JAKARTA — Musim liburan yang seharusnya menjadi momen menyenangkan bagi para pelancong

Modus Operandi: Pengalihan Perhatian di Tengah Kepadatan Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku tidak bekerja sendiri. Mereka beroperasi dalam kelomp

Jul 08, 2026 - 04:08
0 0
JAKARTA — Musim liburan yang seharusnya menjadi momen menyenangkan bagi para pelancong

Modus Operandi: Pengalihan Perhatian di Tengah Kepadatan

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku tidak bekerja sendiri. Mereka beroperasi dalam kelompok kecil yang terorganisir. Satu orang bertugas mengalihkan perhatian korban—misalnya dengan berpura-pura menanyakan arah atau menjatuhkan barang—sementara rekannya dengan cepat menyambar tas atau koper yang tergeletak. Kronologi pengungkapan bermula ketika petugas mengamati gerak-gerik mencurigakan di sekitar ruang tunggu keberangkatan Stasiun Pasar Senen pada Minggu malam. Dua orang pria berinisial RY (34) dan AS (29) terekam kamera pengawas atau CCTV sedang mengawasi seorang wanita paruh baya yang tengah sibuk mengurus tiket di mesin cetak mandiri.
"Pelaku memanfaatkan situasi ketika korban lengah. Mereka sudah memetakan titik buta dari pantauan petugas keamanan, khususnya di area dekat pintu peron yang sering padat," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Dwi Prasetyo, dalam konferensi pers.

Indikasi Jaringan dan Pemetaan TKP

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga unit ponsel pintar, satu laptop, dan uang tunai senilai Rp 12.500.000 yang disembunyikan dalam tas punggung modifikasi. Hasil interogasi sementara mengungkap bahwa para pelaku adalah residivis kasus serupa yang sudah hapal ritme petugas patroli. Total korban yang berhasil diidentifikasi hingga saat ini berjumlah empat orang. Dua di antaranya merupakan wisatawan domestik asal Bandung yang kehilangan dokumen perjalanan penting selain barang elektronik. Kerugian materiil keseluruhan ditaksir mencapai Rp 28.000.000. Kehilangan terasa begitu mendadak, seperti udara yang tiba-tiba dihisap keluar dari paru-paru.

Lonjakan Insiden dan Imbauan Polisi

Data kepolisian menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Selama periode libur panjang kali ini, terjadi peningkatan laporan pencurian di fasilitas publik transportasi sebesar 17 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pihak kepolisian kini memperkuat personel berpakaian preman di titik rawan dan memasang papan imbauan digital. "Masyarakat diminta untuk tidak menaruh barang berharga di bagasi luar tas atau saku belakang. Pastikan ritsleting tas selalu terkunci dan berada di depan tubuh saat berdesakan," tambah Komisaris Dwi Prasetyo mengingatkan. Proses penyidikan masih terus didalami. Polisi menduga masih ada anggota jaringan lain yang belum tertangkap. Bagi para pelancong, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan adalah benteng pertahanan paling murah dan paling efektif selama menikmati liburan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User