Jakarta, Apaberita.com - Polemik terkait prosesi adat kontroversial di Lampung kian memanas. Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, secara tegas meragukan pernyataan yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), tidak mengetahui adanya prosesi menginjak kepala kerbau dalam safari politiknya beberapa waktu lalu.

Pernyataan Deddy ini seolah menjadi tamparan keras bagi kubu yang mencoba membangun narasi bahwa Jokowi tidak terlibat dan tidak tahu-menahu soal ritual yang menyulut kontroversi publik tersebut. Men

Jul 08, 2026 - 04:38
0 0
Jakarta, Apaberita.com - Polemik terkait prosesi adat kontroversial di Lampung kian memanas. Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, secara tegas meragukan pernyataan yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), tidak mengetahui adanya prosesi menginjak kepala kerbau dalam safari politiknya beberapa waktu lalu.

Pernyataan Deddy ini seolah menjadi tamparan keras bagi kubu yang mencoba membangun narasi bahwa Jokowi tidak terlibat dan tidak tahu-menahu soal ritual yang menyulut kontroversi publik tersebut. Menurut informasi yang dihimpun media kami, Deddy justru mendapatkan fakta mengejutkan di lapangan yang bertolak belakang dengan klaim pihak lain.

"Jokowi mau injak kepala kerbau atau kepala ular ya silakan saja, nggak ada hubungan dengan kita. Yang saya dengar, Jokowi jadi ketua panitia kegiatan itu," ujar Deddy tegas saat dihubungi awak media, Jumat (3/7/2026).

Tak hanya membongkar dugaan peran Jokowi sebagai ketua panitia, Deddy juga meragukan validitas pernyataan yang dilontarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai pihak yang selama ini getol membela mantan Wali Kota Solo tersebut. Deddy menuding apa yang disampaikan kader maupun simpatisan PSI kerap sulit dibuktikan kebenarannya dan hanya dianggap sebagai bagian dari strategi komunikasi politik.

Deddy: 'Narasi Pembelaan Itu Dagelan'

Tanpa tedeng aling-aling, politikus senior PDIP itu menyebut seluruh narasi pembelaan terhadap Jokowi terkait insiden ini tak lebih dari sebuah ‘dagelan’ politik. Ia menyindir tajam sosok Jokowi yang menurutnya memiliki rekam jejak sebagai pemain politik ulung yang tidak segan melakukan berbagai cara untuk mencapai target dan ambisinya.

“Saya kira kita semua sudah paham karakter beliau. Dalam konteks politik, bukan rahasia lagi kalau Jokowi bisa melakukan segala macam upaya untuk sebuah tujuan. Jadi kalau sekarang ada klaim tidak tahu, ya silakan saja publik yang menilai, karena ini sudah masuk ke ranah dagelan politik yang tidak lucu,” sindir Deddy.

Safari politik di Lampung yang semula bertujuan untuk menyapa relawan dan konstituen itu kini berubah menjadi bumerang imbas prosesi adat yang dinilai tidak beradab dan melecehkan nilai-nilai budaya. Hingga berita ini diturunkan, Jokowi belum memberikan klarifikasi resmi langsung terkait dugaan bahwa ia adalah inisiator utama di balik acara kontroversial tersebut.

Beberapa pihak menilai pernyataan Deddy Sitorus ini semakin memperlebar jurang pemisah antara PDIP dan lingkaran politik Jokowi yang semakin terasa hambar pasca-pilpres. Langkah Deddy membongkar isu 'ketua panitia' diyakini menjadi sinyal bahwa tidak ada lagi tabir yang menutupi hubungan sesungguhnya antara partai berlambang banteng itu dengan eks Presiden yang dulu diusungnya.

Apaberita.com masih terus berupaya mengonfirmasi klaim Deddy Sitorus kepada pihak Istana dan lingkaran terdekat Jokowi, namun hingga kini belum ada respons resmi yang diberikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User