Oct 13, 2026
Politik

Hyundai Catat Tren Kenaikan Penjualan Ritel Tiga Bulan Berturut-turut

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencatatkan tren kenaikan penjualan ritel selama tiga bulan berturut-turut pada periode Juni hingga Agustus. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor In...

Hyundai Catat Tren Kenaikan Penjualan Ritel Tiga Bulan Berturut-turut

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencatatkan tren kenaikan penjualan ritel selama tiga bulan berturut-turut pada periode Juni hingga Agustus. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Hyundai pada bulan Juni tercatat 1.261 unit, kemudian meningkat menjadi 1.451 unit pada bulan Juli, dan kembali melonjak menjadi 1.756 unit pada bulan Agustus atau bertambah sekitar 305 unit dibandingkan capaian bulan sebelumnya.

Kenaikan tersebut ditopang sejumlah strategi perusahaan dalam menjaga performa di tengah pasar otomotif nasional yang belum sepenuhnya pulih. HMID menegaskan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan mempertahankan posisi di segmen kendaraan menengah hingga atas, sekaligus memperkuat citra premium yang telah melekat pada merek tersebut.

"Kita tertekan secara perekonomian, tapi ternyata orang Indonesia mampu untuk membeli kendaraan di segmen premium. Dengan kata lain Indonesia bisa keluar dari himpitan atau tekanan ini," ujar Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto, saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/10).

Pertumbuhan Ditopang Pasar Segmen Premium

Fransiscus menyatakan bahwa Hyundai sejak lama dikenal sebagai pemain di kelas menengah-atas. Posisi itulah yang kemudian dipertahankan perusahaan hingga saat ini. Menurutnya, daya beli masyarakat terhadap kendaraan di segmen premium tetap menunjukkan tanda-tanda positif meskipun kondisi ekonomi sedang menghadapi tekanan.

Ia menuturkan bahwa sejumlah produk terbaru perusahaan diarahkan kepada kelompok pembeli yang sama. Deretan model anyar itu mencakup Santa Fe Hybrid, Palisade Hybrid, IONIQ 9, hingga Staria EV yang kini mengisi daftar lini produk Hyundai untuk konsumen kelas menengah ke atas.

"Hyundai itu kan dari dulu terkenalnya memang di kelas premium, jadi bermainnya di medium dan high. Image kami yang sangat kuat terhadap premium, teknologi, desain, itu yang merupakan value yang sudah diterima oleh masyarakat Indonesia," terang pria yang akrab disapa Frans ini.

Animo terhadap IONIQ 9 dan Staria EV

Fransiscus mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap IONIQ 9 juga cukup baik, meskipun harga kendaraan listrik tersebut menyentuh kisaran Rp 1,49 miliar. Model itu disebut menjadi salah satu penopang penjualan Hyundai di segmen atas, sejalan dengan strategi perusahaan memperkuat lini elektrifikasi.

Hal serupa berlaku pada Staria EV yang mendapat sambutan positif dari pasar. Fransiscus menyebut beberapa perusahaan transportasi telah memburu model tersebut, yang menunjukkan bahwa permintaan kendaraan listrik di segmen komersial dan premium turut berkontribusi terhadap kinerja penjualan Hyundai.

"Permintaan dari korporasi maupun penyedia layanan transportasi menjadi salah satu indikator bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia mulai bergeser ke segmen yang lebih mapan," ujarnya menegaskan.

Strategi Mempertahankan Posisi di Tengah Tekanan Pasar

HMID menilai kenaikan penjualan ritel selama tiga bulan terakhir tidak terlepas dari penerapan sejumlah strategi perusahaan. Langkah tersebut di antaranya menjaga ketersediaan produk di jaringan diler, memperkuat layanan purnajual, serta menyesuaikan portofolio kendaraan dengan kebutuhan konsumen di segmen menengah hingga atas.

Perusahaan juga menempatkan elektrifikasi sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan. Kehadiran model-model berbasis listrik dan hybrid dinilai mampu menarik minat konsumen yang menginginkan kendaraan dengan teknologi terkini, desain modern, serta nilai prestise yang tinggi.

Selain itu, Hyundai turut mengandalkan model seperti Stargazer Cartenz untuk menjaga volume penjualan di segmen yang lebih luas. Kombinasi antara produk segmen atas dan model yang lebih terjangkau dinilai membantu perusahaan mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah kondisi pasar otomotif yang belum sepenuhnya membaik.

Dengan capaian tersebut, HMID menyatakan optimistis tren positif ini dapat berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Perusahaan menegaskan akan terus menindaklanjuti strategi yang telah berjalan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di segmen kendaraan premium dan elektrifikasi di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User