Jakarta Fair 2027 Dipersiapkan Megah Sambut Lima Abad Ibu Kota

Jakarta – Penyelenggaraan Jakarta Fair 2027 di Kemayoran akan digelar dalam format yang jauh lebih besar dan meriah, sekaligus menandai tonggak sejarah setengah milenium Kota Jakarta. Kepastian itu ...

Jul 13, 2026 - 14:49
0 0

Jakarta – Penyelenggaraan Jakarta Fair 2027 di Kemayoran akan digelar dalam format yang jauh lebih besar dan meriah, sekaligus menandai tonggak sejarah setengah milenium Kota Jakarta. Kepastian itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, seusai Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/5/2026).

“Ini bukan sekadar pameran tahunan biasa. Puncak perayaan 500 tahun Jakarta pada 22 Juni 2027 akan kami jadikan momentum untuk menyajikan Jakarta Fair dengan standar yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Andhika. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Jakarta International Expo selaku pengelola kawasan Kemayoran telah menyusun cetak biru yang menargetkan kenaikan signifikan pada seluruh aspek penyelenggaraan.

Skala dan Dampak Ekonomi Digandakan

Dalam dokumen Rencana Aksi yang dipaparkan, luas area pameran akan diperluas dari sebelumnya 120 hektare menjadi 170 hektare. Perluasan ini akan menampung setidaknya 3.500 stan dari pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga korporasi besar. Direktur Utama PT Jakarta International Expo, Karunia Rakhman, menyebut target transaksi langsung selama 40 hari penyelenggaraan dipatok sebesar Rp 12,7 triliun, melonjak dari realisasi Rp 7,9 triliun pada 2025.

“Kami optimistis karena momentum 500 tahun Jakarta akan menarik minat pengunjung dari luar Jakarta dan mancanegara secara lebih masif. Target pengunjung kami tetapkan 8,2 juta orang, naik lebih dari 40 persen dibandingkan edisi sebelumnya,” jelas Karunia. Untuk mendukung target itu, manajemen telah menyiapkan tambahan lahan parkir seluas 23 hektare serta tiga pintu masuk baru yang terkoneksi langsung dengan moda transportasi massal.

Dukungan Regulasi dan Anggaran Khusus

Dari sisi pemerintah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria, telah memerintahkan seluruh satuan kerja perangkat daerah untuk mengawal persiapan ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya tengah memfinalisasi payung hukum berupa Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Event Strategis Nasional di Bidang Pariwisata. “Regulasi ini memberi ruang bagi kami untuk menggandeng sponsor utama dari BUMN dan investor strategis dengan skema kerja sama yang lebih fleksibel,” kata Riza dalam kesempatan yang sama.

Anggaran pembangunan infrastruktur pendukung juga disiapkan. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air akan memulai proyek pelebaran akses jalan sisi barat Kemayoran dan revitalisasi saluran air di sekitar kawasan pada triwulan ketiga 2026, dengan total alokasi dana mencapai Rp 687 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan 2026 dan APBD Murni 2027.

Panggung Hiburan dan Paviliun Sejarah Jakarta

Kekhasan Jakarta Fair 2027 akan semakin terasa dengan kehadiran Paviliun Setengah Abad Jakarta. Kepala Dinas Kebudayaan DKI, Iwan Henry Wardhana, mengungkapkan bahwa paviliun seluas 6.000 meter persegi itu akan menampilkan perjalanan Jakarta dari masa prasejarah Sunda Kelapa, era kolonial, kemerdekaan, hingga metropilitan modern. “Kami akan menghadirkan puluhan koleksi arsip yang baru pertama kali dibuka untuk publik, lengkap dengan teknologi imersif dan pemutaran film dokumenter hasil kerja sama dengan Arsip Nasional,” terang Iwan.

Panggung utama juga diperbesar menjadi tiga panggung dengan kapasitas total 150.000 penonton. Direktur Hiburan Panitia, Robertus Satrio, memastikan sejumlah musisi internasional telah menjalin kontrak awal, di antaranya dua artis dari Korea Selatan dan satu band rock legendaris asal Britania Raya. “Kami akan mengumumkan line-up final pada Januari 2027, namun yang pasti porsi hiburan malam akan dua kali lipat lebih panjang dibandingkan tahun biasa,” katanya.

Keterlibatan Delegasi Ekonomi Mancanegara

Tak hanya pameran dagang dan hiburan, Jakarta Fair 2027 juga didesain sebagai etalase diplomasi ekonomi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, Benni Aguscandra, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang sedikitnya 35 kamar dagang dan industri dari kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa untuk menggelar forum bisnis di sela acara. “Kami sudah mengirimkan surat resmi kepada mitra dagang di Singapura, Jepang, Arab Saudi, dan Jerman. Beberapa di antaranya menyatakan kesediaan untuk membuka paviliun dagang khusus,” ucap Benni.

Agenda penjajakan investasi akan difokuskan pada sektor infrastruktur hijau, teknologi kota pintar, dan industri kreatif. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga disebut akan menempatkan satu unit layanan terpadu di lokasi untuk memfasilitasi realisasi komitmen investasi langsung di tempat.

Ramp Check dan Pengamanan Ketat

Aspek keselamatan dan keamanan menjadi perhatian utama. Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro, menuturkan bahwa pihaknya akan menggelar operasi pengamanan khusus bertajuk “Operasi Jakarta Jaya 500” selama 50 hari, dimulai H-10 hingga H+10 perayaan. “Kami akan menurunkan 6.800 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Posko terpadu akan bekerja 24 jam yang terintegrasi dengan sistem command center Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI akan menempatkan 22 unit mobil pemadam dan 4 unit truk tangga di titik strategis. Kepala Dinas Gulkarmat, Satriadi Gunawan, memastikan seluruh stan dan wahana wajib lolos inspeksi keselamatan darurat maksimal tiga hari sebelum pembukaan.

Persiapan besar-besaran ini menandai tekad Jakarta untuk tidak hanya merayakan hari jadi ke-500 sebagai seremoni, melainkan juga sebagai panggung pembuktian bahwa ibu kota mampu menyelenggarakan perhelatan berkelas global dengan dampak ekonomi kerakyatan yang terukur dan inklusif.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User