu perjalanan lebih pada masa penyesuaian awal pengoperasian jalur layang," kata VP Corporate Communications KAI Commuter Anne Purba.
Selama masa pandemi, layanan KRL tetap beroperasi dengan pembatasan sesuai ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pengguna diwajibkan memakai masker, menjaga jarak aman, serta memenuhi persyaratan perjalanan yang ditetapkan pemerintah sebelum memasuki area stasiun.
Hingga tahap pembangunan berikutnya rampung, sebagian area Stasiun Manggarai masih berstatus kawasan konstruksi dengan penataan sementara di sejumlah titik. Pemerintah menargetkan seluruh pengembangan stasiun selesai sesuai jadwal sehingga fungsi Manggarai sebagai simpul utama transportasi kereta api di Ibu Kota dapat beroperasi penuh.
Comments (0)