Inggris ke Semifinal: Bellingham Memikat, Guehi Bak Tembok

Tim Nasional Inggris memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Norwegia 2-1 dalam laga perempat final di MetLife Stadium, New Jersey, Sabtu (11/7/2026) malam. Gol penentu kemenan...

Jul 12, 2026 - 12:55
0 0

Tim Nasional Inggris memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Norwegia 2-1 dalam laga perempat final di MetLife Stadium, New Jersey, Sabtu (11/7/2026) malam. Gol penentu kemenangan The Three Lions dicetak oleh Jude Bellingham yang tampil dominan sepanjang laga, sementara Marc Guehi memperlihatkan penampilan nyaris tanpa cela sebagai palang pintu pertahanan.

Jalannya Pertandingan

Sejak wasit meniup peluit tanda mulai, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan. Kombinasi umpan pendek dari lini tengah yang dikomandoi Declan Rice dan Bellingham mampu memecah konsentrasi lini belakang Norwegia. Pada menit ke-23, Bellingham melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Ørjan Nyland. Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang, membuat publik Inggris bergemuruh.

Norwegia tak tinggal diam. Mereka mencoba membangun serangan lewat sayap yang dihuni Alexander Sørloth dan Antonio Nusa. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-58. Berawal dari eksekusi tendangan bebas Martin Ødegaard, Erling Haaland berhasil menyundul bola melewati Jordan Pickford yang dinilai terlambat mengantisipasi pergerakan bola. Skor menjadi imbang 1-1.

Namun, keunggulan Norwegia tidak bertahan lama. Hanya 20 menit berselang, tepatnya pada menit ke-78, Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan terobosan matang dari Harry Kane, gelandang berusia 23 tahun itu dengan dingin mengecoh Nyland sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Gol tersebut sekaligus memastikan langkah Inggris ke empat besar.

Bellingham Sang Pahlawan

Penampilan Bellingham layak mendapatkan pujian tertinggi. Gelandang Real Madrid itu tidak hanya mencetak dua gol penentu, tetapi juga menjadi motor serangan dengan mencatatkan empat operan kunci dan tingkat akurasi umpan mencapai 93 persen. Statistik tersebut menegaskan dominasinya di lini tengah. Rating 9,0 dari 10 yang diterimanya dari panel analis menjadi yang tertinggi di antara seluruh pemain di lapangan.

Kehadiran Bellingham terasa di setiap fase permainan. Ia rajin turun menjemput bola, mendistribusikannya ke sayap, serta tak segan menusuk ke kotak penalti. Kolaborasinya dengan Kane dan Bukayo Saka kerap menciptakan peluang berbahaya. Tak heran jika pelatih menyebutnya sebagai "talenta terbaik yang pernah dimiliki Inggris dalam satu dekade terakhir".

Guehi Bagai Tembok Pertahanan

Jika Bellingham menjadi pahlawan di lini depan, Marc Guehi adalah pahlawan di lini belakang. Bek tengah Crystal Palace itu tampil bak tembok yang sulit ditembus. Sepanjang 90 menit, Guehi mencatatkan lima tekel bersih, empat intersep, dan delapan sapuan. Ia juga memenangi seluruh duel udara melawan Haaland, yang dikenal sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia.

Duet Guehi bersama John Stones terbukti solid. Keduanya mampu meredam agresivitas Haaland serta pergerakan Sørloth. Tak satu pun peluang berbahaya Norwegia yang berasal dari situasi terbuka berhasil menembus barikade yang dibangun Guehi. Rating 8,5 dari 10 menjadi bukti ketangguhannya. Pelatih pun melontarkan pujian: "Marc menunjukkan kedewasaan di atas usianya. Ia membaca permainan dengan sangat baik dan menjadi fondasi penting kemenangan ini."

Sorotan untuk Pickford

Di sisi lain, penampilan Jordan Pickford menuai sorotan. Kiper Everton itu memang melakukan beberapa penyelamatan, namun gol penyama kedudukan Norwegia dinilai sebagai blunder yang seharusnya bisa dihindari. Saat eksekusi tendangan bebas Ødegaard, Pickford tampak salah langkah dalam membaca arah bola. Sundulan Haaland yang sebetulnya tidak terlalu deras justru gagal diantisipasi.

Sepanjang laga, Pickford hanya mampu mencatatkan dua penyelamatan dari tiga tembakan mengarah ke gawang. Catatan tersebut berada di bawah performa standar yang biasa ia tunjukkan. Panel analis memberinya rating 5,5 dari 10, yang menjadi yang terendah di skuad Inggris. Meski demikian, rekan-rekannya tetap membela. Bellingham, dalam konferensi pers usai pertandingan, menyatakan bahwa "Jordan adalah bagian penting tim. Satu kesalahan tidak menghapus kontribusinya selama ini."

Pemain Lain yang Mencuri Perhatian

Selain tiga nama tersebut, beberapa pemain lain juga layak diapresiasi. Bukayo Saka di sayap kanan terus merepotkan bek kiri Norwegia dengan akselerasi dan umpan silangnya. Declan Rice tampil sebagai jangkar sejati dengan 12 kali merebut bola dan persentase umpan sukses 91 persen. Harry Kane, meskipun tidak mencetak gol, memberikan assist krusial dan memenangi sejumlah duel udara yang membantu transisi serangan.

Di kubu Norwegia, Martin Ødegaard menunjukkan kelasnya sebagai pengatur serangan dengan menciptakan tiga peluang emas, namun sayangnya tak mampu membawa timnya melangkah lebih jauh. Haaland, yang dijaga ketat, hanya melepaskan dua tembakan sepanjang laga, salah satunya menjadi gol melalui sundulan.

Reaksi Pasca Laga

Pelatih Inggris mengakui bahwa pertandingan berjalan lebih sulit dari yang diperkirakan. "Norwegia tim yang terorganisir dengan baik. Kami harus bekerja sangat keras malam ini. Beruntung kami memiliki Jude yang bisa mengubah keadaan dalam sekejap," ungkapnya. Ia juga menyoroti aspek pertahanan yang harus segera dibenahi jelang laga semifinal melawan Prancis yang dijadwalkan pada Rabu (15/7/2026).

Di ruang ganti, suasana penuh emosi. Para pemain merayakan kemenangan ini sebagai bukti mentalitas juara. Bellingham, yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, merendah: "Ini kerja tim. Tanpa kerja keras seluruh pemain, dua gol saya tak akan berarti apa-apa. Kami fokus pada langkah berikutnya."

Dengan hasil ini, Inggris mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara. Jika lini belakang mampu tampil sekokoh yang ditunjukkan Guehi, dan Pickford kembali ke performa terbaiknya, mimp untuk mengangkat trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah semakin terbuka lebar. Kemenangan dramatis ini sekaligus menjadi pesan tegas bagi para pesaing: Inggris datang dengan kekuatan penuh dan determinasi tinggi.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User