Iran Bersumpah Balas Kematian Ayatollah Khamenei di Waktu yang Tepat!

Apaberita.com, Jakarta – Suasana duka menyelimuti Iran menjelang upacara pemakaman kenegaraan untuk mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Di tengah persiapan prosesi besar tersebut, Dew

Jul 07, 2026 - 23:14
0 0
Iran Bersumpah Balas Kematian Ayatollah Khamenei di Waktu yang Tepat!

Apaberita.com, Jakarta – Suasana duka menyelimuti Iran menjelang upacara pemakaman kenegaraan untuk mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Di tengah persiapan prosesi besar tersebut, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara itu melontarkan ancaman tegas, menegaskan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian tokoh revolusi itu akan menghadapi pembalasan pada saat yang dianggap paling tepat.

Sinyal Pembalasan Strategis dari Teheran

Peringatan keras itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohammad Baqer Zolqadr. Sebagai komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Zolqadr dikenal sebagai figur garis keras yang baru menduduki posisi puncak keamanan tersebut per 24 Maret lalu. Pengangkatannya terjadi tak lama setelah pendahulunya, Ali Larijani, tewas dalam sebuah operasi gabungan yang disebut-sebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

"Kepalan tangan Pemimpin yang gugur pada saat wafatnya akan tetap menjadi simbol abadi doktrin keamanan nasional Iran. Para pelaku tidak akan bisa bersembunyi selamanya; balasan kami akan datang pada waktu yang tepat," tegas Zolqadr dalam pernyataan yang dilansir oleh media pemerintah Iran.

Pernyataan itu segera menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Iran tak hanya kehilangan Khamenei sebagai pemandu revolusi, tetapi juga menghadapi gelombang berduka yang berpotensi disalurkan menjadi eskalasi konfrontasi regional. Menurut laporan yang dihimpun Apaberita.com, rencana pemakaman sang Ayatollah akan digelar dalam skala masif dengan pengamanan super ketat, melibatkan elemen IRGC dan milisi sekutu di seluruh negeri.

Para analis membaca bahwa retorika Zolqadr bukan sekadar gertakan politik. Dengan latar belakang militer yang kuat dan kepercayaan penuh dari lingkaran konservatif ulama, posisinya memberi sinyal bahwa strategi keamanan Iran akan bergerak ke arah yang lebih ofensif. Doktrin "kesabaran strategis" yang kerap dipakai oleh pejabat sebelumnya tampaknya mulai digeser menjadi postur ancaman terbuka yang siap direalisasikan kapan saja.

Hingga kini identitas pihak yang secara langsung dituduh bertanggung jawab atas kematian Khamenei belum diungkap secara eksplisit oleh Teheran, namun retorika Dewan Keamanan secara konsisten mengarah pada aktor-aktor eksternal yang dianggap sebagai musuh utama republik Islam itu. Suasana di jalan-jalan Tehran menunjukkan campuran antara ritual keagamaan yang khusyuk dan orasi-orasi perlawanan yang membakar semangat anti-Barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User